GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Hamzah Sulaiman, Ikon Raminten dan Budayawan Yogyakarta Hari Ini Tutup Usia, Jadi Abdi Dalem Keraton dan Punya Darah Tionghoa

Inilah profil Hamzah Sulaiman, pendiri House of Raminten yang juga aktif dalam bidang seni serta bisnis kuliner. Ia meninggal hari ini di usianya yang ke-75.
Kamis, 24 April 2025 - 10:32 WIB
Hamzah Sulaiman 'Raminten' meninggal dunia
Sumber :
  • Instagram @hamzah_sulaimann

Jakarta, tvOnenews.com - Dunia seni dan kuliner Yogyakarta berduka, pendiri House of Raminten sekaligus seniman Hamzah Sulaiman meninggal dunia, Kamis (24/4/2025).

Berita kepergian Hamzah Sulaiman ini dikonfirmasi langsung oleh akun Instagram House of Raminten yakni @houseoframinten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tidak diketahui penyebab meninggalnya ikon Raminten ini, namun dikonfirmasi bahwa Hamzah Sulaiman menghembuskan napas terakhirnya di usia yang ke-75 tahun.

Inilah profil Hamzah Sulaiman, ikon Raminten yang juga aktif dalam bidang seni budaya serta kuliner di Yogyakarta.

Profil Hamzah Sulaiman, Ikon Raminten yang Tutup Usia Hari Ini

Hamzah Sulaiman  Raminten  meninggal dunia.
Hamzah Sulaiman 'Raminten' meninggal dunia.
Sumber :
  • Istimewa

 

Lahir di Yogyakarta, 7 Januari 1950, Hamzah Sulaiman berasal dari keluarga pengusaha yang mendirikan Grup Mirota.

Dikutip dari berbagai sumber, Hamzah adalah anak bungsu dari pendiri Grup Mirota, Hendro Sutikno (Tan Kiem Tik) dan istrinya Tini Yuniati (Nyoo Tien Nio).

Mengawali kariernya sebagai petugas di kapal pesiar sekitar tahun 1970-an, ia pun kembali ke Indonesia karena sang ayah sakit.

Hamzah bersama keempat saudaranya harus melanjutkan bisnis keluarga setelah sang ayah meninggal. Bisnis inilah yang kemudian berkembang menjadi Grup Mirota.

Sejak kecil, Hamzah mencintai dunia tari dan seni secara umum. 

Kabar Duka, Pendiri House of Raminten Hamzah Sulaiman Meninggal Dunia
Kabar Duka, Pendiri House of Raminten Hamzah Sulaiman Meninggal Dunia
Sumber :
  • Instagram @houseoframinten

 

Bisnis keluarga yang awalnya adalah toko Minuman, Roti, dan Tart (disingkat jadi Mirota), kemudian berkembang menjadi berbagai sektor termasuk ke pakaian.

Hamzah yang memiliki minat besar dalam bidang seni kemudian mendirikan Mirota Batik di Malioboro yang juga dikenal sebagai Hamzah Batik.

Setelah berkecimpung di dunia bisnis, budayawan berdarah Tionghoa ini kemudian memulai karir di bidang seni yakni berperan dalam sebuah ketoprak komedi berjudul "Pengkolan".

Di ketoprak itu, ia berperan sebagai perempuan Jawa bernama Raminten.

Hal inilah menjadi cikal bakal dirinya mnejadi ikon House of Raminten serta The Waroeng of Raminten, bisnis kuliner yang didirikannya.

House of Raminten Awalnya Jualan Jamu

Bisnis kuliner yang kini menjadi salah satu tujuan wisata tersebut didirikan tahun 2008, bertempat di Jalan Faridan M Noto Nomor 7 Yogyakarta.

Meski sekarang dikenal besar, namun House of Raminten bermula dari sebuah toko yang menjual jamu.

Perlahan toko yang didirikan Hamzah itu menambah barang yang dijualnya, termasuk makanan-makanan lain.

Kental dengan tema tradisional Jawa, kini House of Raminten menjadi salah satu rumah makan terkenal di Yogyakarta.

Menjadi Abdi Dalem Keraton

Tak cuma berkecimpung dalam dunia bisnis dan seni, ternyata Hamzah juga sangat menghargai budaya Jawa.

Ia kemudian menjadi abdi dalem Keraton Yogyakarta sejak 2014 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sri Sultan Hamngku Buwono X pun memberikan pendiri House of Raminten itu gelar Kanjeng Mas Tumenggung Tanoyo Hamijinindyo. (iwh)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.
Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa menimbulkan dampak berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, bahkan berisiko memicu serangan jantung

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Selengkapnya

Viral