News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fasilitas Publik di Indramayu Rusak Usai Aksi Penolakan Proyek Tambak Pemerintah Pusat Ricuh

Ribuan petambak yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (Kompi) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kantor Bupati Indramayu, Kamis (02/04/2026).
Jumat, 3 April 2026 - 07:39 WIB
Fasilitas Publik di Indramayu Rusak Usai Aksi Penolakan Proyek Tambak Ricuh
Sumber :
  • Opi Riharjo/tvOne

Indramayu, tvOnenews.com - Ribuan petambak yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (Kompi) menggelar aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kantor Bupati Indramayu, Kamis (02/04/2026).

Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap proyek strategis nasional (PSN) revitalisasi sistem budidaya ikan nila salin yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Perhutani. Para petambak menilai program tersebut berpotensi merugikan mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam aksinya, massa melakukan long march dari kawasan Kuliner Cimanuk (Kulcim) di Jalan Siliwangi menuju Pendopo Indramayu. Mereka membawa berbagai spanduk berisi penolakan terhadap program tersebut.

Fasilitas Publik di Indramayu Rusak Usai Aksi Penolakan Proyek Tambak Ricuh
Fasilitas Publik di Indramayu Rusak Usai Aksi Penolakan Proyek Tambak Ricuh
Sumber :
  • Opi Riharjo/tvOne

Aksi ini diketahui merupakan lanjutan dari rangkaian protes sebelumnya. Para petambak telah lebih dulu menyampaikan pernyataan sikap serta memasang spanduk penolakan di area tambak masing-masing.

“Kami menolak dengan tegas proyek revitalisasi tersebut dan pihak Pemkab Indramayu harus memberikan keberpihakan kepada petani tambak,” ujar Hata dalam orasinya.

Pembina Kompi, Juhadi Muhammad, menyebut program revitalisasi tersebut tidak memberikan keuntungan bagi petambak. Bahkan, menurutnya, program itu berpotensi menghilangkan mata pencaharian masyarakat.

Ia mengungkapkan, tambak milik masyarakat yang berada di kawasan Perhutani dan tanah timbul terancam diambil alih. Padahal, tambak tersebut telah dikelola secara turun-temurun selama puluhan tahun.

"Tambak yang sudah digarap berpuluh-puluh tahun oleh masyarakat, hari ini mau dirampas," kata Juhadi.

Program revitalisasi ini disebut akan menyasar lahan seluas 2.264,42 hektare di Kabupaten Indramayu. Kompi mencatat, sekitar 1.000 petambak menggantungkan hidup di kawasan tersebut.

Selain itu, setiap petambak rata-rata mempekerjakan 5 hingga 30 pekerja. Mereka menjalankan berbagai usaha budidaya, mulai dari ikan nila, bandeng, udang, hingga rumput laut.

Juhadi juga menyoroti kurangnya sosialisasi dari pemerintah terkait program tersebut. Ia mengaku petambak tidak pernah menerima pemberitahuan resmi, namun tiba-tiba dilakukan pematokan di lahan tambak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami tidak mendapat pemberitahuan. Tiba-tiba ada pematokan di lahan tambak kami tanpa izin," ujarnya.

Dalam aksi tersebut, massa hanya ditemui oleh Asisten Daerah (Asda) II Indramayu Asep Abdul Mukti, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Edi Umaedi, serta Kasat Pol PP dan Damkar Asep Afandi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekor Nasional Kembali Pecah di IOAC 2026, Giliran Adelia Chantika yang Pertajam Catatannya di KU 2 200m Gaya Bebas

Rekor Nasional Kembali Pecah di IOAC 2026, Giliran Adelia Chantika yang Pertajam Catatannya di KU 2 200m Gaya Bebas

Gelaran Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC) hari kedua yang diselenggarakan PB Akuatik Indonesia kembali menghadirkan pemecahan rekor nasional.
Persib Resmi Lolos ke Babak 16 Besar ACL 2, Segini Uang yang Sudah Dikantongi Maung Bandung

Persib Resmi Lolos ke Babak 16 Besar ACL 2, Segini Uang yang Sudah Dikantongi Maung Bandung

Persib Bandung mengantongi hak finansial Rp10,53 miliar setelah lolos ke 16 besar ACL Two 2026/2027. Berikut rincian bonus serta peluang tambahan dari AFC.
Hobi Menulis? 10 Aplikasi Novel Digital yang Bisa Menghasilkan Uang pada 2026, Cocok untuk Side Job

Hobi Menulis? 10 Aplikasi Novel Digital yang Bisa Menghasilkan Uang pada 2026, Cocok untuk Side Job

Ingin mendapat penghasilan tambahan dari menulis? Berikut 10 platform novel digital yang membuka peluang royalti, kontrak penulis, hingga penjualan cerita
Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Hitung-hitungan Ranking Liga Indonesia usai Persib Comeback atas Melbourne Victory di ACL 2, Kapan Salip Singapura dan Vietnam?

Comeback Persib atas Melbourne Victory menambah poin Indonesia. Simak posisi Liga Indonesia di ranking AFC dan persaingannya dengan Vietnam serta Singapura.
Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Public Speaking Championship Sumatera Utara 2026: Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan Berbicara di Depan Publik

Kemampuan berbicara di depan publik, menyampaikan gagasan, dan membangun kepercayaan diri menjadi keterampilan penting bagi generasi muda dalam menghadapi tanta
WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

WhatsApp Punya Fitur Cegah Penyadapan, Ini Cara Mengamankan Percakapan dan Data Cadangan

Di tengah ancaman peretasan dan penyadapan data pribadi, E2EE melindungi percakapan WhatsApp agar tidak dapat dibaca pihak ketiga, termasuk WhatsApp sendiri.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Resmi Lolos 16 Besar ACL 2, 3 Klub Ini Berpotensi Jadi Lawan Maung Bandung

Persib Bandung mengunci tiket 16 besar ACL 2 usai menaklukkan Melbourne Victory. Adelaide United, Svay Rieng, dan Gangwon FC sementara berpotensi jadi lawan.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Selengkapnya

Viral