GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

10 Orang Jadi Tersangka Penggelapan dan Curanmor di Jakbar, Modusnya Bikin Geleng-geleng Kepala

Polisi menetapkan 10 orang sebagai tersangka dalam kasus penggelapan hingga pencurian kendaraan bermotor di wilayah Jakarta Barat, pada Maret hingga April 2025.
Selasa, 29 April 2025 - 19:04 WIB
Polisi menetapkan 10 orang sebagai tersangka dalam kasus penggelapan hingga pencurian kendaraan bermotor di wilayah Jakarta Barat, pada bulan Maret hingga April 2025.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi menetapkan 10 orang sebagai tersangka dalam kasus penggelapan hingga pencurian kendaraan bermotor di wilayah Jakarta Barat, pada bulan Maret hingga April 2025.

Para tersangka tersebut berinisial SP, RS, JS, DS, dan SS. Kemudian tersangka inisial HB, HR, RA, YE, dan AJ.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi menuturkan bahwa 10 tersangka melancarkan aksinya menggunakan cara dan lokasi yang berbeda.

“Untuk kronologi kejadian perkara yang ditangani oleh Satreskrim, berawal di tanggal 24 Maret 2025 pukul 22.00 WIB, ada informasi transaksi sepeda motor yang tidak dilengkapi dengan dokumen yang sah. Transaksi itu ada penampungannya di Perumahan Griya Jati Asri, Pegadungan Kalideres,” ungkap Twedi, saat konferensi pers, pada Selasa (29/4/2025).

Kemudian tim mengamankan diduga pelaku pencurian dengan pemberatan sepeda motor yang berbagi peran saat beraksi.

“Untuk pelaku RS yang mengatur untuk transaksi jual-beli. Kemudian JS sebagai joki yang mengambil barang hasil curiannya. Kemudian DS yang menyiapkan tempat penyimpanan atau gudang penyimpanan. Kemudian di gudang ditemukan tujuh sepeda motor yang diduga tidak dilengkapi dokumen yang sah. Selanjutnya pelaku SP perannya sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor roda dua,” jelas Twedi.

Sementara itu pihak kepolisian mendapai barang bukti dari tersangka SP diantaranya satu pucuk senjata api rakitan, lima butir peluru, satu buah kunci letter T.

“Kemudian itu semua dilakukan untuk melakukan kejahatan atau melakukan pencurian sepeda motor. Motifnya ingin memiliki kendaraan tersebut kemudian untuk dijual kembali,” ungkap Twedi.

Selanjutnya Twedi menerangkan kasus yang melibatkan tersangka HB dan HR. Peristiwanya tejadi di jalan Sang Timur, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada 21 Maret 2025.

“Tersangka HB ini dikenalkan oleh saksi ED kepada saksi F. Kemudian saksi F memperkenalkan tersangka HB ini kepada korban. Korban dihubungi oleh saksi F bahwa tersangka HB ingin menyewa dua kendaraan mobil dengan harga Rp350 ribu perhari, dari tanggal 21 Maret sampai 28 Maret,” terang Twedi.

Setelahnya terjadi transaksi dan dua unit mobil diserahkan kepada tersangka. Selanjutnya tersangka memberikan DP sebesar Rp500.000.

“Pada tanggal 28 Maret, korban menghubungi tersangka menanyakan kendaraannya dan menyampaikan bahwa waktu sewanya sudah habis. Namun tersangka HB belum mengembalikan dan tidak bisa dihubungi. Kemudian 8 April 2025, tersangka mendatangi saksi F dan korban dan mengakui bahwa kendaraan yang disewa sudah digadaikan ke HR,” ucap Twedi.

Terkait hal ini, Twedi menuturkan bahwa motif tersangka melancarkan aksinya untuk mencari keuntungan dan memenuhi kebutuhan ekonomi.

Adapun pengungkapan perkara ketiga yakni menetapkan tersangka terhadap  RA, YE, dan AJ. Yang bersangkutan terjerat kasus penggelapan motor di parkiran Mall Season City, Tambora, Jakarta Barat.

“Saat anggota sedang melaksanakan patroli, security melaporkan bahwa ada orang yang dicurigai karena mondar mandir di parkiran roda dua. Setelah tim memberhentikan. Dilakukan interogasi dan pelaku mengaku bahwa motor tersebut adalah motor hasil curian,” katanya.

Setelahnya diketahui bahwa di parkiran tersebut sudah ada empat unit motor lain yang berasal dari hasil curian, termasuk di parkiran Stasiun Duri. 

“Ini kejadiannya juga motifnya bahwa ingin memiliki barang milik korban dan selanjutnya digunakan dan dijual kembali. Keuntungannya untuk digunakan kebutuhan hidup,” tegasnya.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka SP, RS, JS, DS, dan SS dikenakan Pasal 1 ayat 2 UU Darurat No. 12 tahun 1951 dengan ancaman penjara 10 tahun. Kemudian Pasal 363 KUHP dengan ancaman penjara 7 tahun, Pasal 480 KUHP dan atau Pasal 55 KUHP dengan ancaman penjara 4 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang ditangani oleh Polsek Kebon Jeruk, tersangka HB dan HR dikenakan Pasal 372 KUHP, diancam penjara selama 4 tahun. Pasal 480 KUHP diancam penjara 4 tahun,” tegas Twedi.

Sementara itu untuk tersangka RA, YE, dan AJ, disangkakan dengan Pasal 480 KUHP dan atau pasal 55 KUHP dengan ancaman penjara 4 tahun.(ars/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri dan Titiek Soeharto Turun ke Tapteng, Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Banjir

Kapolri dan Titiek Soeharto Turun ke Tapteng, Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Banjir

Penyaluran bantuan dipusatkan di Hunian Sementara (Huntara) Asrama Haji Pinangsori, Kecamatan Pinangsori, Tapteng. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sumut Bobby Nasution, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, serta Bupati Tapteng Masinton Pasaribu.
Terungkap, Marc Marquez Ternyata Punya Kelemahan yang Tak Terlihat Pembalap Lain

Terungkap, Marc Marquez Ternyata Punya Kelemahan yang Tak Terlihat Pembalap Lain

Casey Stoner menyebut Marc Marquez sebenarnya punya kelemahan namun tak terlihat oleh pembalap lain di ajang MotoGP.
Bukan Orang Sembarangan? Polisi Bongkar Jaringan Pemasok Narkoba ke Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Bandar E Jadi Target Operasi

Bukan Orang Sembarangan? Polisi Bongkar Jaringan Pemasok Narkoba ke Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Bandar E Jadi Target Operasi

Polisi mengungkap fakta baru di balik penetapan tersangka Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Kiper Ratchaburi FC Antisipasi Misi Balas Dendam Persib

Kiper Ratchaburi FC Antisipasi Misi Balas Dendam Persib

Ratchaburi FC sengaja datang lebih cepat H-3 dari pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Enam Pejabat Pemprovsu Mundur, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Alhamdulillah Tahu Diri

Enam Pejabat Pemprovsu Mundur, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Alhamdulillah Tahu Diri

Mantan Wali Kota Medan itu membantah jika mundurnya enam pejabat tersebut disebabkan oleh ekosistem kepemimpinannya di Pemprov Sumut. Ia menegaskan, setiap pejabat memiliki penilaian kinerja masing-masing yang menjadi bahan evaluasi.
Peneliti UNS Nilai PP Kesehatan Harus Perhatikan Hak Konstitusional Masyarakat

Peneliti UNS Nilai PP Kesehatan Harus Perhatikan Hak Konstitusional Masyarakat

Peneliti P3KHAM LPPM UNS nilai pemerintah harus memperhitungkan agar PP Kesehatan tidak membebani sektor tertentu, dengan lakukan uji proporsionalitas kebijakan

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT