News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sampai Menangis, Soeharto Menyesal Tak Dengarkan Omongan Benny Moerdani: Kowe Bener, Ben...

Soeharto menyesal tak mendengarkan omongan Benny Moerdani, sampai bilang begini.
Selasa, 29 April 2025 - 16:22 WIB
Sosok Benny Moerdani dan Presiden RI kedua Soeharto
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

tvOnenews.com - Hubungan antara Presiden RI ke-2 Soeharto dan Jenderal (Purn) Leonardus Benny Moerdani, salah satu tokoh militer paling berpengaruh di era Orde Baru, sempat begitu erat dan harmonis.

Benny bahkan dijuluki sebagai "anak emas" Soeharto oleh beberapa pengamat dan rekan sejawat karena kariernya yang cemerlang di tubuh ABRI (sekarang TNI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kisah kedekatan itu tak bertahan selamanya.

Di balik hubungan yang akrab, ternyata ada ketegangan yang berujung pada retaknya ikatan antara dua tokoh besar ini.

Sosok Benny Moerdani
Sosok Benny Moerdani
Sumber :
  • Istimewa

 

Puncaknya terjadi saat Benny Moerdani dicopot dari jabatannya sebagai Panglima ABRI menjelang Sidang Umum MPR.

Pencopotan ini dianggap janggal, karena biasanya pergantian Panglima ABRI dilakukan bersamaan dengan pembentukan kabinet baru.

Setelah itu, pasukan Kopkamtib—yang dipimpin oleh Benny—ikut dibubarkan.

Meskipun kemudian Soeharto mengangkat Benny sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan, jabatan itu dianggap hanya simbolis.

Benny sendiri merasa perannya dalam kekuatan militer semakin terkikis.

Keretakan hubungan Soeharto dan Benny Moerdani tidak terjadi begitu saja. 

Menurut berbagai sumber, akar persoalan justru berasal dari keberanian Benny mengkritik keterlibatan anak-anak Soeharto dalam urusan bisnis negara, terutama yang berkaitan dengan proyek-proyek militer.

Letjen (Purn) Haryoto PS, mantan Kepala Staf Sosial Politik ABRI, menyebut bahwa Benny pernah menyuarakan kritik tajam kepada Soeharto terkait praktik bisnis anak-anaknya.

Kritik tersebut rupanya membuat Soeharto tersinggung berat.

"Bapake nesu banget mergo anake dipermasalahke (Bapak marah sekali karena anak-anaknya dipermasalahkan)," ujar Haryoto, mengungkapkan kemarahan Soeharto saat itu.

Kisah lain datang dari Brigjen (Purn) Ben Mboi.

Dalam sebuah perbincangan, Benny sempat bercerita tentang momen saat dirinya mencoba menasihati Soeharto di kediaman Cendana.

Saat itu, mereka tengah bermain biliar. Benny menyampaikan agar Soeharto menjaga jarak anak-anaknya dari kekuasaan.

Reaksi Soeharto sungguh di luar dugaan—ia langsung meletakkan stik biliar, berjalan ke kamar tidur, dan meninggalkan Benny sendirian.

Tak hanya sampai di situ, Benny juga pernah menolak campur tangan putra Soeharto, Sigit Harjojudanto, dalam proyek pengadaan alutsista.

Bahkan, Benny dilaporkan pernah menahan paspor Sigit agar tidak bisa bepergian ke luar negeri untuk berjudi.

Berbagai sikap tegas inilah yang membuat hubungan mereka merenggang. 

Namun di akhir hayat Benny Moerdani, Soeharto datang menjenguknya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.

Menurut pengakuan salah satu asisten Benny yang menyaksikan langsung, pertemuan itu sangat emosional. 

Soeharto, dengan mata berkaca-kaca, menyatakan penyesalannya karena tak mendengarkan nasihat Benny sejak awal.

"Kowe pancen sing bener, Ben. Nek aku manut nasihatmu, ora koyo ngene... (Kamu memang yang benar, Ben. Seandainya aku menuruti nasihatmu, tak akan seperti ini...)" kata Soeharto.

Kalimat penuh penyesalan itu menjadi saksi bisu dari sebuah persahabatan yang terjalin erat, namun rusak karena konflik kepentingan dan keberanian berkata jujur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua hari setelah kunjungan Soeharto ke rumah sakit, Benny Moerdani menghembuskan napas terakhirnya pada 29 Agustus 2004.

Kini, kisah mereka menjadi bagian penting dalam sejarah politik dan militer Indonesia, serta pelajaran berharga tentang kekuasaan, kejujuran, dan penyesalan di akhir masa. (abs/tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seusai Pisah Jalan dengan Persib Bandung, Adam Przybek akan Kembali Berkarier di Asia Tenggara

Seusai Pisah Jalan dengan Persib Bandung, Adam Przybek akan Kembali Berkarier di Asia Tenggara

Setelah dilepas Persib Bandung dengan catatan sekali tampil di Super League, kiper Wales Adam Przybek dipastikan bakal kembali merumput di klub Asia Tenggara.
Udara Jakarta Terburuk Keenam di Dunia Pada Kamis Pagi

Udara Jakarta Terburuk Keenam di Dunia Pada Kamis Pagi

Kualitas udara Jakarta, pada Kamis pagi, menempati peringkat keenam terburuk di dunia, berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.00 WIB.
Prabowo akan Resmikan 895 Jembatan Merah Putih Presisi, Akses 2 Juta Warga Terbuka

Prabowo akan Resmikan 895 Jembatan Merah Putih Presisi, Akses 2 Juta Warga Terbuka

Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan secara virtual Jembatan Merah Putih Presisi di sejumlah wilayah Indonesia, Kamis (13/8/2026).
Penyidikan Kematian Sutrimo Berpatokan pada Pembuktian Ilmiah, Dokter Forensik: Proses Finalisasi Masih Berlangsung

Penyidikan Kematian Sutrimo Berpatokan pada Pembuktian Ilmiah, Dokter Forensik: Proses Finalisasi Masih Berlangsung

Proses penyidikan kematian Sutrimo berpatokan pada pembuktian ilmiah. Pihak kepolisian menghormati proses ilmiah yang sedang berjalan dan tidak akan mendahului kesimpulan dari tim dokter forensik.
Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih baru Timnas Belanda. Sang mantan pelatih Barcelona mengambil alih tugas Ronald Koeman.
Bilal Hasan Resmi Dikontrak UFC, Incar Satu Pertarungan di Akhir 2026

Bilal Hasan Resmi Dikontrak UFC, Incar Satu Pertarungan di Akhir 2026

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan mengaku menginginkan satu pertarungan di akhir tahun 2026. Keinginannya tersebut ia ungkapkan usai resmi mendapatkan kontrak UFC melalui ajang Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026).

Trending

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Garda Revolusi Iran Nyatakan Siap Konflik Panjang dengan AS

Iran siap menghadapi konflik berkepanjangan dengan Amerika Serikat demi menjamin kondisi keamanan sepenuhnya.
Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Denny Indrayana Gelar Sayembara Rp100 Juta Temukan Ijazah Gibran

Polemik mengenai ijazah SMA/sederajat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menjadi perhatian setelah muncul sayembara berhadiah Rp100 juta yang digagas Denny Indrayana.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Sebelum Gadis Baju Putih, Pria Ini yang Duluan Kasih Challenge Sebotol Miras Gratis dengan Ayat Al-Qur'an

Gadis baju putih bukan yang pertama, pria bertopi ini ternyata yang memulai sayembara hafalan ayat Al-Qur'an dengan sebotol miras yang diawali surat Al-Ikhlas.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Resmi! KNVB Tunjuk Eks Pelatih Barcelona Xavi Hernandez untuk Ambil Alih Timnas Belanda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih baru Timnas Belanda. Sang mantan pelatih Barcelona mengambil alih tugas Ronald Koeman.
Selengkapnya

Viral