News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hati-hati! Tessa Nur Aliyah Penipu di Pondok Indah Mal Tak Diproses Hukum, Kasus Berakhir Damai

Tessa Nur Aliyah (31) warga Wisma Cakra, Kecamatanimo, Kota Depok yang menjadi pelaku penipuan dengan cara memalsukan bukti transfer di sebuah toko pakaian Jenahara di Pondok Indah Mal 2 tidak diproses hukum.
Kamis, 17 April 2025 - 22:43 WIB
Hati-hati! Tessa Nur Aliyah Penipu di Pondok Indah Mal Tak Diproses Hukum, Kasus Berakhir Damai
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Tessa Nur Aliyah (31) warga Wisma Cakra, Kecamatanimo, Kota Depok yang menjadi pelaku penipuan dengan cara memalsukan bukti transfer di sebuah toko pakaian Jenahara di Pondok Indah Mal 2 tidak diproses hukum.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Nurma Dewi menjelaskan, Tessa bebas dari jeratan hukum usai melakukan aksi jahatnya, lantaran pihak korban berbesar hati melakukan mediasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun kini, kasus tersebut berakhir damai dan Tessa dibebaskan.

"Dari pemilik toko baju melakukan mediasi saja, jadi tidak melaporkan. Dari situ duduk bareng, terjadi mediasi dan berakhir dengan damai," ucap Nurma, Kamis (17/4/2025).

Kendati demikian, Nurma mengatakan bahwa dibebaskannya Tessa bukan berarti tanpa syarat.

Nurma menegaskan, Tessa bisa bebas dengan adanya surat perjanjian apabila dia mengulangi aksi jahatnya lagi, maka dia akan diproses pidana. 

"Dengan surat perjanjian tentunya. Setelah mediasi, mufakat, dianggap selesai. Namun jika terjadi lagi, itu pasti kita lakukan pidana yang jelas," tegasnya.

Lebih jauh, Nurma menerangkan alasan pihaknya tidak membuat laporan tipe A pada kasus ini.

Laporan tipe A artinya laporan yang dibuat oleh pihak kepolisian karena melihat langsung peristiwa tindak pidana itu. Adapun, yang dimaksud di sini adalah kasus ini viral di media sosial yang memperlihatkan di kamera CCTV, Tessa sedang mengedit bukti transfer tepat di depan kasir toko itu.

"Yang jelas kita sudah tindaklanjuti dengan mengamankan, kemudian sudah memanggil pemilik. Namun demikian dari pemilik tidak menuntut. Ini delik aduan tentunya, jadi kalau ada yang menuntut baru kita tindaklanjuti," jelas Nurma.

Diketahui, Seorang perempuan berhijab di Pondok Indah Mal (PIM), Jakarta Selatan diduga melakukan transaksi pembayaran palsu di sebuah toko pakaian bernama Jenahara.

Berdasarkan video CCTV yang viral di media sosial, tampak perempuan tersebut menggunakan pakaian berwarna merah muda (pink) dan hijab berwarna putih atau krem.

Perempuan tersebut tampak sedang melancarkan aksinya melalui ponselnya dengan cara mengedit foto bukti transfer.

Dalam narasi video yang beredar, dijelaskan kronologi peristiwa tersebut bisa terjadi. Menurut pengakuan kasir tenant, pelaku melakukan pembelanjaan lebih dari Rp2 juta.

"Kejadian tanggal 11 April 2025 jam 8 malam ada customer belanja total Rp2.186.000 di Jenahara PIM. Jadi ini lagi keteteran banget karena jaga sendirian dan ada 4 orang mau payment dan mereka belanja di atas 2 juta semua. Satu customer ini mau bayar, tapi alasan gak bawa kartu dan gak bisa pakai Qris karena kamera hp nya rusak. Jadi dia alihin mau transfer ke rekening pribadi gue. Sedangkan perusahaan gue nggak boleh ke rekening pribadi, jadi gue alihin ke rekening perusahaan gue. Dan setelah dia transfer, gue foto itu bukti transfernya," tulis narasi video tersebut.

"Bener-bener engga ngeh banget, karena lagi keteteran. Dia beneran edit di depan di mata gue dong. Kok ada orang tega begini, jahat banget," sambungnya.

Atas kejadian ini, pihak tenan merasa sangat dirugikan. Merespons hal ini, polisi pun langsung turun tangan.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Nurma Dewi mengatakan bahwa pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian. 

"Jadi berita viral itu kita tangani secara cepat. Jadi sudah dari kanit polsek kebayoran lama sudah cek TKP di salah satu mal wilayah Polres Jakarta Selatan," tutur Nurma saat dikonfirmasi, Rabu (16/4/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nurma menyebut, sejauh ini pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa kamera CCTV di toko tersebut. Selain itu juga telah memeriksa sejumlah saksi.

"Dan kemudian kita mengecek CCTV dan kita sudah minta keterangan dari saksi-saksi yang ada," ucapnya. (rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Super League 2026-2027: 9 Pemain PSM Sukses Tahan Imbang Borneo FC di Segiri

Hasil Super League 2026-2027: 9 Pemain PSM Sukses Tahan Imbang Borneo FC di Segiri

Borneo FC gagal memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri saat menjamu PSM Makassar. Pesut Etam harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 1-1.
Dua Pemuda Hilang di Gunung Semeru, Diduga Mendaki Tanpa Prosedur Perizinan Resmi

Dua Pemuda Hilang di Gunung Semeru, Diduga Mendaki Tanpa Prosedur Perizinan Resmi

Kedua pendaki diketahui berinisial BK (19) dan MWF (19). Berdasarkan informasi awal, keduanya berencana mendaki Gunung Semeru pada 31 Oktober 2026. 
Persib Main 10 Laga dalam Sebulan, Marc Klok Akui Maung Bandung Jalani Periode Berat tetapi Siap Kembali Menang

Persib Main 10 Laga dalam Sebulan, Marc Klok Akui Maung Bandung Jalani Periode Berat tetapi Siap Kembali Menang

Kapten Persib, Marc Klok, bertekad menutup periode padat dengan hasil manis. Tiga poin pun menjadi target dalam lawatan ke markas Java United.
Raih Medali Emas di Ajang World Junior Championships 2026, Tiga Pebulutangkis Muda Dapat Apresiasi dari Djarum Foundation

Raih Medali Emas di Ajang World Junior Championships 2026, Tiga Pebulutangkis Muda Dapat Apresiasi dari Djarum Foundation

Tiga pebulutangkis muda yang berhasil harumkan nama Indonesia di ajang World Junior Championships 2026 mendapat apresiasi dari Bakti Olahraga Djarum Foundation.
Bek Andalan AC Milan Masuk Radar Tiga Raksasa Inggris, Koni De Winter Terancam Dibajak

Bek Andalan AC Milan Masuk Radar Tiga Raksasa Inggris, Koni De Winter Terancam Dibajak

Bek AC Milan, Koni De Winter, mulai menarik perhatian sejumlah klub besar Liga Inggris. Liverpool, Manchester United, dan Chelsea dikabarkan ikut memantaunya.
Batal Main di FIFA Matchday November 2026, Ranking Timnas Indonesia Terancam oleh 7 Negara Ini

Batal Main di FIFA Matchday November 2026, Ranking Timnas Indonesia Terancam oleh 7 Negara Ini

Absen di FIFA Matchday November 2026, Timnas Indonesia terancam disalip Kazakhstan, Sudan, Rwanda, Togo, Namibia, dan Guinea-Bissau dalam ranking FIFA dunia.

Trending

Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta

Viral Istri Kades Karanganyar Akui Skandal 'Hubungan Terlarang' dengan Anggota DPRD Rembang: Itu Bukan Dugaan, Itu adalah Fakta

Viral istri Kades di Rembang diduga berzina dengan anggota DPRD berinisial W. Zayyana Ilma mengakui hubungan tersebut, sementara laporan telah masuk ke polisi
Apa Itu KidZania yang Viral usai Unggahan Ria Ricis di Lokasi Karhutla Tuai Kritik?

Apa Itu KidZania yang Viral usai Unggahan Ria Ricis di Lokasi Karhutla Tuai Kritik?

Apa itu KidZania yang viral usai unggahan Ria Ricis di lokasi karhutla tuai kritik?
5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads

5 Poin Pernyataan SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Viral di Threads

Inilah lima poin pernyataan SD Labschool Cibubur soal dugaan bullying yang viral di media sosial Threads. Pihak sekolah menyebut setiap kejadian yang melibatkan siswa perlu mendapat perhatian serius.
Deretan Profesi PPPK Paruh Waktu yang Statusnya Diubah Menjadi P3K Penuh Waktu per 1 Januari 2027

Deretan Profesi PPPK Paruh Waktu yang Statusnya Diubah Menjadi P3K Penuh Waktu per 1 Januari 2027

Kebijakan perubahan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi P3K penuh waktu mulai 1 Januari 2027, dari profesi guru hingga profesi lainnya.
Viral Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Korbannya 16 Orang, SD Labschool Cibubur Tingkatkan Pengawasan dan Pemantauan Interaksi Antarsiswa

Viral Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Korbannya 16 Orang, SD Labschool Cibubur Tingkatkan Pengawasan dan Pemantauan Interaksi Antarsiswa

Menanggapi berbagai informasi dan opini yang berkembang di masyarakat maupun media sosial terkait kejadian antarsiswa di lingkungan SD Labschool Cibubur, pihak sekolah menyampaikan keprihatinan atas situasi yang terjadi serta memahami perhatian dan kekhawatiran yang dirasakan oleh para orang tua.
Siapkan Somasi Karena Dikaitkan dengan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Bahlil: Saya Juga Disadap

Siapkan Somasi Karena Dikaitkan dengan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo, Bahlil: Saya Juga Disadap

Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengaku dirinya juga ikut disadap. Bahlil mengatakan dirinya tak menyangka ada pihak-pihak yang memanfaatkan ruang demokrasi di negara ini dengan cara yang kebablasan.
Fakta-Fakta Kasus Rudapaksa Mahasiswi Jember yang Diintai dari Plafon Kamar: Pelaku Buruh Tani Warga Wuluhan hingga Simpan Motor 200 Meter dari TKP

Fakta-Fakta Kasus Rudapaksa Mahasiswi Jember yang Diintai dari Plafon Kamar: Pelaku Buruh Tani Warga Wuluhan hingga Simpan Motor 200 Meter dari TKP

Inilah deretan fakta kasus rudapaksa mahasiswi Jember yang belakangan ini viral di media sosial. Dalam kasus ini, pelaku merupakan pria berinisial MFR (28). MFR merupakan warga Kecamatan Wuluhan yang berdomisili di Desa Pontang, Kecamatan Ambulu.
Selengkapnya

Viral