News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Sebut TNI Masuk Kampus Bisa Bentuk Mahasiswa Berdisiplin dan Nasionalis

Direktur Eksekutif HSI, Rasminto, menanggapi terkait dengan resistensi keterlibatan TNI dalam aktivitas di lingkungan kampus. simak informasi selengkapnya.
Minggu, 27 April 2025 - 14:24 WIB
Direktur Eksekutif Human Studies Institute (HSI), Rasminto.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Eksekutif Human Studies Institute (HSI), Rasminto, menyebutkan resistensi terhadap keterlibatan TNI dalam aktivitas di lingkungan kampus sebagai bentuk dikotomi keliru antara militer dan sipil.

Menurutnya, pembatasan ini lahir dari tafsir lama yang tidak lagi relevan dengan perkembangan dunia saat ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di luar negeri sana, khususnya di negara-negara Eropa, hubungan sipil-militer justru makin kuat dan harmonis melalui konsep Civil Military Cooperation (CIMIC). Jadi, membangun sinergi, bukan menciptakan sekat-sekat baru," ujar Rasminto dalam keterangannya, Minggu (27/4/2025).

Rasminto menjelaskan, anggapan bahwa dunia militer dan kampus adalah dua dunia yang bertolak belakang merupakan kesalahan besar.

tvonenews

Dia mencontohkan bagaimana negara-negara dengan Indeks World Competitiveness Ranking tinggi, seperti Swiss, Denmark, dan Swedia, mampu membangun nasionalisme dan kedisiplinan masyarakatnya melalui sinergi erat antara sektor pendidikan dan militer. 

"Berdasarkan data IMD World Competitiveness Ranking 2024, negara-negara tersebut menempati peringkat teratas bukan hanya karena teknologi dan inovasi, tetapi juga karena faktor kohesi sosial, disiplin, dan kesadaran bela negara. Kita harus belajar dari mereka. Semakin maju sebuah negara, semakin kokoh pula hubungan antara akal sehat akademik dan semangat pengabdian terhadap nusa bangsa," tegasnya. 

Dia menambahkan, militer dan kampus dapat menjadi kawah candradimuka untuk membentuk generasi muda yang berdisiplin tinggi, nasionalis, dan berwawasan global. 

"Kampus tidak cukup hanya membentuk intelektual kritis, tetapi juga butuh membangun karakter pejuang. Dan sebaliknya, militer butuh intelektualitas kampus agar kekuatan mereka tidak hanya berbasis hard power, tapi juga berbasis smart power," ujarnya. 

Sinergi ini akan memperkuat daya tahan nasional Indonesia menghadapi tantangan zaman.

Terlebih, program seperti Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) merupakan contoh konkret pembangunan jejaring sipil-militer yang positif. 

“Melalui Latsitardanus, para taruna dan mahasiswa berbaur dalam membangun desa, mengajar, serta melakukan karya bakti. Ini bukan hanya tentang kedekatan sosial, tapi membangun rasa saling percaya antara unsur sipil dan militer sejak dini,” papar dia.

"Kita sedang menyiapkan bukan sekadar pekerja, tetapi pembangun bangsa yang tahu arti gotong royong nasional," tambahnya. 

Dia juga mengingatkan pentingnya membangun jejaring sosial sejak dini untuk membentuk pemimpin masa depan yang visioner dan berkarakter.

Baginya, tanpa relasi lintas sektor yang kuat, seorang pemimpin akan mudah terombang-ambing oleh dinamika politik global. 

"Pemimpin masa depan tidak boleh buta. Ia harus tahu siapa kawan sejati bangsa ini, dan siapa yang datang dengan kepentingan tersembunyi," tandas dia.

Pakar Geografi Manusia Unisma ini juga menekankan bahwa di tengah dinamika global yang semakin kompetitif, Indonesia perlu menyiapkan generasi muda yang berjiwa nasionalis, disiplin, dan mampu berkolaborasi lintas sektor. 

"Jika kita masih terus berpikir sektoral, kita hanya akan jadi penonton di rumah sendiri. Saatnya membangun kekuatan bersama, bukan menciptakan jurang pemisah," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mendorong publik untuk tidak melihat keterlibatan TNI di kampus sebagai bentuk militerisasi, tetapi sebagai upaya memperkuat kohesi nasional. 

"Sinergi ini tentang menyatukan intelektualitas dan patriotisme. Ini tentang membangun bangsa yang kuat, bukan sekadar pintar," pungkasnya.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Ucapan Selamat HUT Provinsi Jawa Timur ke-81, Cocok Dijadikan Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat HUT Provinsi Jawa Timur ke-81, Cocok Dijadikan Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat HUT Provinsi Jawa Timur ke-81, cocok caption dan dibagikan ke media sosial.
Warga Tapteng Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan di Pinggir Jalan

Warga Tapteng Digegerkan Penemuan Bayi Perempuan di Pinggir Jalan

Warga Lingkungan IV Barung-Barung, Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut) digegerkan penemuan seorang ba
Dua Negara Tetangga yang Terdampak Kabut Asap akibat Karhutla

Dua Negara Tetangga yang Terdampak Kabut Asap akibat Karhutla

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama lintas lembaga terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Perjalanan Addie MS Kenal Musik Orkestra hingga Dirikan Twilite Orchestra

Berikut rekapan perjalanan panjang Addie MS, maestro musik Indonesia, mulai dari mengenal musik orkestra hingga membentuk Twilite Orchestra pada 1991 silam.
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Karhutla Hanguskan Hampir 1 Hektare Lahan di JSC Palembang

Dansatgas Darat Karhutla Sumsel yang juga Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, turun langsung ke lokasi untuk memantau proses pemadaman. Sedikitnya puluhan personel gabungan dari TNI, pemadam kebakaran (Damkar), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dikerahkan. Petugas juga menerjunkan hampir 10 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api.
Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa Hukum 86 Korban Buka-bukaan soal Kasus Dugaan Penipuan Emas, Sebut Ada Modus Beli 5 Gram Dapat Bonus 4 Gram

Kuasa hukum 86 korban kasus dugaan penipuan investasi emas dan perak oleh PT DGJ (inisial) memberikan keterangan di Bareskrim Polri, Jumat (9/10/2026). Ada beberapa modus yang digunakan dalam kasus ini.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Selengkapnya

Viral