News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seniman Legendaris Hamzah Sulaiman Meninggal Dunia, Raminten Rela Rugi Demi Menghidupi Pekerja Seni di Yogyakarta

Seniman bernama Raminten atau Hamzah Sulaiman dikabarkan meninggal dunia pada Rabu malam (23/4/2025) di RSUP Sardjito, Yogyakarta. ia membangun sebuah cabaret show di Yogyakarta
Kamis, 24 April 2025 - 18:59 WIB
Seniman, Hamzah Sulaiman atau Raminten Meninggal Dunia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagrem @hamzah_sulaiman

tvOnenews.com - Seniman bernama Raminten atau Hamzah Sulaiman dikabarkan meninggal dunia pada Rabu malam (23/4/2025) di RSUP Sardjito, Yogyakarta.

Kabar duka Hamzah Sulaiman dikonfirmasi langsung oleh akun Instagram House of Raminten yakni @houseoframinten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui Hamzah Sulaiman telah lama mengidap penyakit diabetes, sejak itu dirinya mengalami penurunan daya tahan tubuh sehingga mendapatkan perawatan intensif di RSUP Sardjito.

Pria dengan nama lengkap Kanjeng Mas Tumenggung (KMT) Tanoyo Hamiji Nindyo ini dikenal sebagai pelestari budaya jawa juga pengusaha.

Hamzah Sulaiman  Raminten  meninggal dunia.
Hamzah Sulaiman 'Raminten' meninggal dunia.
Sumber :
  • Istimewa

 

Hamzah mendirikan restoran khas masakan Jawa, House of Raminten juga bisnis produk fashion yaitu Hamzah Batik.

Selain itu, ia dikenal sebagai tokoh seniman legendaris dari kota Yogyakarta yang murah hati kepada karyawan dan anak asuhannya.

Sebagai seniman sejati, ia membangun sebuah cabaret show di Yogyakarta. Namun, perjuangan membangun seni tersebut membutuhkan usaha yang luar biasa.

Hal ini lantaran cabaret show belum begitu dikenal, khususnya di kota budaya itu. Sehingga, ia mendapat kerugian yang cukup besar.

Perjuangan Hamzah Sulaiman Membangun Cabaret Show di Yogyakarta

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Azizah Hanum, awalnya Hamzah mengalami kerugian untuk menutupi gaji karyawannya.

Bahkan ia tidak mengambil keuntungan sedikitpun dari pertunjukan seni tersebut.

Pria yang dikenal dengan nama karakter seni Raminten ini mengaku bahwa dirinya mengalami kerugian hingga Rp20 juta perbulan. 

“Saya itu bahkan setiap bulan nombok. Saya nomboknya bisa sampai 20 juta,” ungkap Hamzah Sulaiman pada tayangan YouTube Azizah Hanum.

“‘Dulu 20 juta itu hanya saya berikan kepada 3 orang saja yang saya pikir bertanggung jawab (di Kabaret),” sambungnya.

Kabar Duka, Pendiri House of Raminten Hamzah Sulaiman Meninggal Dunia
Kabar Duka, Pendiri House of Raminten Hamzah Sulaiman Meninggal Dunia
Sumber :
  • Instagram @houseoframinten

 

Akan tetapi, setelah berjalannya waktu ia merasa pembagian penghasilan ini kurang adil. Penari dalam pertunjukan tersebut justru tidak mendapat bagian yang adil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga, Hamzah membagi penghasilan dari penjualan tiket untuk dibagikan rata kepada penari dan tim cabaret. 

“Lama-lama kok saya pikir kurang fair (adil), yang nari kok tidak menerima dari saya,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Belum Mampu Tembus Top 10, Viktoriia Danchak Melesat ke Papan Atas

Top Skor Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Belum Mampu Tembus Top 10, Viktoriia Danchak Melesat ke Papan Atas

Top skor Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri belum mampu bertengger di papan atas usai Hyundai Hillstate tumbang dari IBK Altos.
Update Penggerebekan di Kampung Bahari: Polisi Tangkap Bandar Narkoba Inisial K yang Masuk Daftar 18 Target Operasi

Update Penggerebekan di Kampung Bahari: Polisi Tangkap Bandar Narkoba Inisial K yang Masuk Daftar 18 Target Operasi

Polda Metro Jaya mengamankan pria berinisial K saat penggerebekan Kampung Bahari, Jakarta Utara, pada Minggu (1/11/) yang diduga sebagai bandar narkoba.
Viral Emak-Emak Berebut Uang dari Atap Rumah, Warga Rela Panas-panasan demi Dapat Saweran

Viral Emak-Emak Berebut Uang dari Atap Rumah, Warga Rela Panas-panasan demi Dapat Saweran

Video emak-emak berebut uang dan sembako dari atap rumah viral di media sosial. Praktik serupa dikenal dalam tradisi udik-udikan, saweran, hingga awur-awur di sejumlah daerah.
Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea, Selasa 3 November: Megawati Hangestri Cs Merana, Hyundai Hillstate Jadi Tim Papan Bawah

Klasemen Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Hyundai Hillstate bertengger di papan bawah usai menelan kekalahan telak dari IBK Altos.
Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Ikut Perintah Kapolri, Polda Metro Jaya Larang Anggotanya Merokok Vape di Lingkungan Kerja

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso mendukung soal Surat Edaran (SE) larangan penggunaan rokok elektrik (Vape) untuk anggota hingga -
Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Kantongi Kelemahan Melbourne Victory, Igor Tolic Peringatkan Skuad Persib Tampil Konsisten

Persib bermodal kemenangan 2-0 atas Melbourne Victory. Igor Tolic sudah membaca kelemahan lawan, tetapi meminta anak asuhnya konsisten penuh selama 90 menit.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT