GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terpopuler: Kata Sejarawan UGM soal Usulan Soeharto jadi Pahlawan Nasional hingga Tanggapan Titiek Soeharto dan Istana

Usulan tersebut memicu perdebatan publik, mengingat warisan kepemimpinan Soeharto tidak lepas dari sejumlah peristiwa kelam dalam sejarah bangsa. Sejarawan Universitas Gadjah Mada pun angkat bicara
Selasa, 22 April 2025 - 17:37 WIB
Presiden ke-2 RI, Soeharto.
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) resmi mengusulkan 10 nama tokoh untuk mendapat gelar pahlawan nasional tahun ini. Salah satu nama yang mencuat dan menjadi sorotan adalah Presiden ke-2 RI, Jenderal Besar TNI (Purn.) H.M. Soeharto.

Usulan tersebut memicu perdebatan publik, mengingat warisan kepemimpinan Soeharto tidak lepas dari sejumlah peristiwa kelam dalam sejarah bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejarawan Universitas Gadjah Mada Dr. Agus Suwignyo menyebut bahwa secara administratif dan historis, Soeharto memenuhi syarat sebagai pahlawan nasional. Namun ia menegaskan pentingnya mempertimbangkan aspek sejarah secara menyeluruh.

Soeharto
Soeharto
Sumber :
  • Istimewa

 

“Kalau melihat kriteria dan persyaratan sebagai pahlawan nasional, nama Soeharto memang memenuhi. Namun tidak bisa juga mengabaikan fakta sejarah dan kontroversinya, terutama pada tahun 1965,” ujarnya dilansir dari laman resmi UGM, Selasa (22/4/2025).

Agus mengacu pada Peraturan Menteri Sosial Nomor 15 Tahun 2012 yang mensyaratkan tokoh yang diusulkan harus berkontribusi nyata dalam perjuangan, dan tidak pernah mengkhianati bangsa.

Ia menggarisbawahi peran Soeharto dalam Serangan Umum 1 Maret 1949 dan keberhasilannya sebagai Panglima Komando Mandala dalam operasi pembebasan Irian Barat.

Namun, ia juga mengingatkan tentang pelanggaran HAM, represi terhadap pers, serta otoritarianisme selama Orde Baru.

Soeharto dan Gus Dur
Soeharto dan Gus Dur
Sumber :
  • Istimewa

 

“Cara pandang sejarah terhadap Soeharto tidak bisa hitam-putih. Kalau ingin menetapkan beliau sebagai pahlawan, mungkin perlu ada kategorisasi khusus—misalnya, pahlawan bidang kemerdekaan atau militer,” tambahnya.

Sementara itu, pihak Istana menanggapi dengan positif usulan tersebut. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan bahwa semua mantan presiden layak mendapat penghormatan atas kontribusinya terhadap bangsa.

“Apa salahnya? Menurut kami, mantan-mantan presiden itu sudah sewajarnya mendapatkan penghormatan. Jangan selalu melihat kekurangannya, kita lihat juga prestasinya,” ujar Prasetyo, Senin (21/4/2025).

Ia menegaskan bahwa pemberian gelar pahlawan nasional harus dilandasi semangat penghormatan dan kebangsaan.

Respons Keluarga: “Pak Harto Sudah Jadi Pahlawan di Hati Kami”

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto
Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOne

 

Putri Soeharto Titiek Soeharto turut menanggapi usulan tersebut. Ia mengaku bersyukur dan berharap proses tersebut dapat berjalan lancar.

“Alhamdulillah. Insyaallah itu kejadian,” ujarnya di kompleks parlemen, Selasa (22/4/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Titiek menambahkan bahwa bagi keluarga, gelar formal bukan hal yang utama.

“Buat kami keluarga, diberi gelar atau tidak, Pak Harto tetap pahlawan. Saya yakin, juga pahlawan buat berjuta-juta rakyat Indonesia yang mencintai beliau,” katanya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dicoret Klub Brunei Darussalam, Ramadhan Sananta Bela Tim Super League Musim Depan

Dicoret Klub Brunei Darussalam, Ramadhan Sananta Bela Tim Super League Musim Depan

Ramadhan Sananta baru satu musim membela DPMM FC yang menjalani musim debut di Liga Malaysia 2025-2026
Gubernur Jawa Barat, KDM Ingin Ubah Cara Pandang Klenik Jadi Akademik: Kita Harus Melihat dari Sudut Peradaban

Gubernur Jawa Barat, KDM Ingin Ubah Cara Pandang Klenik Jadi Akademik: Kita Harus Melihat dari Sudut Peradaban

KDM ingin setiap peninggalan sejarah, mulai dari prasasti hingga mahkota kerajaan, memiliki kajian yang menjelaskan detail pembuatan, bahan, pembuat, hingga makna filosofis
Lengkap! 8 Pernyataan Sikap SMAN 1 Pontianak, Buntut Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI di Kalbar

Lengkap! 8 Pernyataan Sikap SMAN 1 Pontianak, Buntut Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI di Kalbar

Kepsek SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati merilis pernyataan sikap soal dinamika penilaian juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kalbar.
Trending Topic: MC Acara LCC MPR RI Sempat Ikut Kompetisi Bakat, Dewan Juri LCC Buka Suara, hingga Imbas Polemik Penilaian Juri LCC Kalbar

Trending Topic: MC Acara LCC MPR RI Sempat Ikut Kompetisi Bakat, Dewan Juri LCC Buka Suara, hingga Imbas Polemik Penilaian Juri LCC Kalbar

Tiga isu seputar Lomba Cerdas Cermat (LCC) Kalbar menjadi topik yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com Berikut tiga rangkuman berita terpopuler tersebut.
Puluhan Perempuan di Yogyakarta Dilatih untuk Mandiri Secara Ekonomi

Puluhan Perempuan di Yogyakarta Dilatih untuk Mandiri Secara Ekonomi

Berbagai upaya dilakukan dalam memberdayakan kaum perempuan agar mandiri secara ekonomi.
70 Persen Pajak Tambang Diusulkan Kembali ke Desa

70 Persen Pajak Tambang Diusulkan Kembali ke Desa

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM mengusulkan 70 persen pajak dari aktivitas pertambangan dikembalikan kepada desa tempat tambang beroperasi.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Ibu-ibu Labrak Dedi Mulyadi Tagih Gaji Anaknya yang Kerja di Pemprov Jabar Belum Dibayar, Tak Disangka Ini yang Dilakukan KDM

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi bertemu dengan seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar namun tak juga kunjung mendapatkan gaji.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral