News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Modus Predator Seksual 31 ABG Perempuan di Jepara, Comot Foto Laki-laki Ganteng untuk Goda Korban, Berujung Minta Foto dan Video Tanpa Busana

Polisi menangkap seorang pemuda berinisial S (21) karena diduga melakukan pencabulan terhadap 31 ABG perempuan. Tujuh di antara korban itu telah diperkosa.
Sabtu, 3 Mei 2025 - 08:45 WIB
Pria berinisial S (21), predator seksual 31 ABG perempuan di Jepara, Jawa Tengah (tengah).
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi telah menangkap seorang pemuda berinisial S (21). Ia adalah predator seksual 31 ABG di Jepara, Jawa Tengah.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto mengungkapkan, predator seksual itu menggunakan aplikasi Telegram untuk menggaet korban di sekitar Jepara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku menggunakan fitur pertemanan di aplikasi Telegram dan kemudian mendekati korban-korbannya.

"Pada saat melakukan pertemanan itu, tersangka sedang monitoring atau melakukan pendataan terhadap korban-korbannya, yaitu anak-anak perempuan di bawah umur," kata Artanto, diwawancarai tvOne, Jumat (2/5/2025).

Para korban yang masih di bawah umur atau ABG itu lebih mudah untuk dirayu oleh pelaku. Sang predator seksual pun melakukan aksi bejatnya.

Setelah dirayu di Telegram, pelaku kemudian mengajak korban beralih ke aplikasi WhatsApp.

Pelaku lalu mencoba memberi kepercayaan kepada korban sampai akhirnya para ABG ini mau mengirimkan foto dan video tanpa busana mereka.

Artanto mengatakan, dalam prosesnya pelaku menggunakan foto orang lain yang lebih tampan sehingga lebih mudah menarik perhatian korban.

"Tersangka ini di picture fotonya, bukan menggunakan foto yang bersangkutan. Dia menggunakan foto orang lain yang lebih ganteng, sehingga membuat orang lain tertarik dengan tersangka ini," ujar Artanto.

Proses dari perkenalan sampai akhirnya korban percaya dan mengirim foto bugilnya dengan sukarela membutuhkan waktu yang cukup lama.

Artanto menjelaskan, korban diajak berkomunikasi secara intens melalui Telegram, kemudian beralih ke WhatsApp.

"Nah, pendekatan ini tidak singkat, cukup lama. Pada saat intens korban percaya dengan pelaku, akhirnya korban ini dengan rela memberikan foto-foto kepada si pelaku," katanya lagi. 

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian, pelaku telah melakukan aksi bejatnya selama kurang lebih enam bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun korban berada dalam rentang usia 12 sampai 17 tahun, maksimal kelas 2 SMA. Sebagian besar para ABG perempuan ini berdomisili di Jepara.

"Rata-rata antara umur 12-17 tahun. Maksimal kelas 2 SMA. Itu kan masa-masa remaja, masa-masa mereka untuk mendapatkan kawan, apalagi di zaman saat ini media sosial jadi salah satu sarana komunikasi," kata Artanto.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Ekonomi RI Sulit Tembus 5%, Tapi Bisa Kalahkan Ramalan Bank Dunia

Bank Dunia merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 menjadi 4,7 persen, lebih rendah dari estimasi sebelumnya 4,8 persen.
Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polisi Buru Pembunuh Sadis Bos Tenda Hajatan di Bekasi

Polres Metro Bekasi buru pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang pengusaha tenda hajatan Eem (60) di Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memberikan pandangannya terkait persaingan menuju gelar juara Super League 2025/2026. Ia secara terbuka menjagokan Persib.
Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).
Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski dinilai unggul dari Timnas Thailand dan Timnas Vietnam, media Vietnam meragukan Timnas Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil besar di Piala Asia 2027.
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memilih pasang badan terkait kritik tajam yang mengarah kepada penjaga gawang muda Macan Kemayoran, Cyrus Margono.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral