News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dukung Presiden, Komisi XII DPR Minta Pemerintah Konsisten Hilirisasi Bauksit Tanpa Kompromi 

Anggota Komisi XII DPR RI, Gulam Mohamad Sharon menanggapi rencana relaksasi ekspor bijih bauksit. Hal ini berkaitan dengan Kementerian ESDM yang berencana..
Jumat, 2 Mei 2025 - 08:01 WIB
Anggota Komisi XII DPR RI, Gulam Mohamad Sharon
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan kebijakan hilirisasi bauksit telah memasuki fase kritis.

Secara nasional, terjadi penurunan produksi. Selain itu juga belum maksimalnya pembangunan smelter dalam negeri membangun pemerintah mempertimbangkan opsi relaksasi ekspor bijih bauksit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini perlu agar kegiatan ekonomi di hulu tambang tetap berjalan. Namun, hal ini menjadi sorotan dari kalangan legislatif.

Anggota Komisi XII DPR RI, Gulam Mohamad Sharon tidak sependapat dengan rencana relaksasi ekspor tersebut.

Ia menilai, membuka kembali ekspor bijih bauksit memiliki potensi untuk menghambat hilirisasi dan menggoyahkan kepercayaan investor yang berencana membangun smelter.

“Saya mendukung penuh kebijakan Presiden dalam membangun ekosistem industri nasional. Tapi kalau ekspor dibuka lagi, kita harus pikirkan ulang. Ini bisa mengulang kesalahan masa lalu, di mana begitu ekspor dibuka, banyak investor membatalkan pembangunan smelter,” ujar Sharon, Jumat (2/5/2025).

Hal serupa pernah terjadi di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yakni larangan ekspor pertama kali diberlakukan.

Setelah kebijakan dilonggarkan, banyak pembangunan malah terhenti karena lebih menguntungkan untuk menjual material mentah.

“Zaman itu WHW bangun karena ekspor ditutup. Tapi ketika dibuka lagi, banyak yang berhenti membangun karena lebih untung jual bahan mentah. Kalau pola ini terus berulang, investor akan ragu menaruh uangnya di proyek jangka panjang,” kata dia.

Sebagai wakil rakyat dari Kalimantan Barat, Sharon menyayangkan proyek-proyek smelter yang mandek. 

Ia mencontohkan beberapa smelter yakni PT Dinamika Sejahtera Mandiri, PT Laman Mining, PT Kalbar Bumi Perkasa, PT Parenggean Makmur Sejahtera, PT Persada Pratama Cemerlang, PT Quality Sukses Sejahtera dan PT Sumber Bumi Marau. 

Dirinya pun mempertanyakan terkait urgensi relaksasi ekspor, di satu sisi banyak proyek yang belum mulai konstuksi.

“Tiangnya saja belum ada (pembangunan smelter). Kalau mau relaksasi, harus ditinjau ulang apakah sesuai dengan visi dan misi Presiden. Jangan sampai relaksasi membuat yang mau komit bangun jadi mundur semua,” katanya lagi.

Sharon berpendapat, saat ini yang perlu dilakukan adalah mempercepat pembangunan smelter, memberikan insentif investasi, serta menjamin Harga Patokan Mineral (HPM) berlaku secara adil, khususnya bagi pengusaha lokal.

“Kalau kita mau bentuk ekosistem industri yang sehat, hentikan ekspor, permudah izin, beri ruang dan insentif bagi smelter, serta kawal penerapan HPM agar tambang-tambang lokal tidak ditekan oleh pembeli,” kata dia menambahkan.

Saat ini, lanjut dia adalah momen yang tepat untuk menegaskan arah kebijakan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengakui prosesnya memang berat, namun dirinya menegaskan dirinya harus konsisten agar beberapa tahun ke depan Indonesia bisa menjadi pemain utama industri alumunium.

"Bukan hanya penjual bijih mentah," tegas dia. (iwh)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KOVO Cup 2026 Mulai dalam Waktu Dekat, Pelatih Hyundai Hillstate Malah Dihadapkan Keputusan Krusial

KOVO Cup 2026 Mulai dalam Waktu Dekat, Pelatih Hyundai Hillstate Malah Dihadapkan Keputusan Krusial

Menjelang dimulainya KOVO Cup 2026, pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, dihadapkan dengan sebuah keputusan krusial terkait komposisi skuad terbaiknya.
Tiba di Singapura, Gavin Lee Respons Kekecewaan Suporter Imbas Kalah Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Tiba di Singapura, Gavin Lee Respons Kekecewaan Suporter Imbas Kalah Setengah Lusin Gol dari Malaysia

Singapura menutup turnamen dengan kontroversi kekalahan atas Malaysia di laga pamungkas FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). 
Temuan Influenza A di Tangerang Capai 30 Ribu Kasus Sepanjang Januari-September 2026, Kadinkes: Hampir Ribuan Kasus per Bulan

Temuan Influenza A di Tangerang Capai 30 Ribu Kasus Sepanjang Januari-September 2026, Kadinkes: Hampir Ribuan Kasus per Bulan

Temuan paparan influenza A di Kabupaten Tangerang mencapai 30.000 kasus sepanjang periode Januari hingga September 2026 atau hampir ribuan kasus per bulan.
Thomas Tuchel Akui Pemain Manchester City Was-was, Persiapan Inggris di UEFA Nation League

Thomas Tuchel Akui Pemain Manchester City Was-was, Persiapan Inggris di UEFA Nation League

Menurut Thomas Tuchel, para pemain Manchester City yang sedang berada di skuad Inggris wajar merasa khawatir karena masa depan klub mereka masih belum jelas.
12 Orang Luka-luka, KAI Ungkap Eskalator Stasiun Duri Belum Dioperasikan

12 Orang Luka-luka, KAI Ungkap Eskalator Stasiun Duri Belum Dioperasikan

Insiden kerusakan fasilitas bagi penumpang terjadi di Stasiun Duri, Jakarta Barat pada Sabtu (3/10/2026).
Viral Video 8 Detik Remaja Diduga Berbuat Asusila, Ingatkan Peran Orang Tua dalam Membimbing Anak

Viral Video 8 Detik Remaja Diduga Berbuat Asusila, Ingatkan Peran Orang Tua dalam Membimbing Anak

Media sosial dihebohkan dengan adanya satu video yang memperlihatkan dua remaja diduga berbuat asusila.

Trending

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Catatan Sepak Bola Reva Deddy Utama: "Misi Belum Selesai"

Lolos ke final bukan sekadar prestasi, juga membawa 'angin tenang' di luar lapangan.
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Profil Irjen Pol Dadang Hartanto, Kapolda Metro Jaya yang Baru Bergelar Profesor

Profil Irjen Pol Dadang Hartanto, Kapolda Metro Jaya yang Baru Bergelar Profesor

Inilah profil Irjen Pol Dadang Hartanto Kapolda Metro Jaya yang baru. Ternyata Kapolda Metro Jaya yang baru ini memiliki gelar profesor.
88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

88 Pati dan Pamen Dimutasi Sehari Setelah Suyudi Ario Seto Jabat Kapolri, Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri hingga Dadang Hartanto Jadi Kapolda Metro Jaya

Sehari setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen.
Selengkapnya

Viral