News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Putri Cantik John Kei Cerita Beratnya jadi Anak Preman Kelas Kakap: Selama 28 Tahun Hidup, Papah Lebih Sering…

Melan Refra putri sulung John Kei kini telah tumbuh menjadi seorang wanita dewasa yang santun dan cerdas. Ia bagaimana hidup dalam bayang-bayang ayahnya yang dikenal luas sebagai preman
Kamis, 8 Mei 2025 - 13:54 WIB
Putri Cantik John Kei Melan Refra
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Nama John Kei tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang mengikuti sejarah dunia kriminal di tanah air. 

Dijuluki sebagai "The Godfather" dari Tanah Kei, pria bernama lengkap John Refra Kei dikenal sebagai salah satu preman paling ditakuti di Jakarta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

John Kei lahir di Pulau Kei, Maluku Tenggara, pada 10 September 1969. Masa kecilnya dipenuhi kepahitan, kemiskinan, dan kekerasan. 

Preman legendaris Jakarta John Kei
Preman legendaris Jakarta John Kei
Sumber :
  • ANTARA

 

Ayahnya adalah seorang petani sederhana dan kehidupan mereka serba kekurangan. 

John mengaku sudah terbiasa berkelahi sejak kecil dan hanya mengenyam pendidikan hingga awal SMA sebelum akhirnya putus sekolah.

Dengan tekad keluar dari kemiskinan, di usia 18 tahun, John nekat menyusup ke kapal menuju Surabaya. 

Hidup di perantauan pun tak mudah. Setelah sempat bekerja serabutan, John akhirnya menginjakkan kaki di Jakarta pada awal 1990-an dan bekerja sebagai satpam di tempat hiburan malam.

Titik balik hidupnya terjadi tahun 1992. Dalam sebuah keributan, John Kei membacok seseorang hingga tewas. Ia mengaku awalnya hanya ingin melukai, tetapi goloknya mengenai leher korban. 

Merasa tak puas, ia bahkan mengejar dan melukai beberapa orang lain yang terlibat. Dari situlah reputasi kelam John Kei di dunia malam mulai tumbuh.

“Saya merasa jago kalau bunuh orang,” ungkapnya tanpa ragu dalam acara Kick Andy tahun 2019.

Sejak itu, ia keluar-masuk penjara, termasuk ke penjara dengan pengamanan super ketat seperti Nusakambangan. Tapi bagi anak-anaknya, terutama putri sulungnya Melan Refra, itu adalah luka yang tak pernah sembuh.

Putri sulung John Kei Melan Refra
Putri sulung John Kei Melan Refra
Sumber :
  • Istimewa

 

Dalam sebuah wawancara emosional dengan Melaney Ricardo yang tayang di YouTube empat tahun lalu, Melan mengisahkan betapa sulitnya hidup dalam bayang-bayang ayah yang lebih sering berada di balik jeruji besi ketimbang di rumah.

“Sepanjang hidup 28 tahun lebih, papah lebih sering di dalam sel daripada di rumah,” ujar Melan dengan nada lirih.

Melan Refra kini seorang wanita dewasa yang santun dan cerdas, menuturkan bahwa meski hidup dalam bayang-bayang ayahnya yang dikenal luas sebagai preman, ia tetap memegang teguh prinsip hidupnya sendiri.

“Buat apa juga sombong-sombong. Kalau lo mau temenan sama gue, ya temenan karena gue, bukan karena gue anaknya siapa,” tutur Melan tegas.

Melan mengaku tidak pernah merasa terbebani menjadi anak dari John Kei, meski banyak orang yang menyarankan agar ia menggunakan nama besar sang ayah untuk keuntungan pribadi.

Namun di balik ketegarannya, Melan menyimpan kesedihan yang mendalam. 

Sejak kecil, ia lebih sering diasuh ibunya, Yulianti Kei, yang digambarkan sebagai wanita sabar dan kuat. Kehangatan seorang ayah, menurutnya, jarang ia rasakan.

“Aku merasa jauh dari papah. Baru kemarin aku ikut papah keluar dari Nusakambangan, terus tiba-tiba ada kasus baru lagi. Aku merasa kehilangan,” ungkap Melan, menahan air mata.

John Kei dan Pendeta Gilbert Lumoindong
John Kei dan Pendeta Gilbert Lumoindong
Sumber :
  • YouTube: Pendeta Gilbert Lumoindong

 

Kasih Sayang Seorang John Kei

Di balik citra kerasnya, John Kei menyimpan kasih yang luar biasa besar terhadap anak-anaknya. Ia mengaku tidak pernah membentak atau memukul anak-anaknya. 

Dalam hatinya, hanya ada satu harapan agar anak-anaknya tidak mengikuti jejaknya.

“Tugas bapak cari uang, tugas kalian belajar. Jangan jadi seperti bapak. Dunia ini hanya bisa diubah oleh orang-orang pintar,” ujar John Kei.

Ia mengaku sangat bangga dengan kecerdasan anak-anaknya. Ia pun bersyukur karena di sekolah, anak-anaknya tumbuh menjadi pribadi yang santun dan disegani, bukan karena ketakutan akan siapa ayah mereka, tetapi karena sikap mereka sendiri.

“Banyak orang tua teman-teman anak saya datang ingin kenalan. Mereka bilang, ‘Anaknya John Kei ternyata sopan sekali,’” ucapnya dengan bangga.

Sebagai anak sulung, Melan merasa memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi panutan bagi adik-adiknya. Ia masih mengingat jelas pesan sang ayah.

“Kamu anak pertama, kamu harus jadi contoh yang baik untuk adik-adik kamu. Jangan sampai orang menilai kamu tidak dididik dengan baik,” kata John pada Melan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melan memegang pesan itu erat-erat. Meski kehidupannya jauh dari kata mudah, ia percaya bahwa Tuhan akan mengizinkan keluarganya berkumpul bersama suatu hari nanti.

“Aku percaya janji Tuhan. Kami akan berkumpul sama-sama. Aku pegang itu,” ujarnya lirih.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral