News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DePA-RI Ajak Advokat Serius Peduli Lingkungan Hidup

Segenap pengurus dan angggota Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePA-RI) diminta menaruh kepedulian terhadap pelestarian bumi dan kelangsungan lingkungan hidup
Rabu, 23 April 2025 - 20:21 WIB
Ketua Umum DePA-RI Dr. TM Luthfi Yazid (kiri) bersama Menteri Lingkungan Hidup era Pak Harto, Prof. Dr. Emil Salim (kanan).
Sumber :
  • Dok. Humas DePA-RI

tvOnenews.com - Segenap pengurus dan angggota Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePA-RI) diminta menaruh kepedulian terhadap pelestarian bumi dan kelangsungan lingkungan hidup, sebab persoalan lingkungan hidup merupakan masalah yang sangat serius untuk dicarikan pemecahannya.

Permintan supaya peduli lingkungan hidup itu dikemukakan Ketua Umum DePA-RI Dr. TM Luthfi Yazid SH LLM dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (22/4/2025) terkait peringatan Hari Bumi Sedunia 22 April 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Luthfi Yazid sebelumnya pernah menangani kasus pro bono lima ribu kepala keluarga korban pencemaran sungai Ciujung, Serang Banten oleh perusahaan di sepanjang sungai itu pada tahun 90-an.

Adapun Hari Bumi itu sendiri adalah sebuah gerakan global yang dirayakan setiap tanggal 22 April dan memiliki tujuan untuk mengingatkan kepada siapapun bahwa bumi yang menjadi tempat tinggal manusia ini perlu dijaga dan dilestarikan serta perlu dilindungi dari ancaman polusi, perubahan iklim, dan eksploitasi berlebihan.

Menurut Ketua Umum DePA-RI yang juga pernah menjadi Peneliti dan Pemimpin Redaksi Jurnal Hukum Lingkungan di Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) itu, peringatan Hari Bumi seringkali diabaikan, juga oleh kalangan penegak hukum termasuk advokat.

"Tidak banyak advokat maupun organisasi advokat yang menyerukan agar kita sebagai penegak hukum dan para advokat ikut menjaga kelestarian bumi dan lingkungan hidup. Padahal kita semua adalah penghuni dari bumi satu-satunya,” katanya.

Bahkan tambah miris lagi jika ada advokat yang membela mati-matian perusahaan yang jelas-jelas merusak lingkungan hidup demi keuntungan materi semata. Semestinya jangan sampai menjadi tameng bahwa seorang advokat “tidak boleh menolak klien”.

Jika klien berdasarkan data, suara masyarakat, dan hasil penelitian jelas-jelas merusak dan mencemari lingkungan hidup, namun tetap dibela membabi-buta agar lepas dari hukuman dengan putusan onslag, maka advokat semacam itu bukan saja merendahkan martabat profesi advokat, namun juga tidak peduli dengan masa depan lingkungan dan planet bumi.

Luthfi juga mengemukakan, dua pengacara, Marcella Santoso dan Ariyanto Bakri yang ditangkap karena membela kliennya yang didakwa turut serta merusak lingkungan dan kelestarian bumi hanyalah salah satu contoh.

Kemudian, ada empat hakim yang turut ditangkap karena diduga menerima suap sebesar Rp 60 miliar. Suap menyuap itu dapat terjadi karena adanya kesepakatan kedua belah pihak.

Jika sang advokat tidak mengiming-imingi materi kepada hakim, maka suap tak akan terjadi. Begitu juga jika hakim menolak tawaran serta iming-iming advokat, maka suap menyuap juga tak akan terjadi.

Pada bagian lain, Ketua Umum DePA-RI mengemukakan, masalah pencemaran lingkungan, perusakan hutan, punahnya berbagai spesies, dan rusaknya keanekaragaman hayati adalah masalah serius. Selain itu, masalah pemanasan global, perubahan iklim dan ozone depletion sudah menjadi keprihatinan dunia.

Sementara itu berbagai perhelatan internasional sejak tahun 1970 sudah diadakan seperti di Stockholm, the Earth Summit Rio De Janeiro tahun 1992 serta pertemuan internasional di Kenya, Kyoto, dan Bali.

Berbagai konvensi internasional juga sudah dilahirkan, dan eksekusi semua itu membutuhkan komitmen serta aksi bersama, termasuk dari kalangan advokat.

Luthfi yang juga alumni sebuah jaringan global, yakni Leadership for Environment and Development (LEAD Program) di New York itu mengingatkan, kepedulian bersama dan cara pandang yang holistik merupakan suatu keharusan.

Ia juga menjelaskan, dalam program LEAD selama dua tahun dengan peserta dari berbagai negara seperti China, India, Indonesia, Kanada, Pakistan, Nigeria, Rusia, Mexico dan Brazil itu diajarkan bagaimana melihat persoalan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan dengan cara pandang luas, baik dari segi ekonomi, politik, dan sosial maupun agama dan filsafat serta hukum lingkungan.

Ketua Umum DePA-RI lebih lanjut menghimbau Presiden Prabowo Subianto agar memastikan bahwa Satgas Penerbitan Kawasan Hutan (PKH) yang lahir lewat Perpres No. 5 Tahun 2025 beserta upaya-upaya pelestarian bumi dan lingkungan hidup lainnya dapat dijalankan dengan konsisten, konsekuen, dan berkeadilan ekologis.

Selain itu harus ada sikap tegas kepada siapapun dan kepada perusahaan apa pun yang memiliki keserakahan ekologis serta merusak hutan dan lingkungan hidup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, seperti yang dikatakan Garreth Hardin dalam The Tragedy of the Common (1968) bahwa bumi dan lingkungan hidup ini bukan hanya untuk keadilan generasi sekarang, namun juga untuk generasi mendatang (intergenerational justice).

Luthfi menambahkan, dalam perkembangan dunia global yang tidak menentu (uncertain) ini, kesadaran kolektif tentang urgensi pelestarian bumi dan lingkungan hidup adalah sebuah keniscayaan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berduet dengan Putri Marino dalam Film Berlokasi di Gunung Bromo, Arya Saloka Bilang Begini

Berduet dengan Putri Marino dalam Film Berlokasi di Gunung Bromo, Arya Saloka Bilang Begini

Aktris Arya Saloka mengaku dirinya telah menyatu saat beradegan dengan Putri Marino sebagai Bisma, pria koboi di Gunung Bromo dalam film Empat Musim Pertiwi.
Rafyq Pandjaitan Nahkodai KWP Periode Baru, Ariawan Titip Pesan Khusus Rawat Kebersamaan Wartawan Senayan

Rafyq Pandjaitan Nahkodai KWP Periode Baru, Ariawan Titip Pesan Khusus Rawat Kebersamaan Wartawan Senayan

Dinamika pertarungan ide dalam suksesi kepemimpinan Korps Wartawan Parlemen (KWP) resmi rampung dengan pesan mendalam demi menjaga keutuhan serta kekompakan ...
Bursa Transfer Liverpool: Makin Serius Kejar Alejandro Balde, The Reds Jadikan Bek Barcelona Solusi Masalah di Sisi Kiri

Bursa Transfer Liverpool: Makin Serius Kejar Alejandro Balde, The Reds Jadikan Bek Barcelona Solusi Masalah di Sisi Kiri

Klub Liverpool kian mematangkan rencana transfer untuk bursa Januari. Posisi bek kiri menjadi salah satu area yang mendapat perhatian serius dari The Reds.
Detik-detik Gedung Ponpes Al Hikmah Jombang Terbakar, Santri Panik Dengar Suara Kretek-Kretek

Detik-detik Gedung Ponpes Al Hikmah Jombang Terbakar, Santri Panik Dengar Suara Kretek-Kretek

Para santri kemudian bergegas keluar dari bangunan. Beruntung, seluruh penghuni pondok berhasil dievakuasi sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Operasi SAR Hari Kedua, Penyelam Hilang di Perairan Kalibuntu Belum Ditemukan

Operasi SAR Hari Kedua, Penyelam Hilang di Perairan Kalibuntu Belum Ditemukan

Dalam operasi pencarian hari kedua, sebanyak 53 personel dari berbagai unsur dilibatkan.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 2 Oktober Malam: Hanya Bertambah 1 Medali, Posisi Indonesia Langsung Merosot

Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 2 Oktober Malam: Hanya Bertambah 1 Medali, Posisi Indonesia Langsung Merosot

Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 2 Oktober malam pukul 20.00 WIB setelah seluruh pertandingan di hari ke-13 penyelenggaran berakhir.

Trending

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

FIFA Sepakat Aksi Gila Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Singgung Kemenangan Telak Malaysia

Menang telak 9-2 dari Bangladesh, Timnas Indonesia mengungguli saingan mereka, Malaysia yang juga menang 6-0 dari Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung dengan waktu yang berbarengan. 
Harta Kekayaan Anggota Wantimpres RI, Dato’ Sri Tahir hingga Chairul Tanjung Paling Fantastis

Harta Kekayaan Anggota Wantimpres RI, Dato’ Sri Tahir hingga Chairul Tanjung Paling Fantastis

Berikut data harta kekayaan beberapa anggota Wantimpres berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Malaysia Desak FIFA Jelaskan Perubahan Tambahan Waktu Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Desakan FAM muncul setelah waktu tambahan yang semula hanya dua menit menjadi tujuh menit. Tiga tambahan gol pun tercipta di menit-menit terakhir pertandingan antara Timnas Indonesia vs Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Seolah Tak Percaya! Singapura yang Lolos Piala Asia 2027 Dipermalukan Malaysia 6-0, John Herdman: Aneh Bisa Terjadi

Seolah Tak Percaya! Singapura yang Lolos Piala Asia 2027 Dipermalukan Malaysia 6-0, John Herdman: Aneh Bisa Terjadi

John Herdman terkejut melihat Malaysia menang telak 6-0 atas Singapura. Hasil tersebut terjadi pada Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat.
Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Dapat Tuduhan Match Fixing Sebelum Laga, Ini Komentar Pelatih Singapura Atas Tamparan Kebobolan Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Belum tuduhan match fixing terbukti, Singapura justru kalah telak setengah gol dari Malaysia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). 
Selengkapnya

Viral