GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rocky Gerung dan Ustaz Abdul Somad Bicara Iman, Ilmu, dan Tanggung Jawab Peradaban di Mapolda Riau

Rocky Gerung sebagai intelektual publik dan Ustaz Abdul Somad (UAS) sebagai ulama karismatik dihadirkan di Aula Tribata Mapolda Riau.
Sabtu, 10 Mei 2025 - 15:42 WIB
Rocky Gerung sebagai intelektual publik dan Ustaz Abdul Somad (UAS) sebagai ulama karismatik saat hadir di Aula Tribata Mapolda Riau.
Sumber :
  • Istimewa

Pekanbaru, tvOnenews.com - Rocky Gerung sebagai intelektual publik dan Ustaz Abdul Somad (UAS) sebagai ulama karismatik dihadirkan di Aula Tribata Mapolda Riau.

Keduanya bertemu dalam Kajian Subuh Ilmiah yang kali ini mengangkat tema 'Alam dan Kita dalam Perspektif Agama dan Sains'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua tokoh nasional dengan latar belakang berbeda ini dihadirkan untuk mengurai hubungan antara manusia, alam, dan keimanan dalam satu kesatuan nilai.

Sebelum kajian berlangsung, kegiatan ini dibuka dengan salat subuh berjamaah di Masjid Al Adzim Polda Riau bersama Gubernur, Kapolda, Ustaz Abdul Somad, dan jamaah.

tvonenews

Kajian dibuka dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menguatkan nuansa nasionalisme sejak awal acara.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan, kegiatan ini adalah bagian dari komitmen Polda Riau untuk menjadikan institusi kepolisian sebagai pusat nilai, bukan hanya pusat keamanan. 

"Kita ingin menjaga alam bukan sekadar karena regulasi, tapi karena keimanan dan budaya,” ujar Kapolda, Sabtu (10/5/2025).

Gubernur Riau Abdul Wahid yang turut hadir juga menegaskan pentingnya nilai-nilai budaya Melayu dalam menjaga harmoni dengan alam.

Menurutnya, bagi orang Melayu, merusak alam adalah mencederai warisan nenek moyang dan mengkhianati anak cucu.

"Kalau orang melayu selalu tumbuh ajarnya berkenaan dengan alam. Orang melayu bilang kalau pemimpin itu seperti pohon, itu menggambarkan alam. Pohon itu kalau dahannya kuat tempat kita bergantung, kalau daunnya rimbun tempat berteduh, kalau batangnya kuat tempat bersandar, kalau akarnya lebar tempat kita bersila," ujar Gubernur Abdul Wahid.

Dalam sesi pertama, Rocky Gerung membongkar cara pandang modern terhadap alam yang kerap memisahkan sains dari nilai-nilai spiritual.

Dia menyampaikan bahwa dalam filsafat lingkungan, teologi dan ekologi seharusnya saling menyatu. 

"Alam bukan sekadar latar belakang kehidupan, tapi bagian dari subjek moral. Ia seperti rahim yang memberi kehidupan, dan rahim tak boleh dilukai,” ujarnya.

Dia mengangkat contoh ilmiah tentang bagaimana fosfat dari Gurun Sahara terbawa angin hingga menyuburkan Hutan Amazon.

“Itu menunjukkan ada keteraturan semesta yang luar biasa, yang mustahil hadir tanpa desain Sang Pencipta,” jelasnya.

Rocky juga mengkritik mentalitas modern yang mengubah kebutuhan (needs) menjadi keserakahan (wants), yang mengakibatkan rusaknya daya pulih alam. 

"Kita bukan hanya menghadapi krisis iklim, tapi krisis etika,” tegasnya. 

Dalam konsep ethics of care, menurutnya, perempuan memiliki posisi kunci karena secara alami terhubung dengan ritme kehidupan dan keberlanjutan.

Sesi kedua diisi oleh Ustaz Abdul Somad yang membawakan perspektif keislaman secara mendalam dan mengena.

Dengan bahasa yang lugas dan akrab, UAS menjelaskan bahwa dalam Al-Qur’an, pohon menjadi simbol iman yang kokoh. 

"Pohon itu akarnya menghujam, cabangnya menjulang, buahnya meneduhkan. Begitu seharusnya orang beriman,” ucapnya.

Dia menjelaskan, dalam Islam iman digambarkan dengan pohon kayu.

Pohon kayu lebih jujur dari pada manusia, jika kita bersaudara seperti pohon kayu sendirian diterpa angin maka akan patah tetapi jika pohon kayu itu ramai, dia akan bertahan saat diterpa angin kencang, sepertu itulah persaudaraan orang beriman.

Ia menekankan bahwa menanam pohon adalah sedekah yang pahalanya terus mengalir, bahkan setelah pelakunya wafat.

“Ini amal jariyah. Tapi sebaliknya, merusak hutan, membakar lahan, menebang tanpa izin itu kejahatan besar yang sering disamarkan dengan simbol-simbol agama. Padahal jelas bertentangan dengan nilai tauhid,” tambahnya.

UAS juga menegaskan bahwa pertobatan dari pelaku perusakan alam bukan hanya dalam bentuk kata, tetapi aksi nyata.

“Kalau betul tobat, ayo tanam pohon. Jaga sungai. Bersihkan lingkungan. Itulah bukti iman,” tuturnya.

Menjaga alam adalah bagian dari iman dan kebudayaan Melayu yang luhur.

"Kehancuran alam akibat manusia bukan sekadar masalah ekologi, tetapi juga masalah moral dan spiritual," ungkap UAS.

Acara yang dikemas hangat ini juga dihiasi pantun-pantun Melayu dan humor cerdas dari kedua narasumber.

Kehadiran mahasiswa, tokoh adat, komunitas bikers, hingga pejabat utama Polda Riau menjadikan kajian ini lintas generasi dan latar belakang.

Menjelang akhir, acara ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh UAS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia memohon agar masyarakat Riau diberi kekuatan menjadi penjaga bumi yang amanah dan bertanggung jawab.

“Jangan biarkan bumi kita menangis karena tangan kita sendiri,” pungkasnya.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.
Setahun yang Lalu, Megawati Hangestri Sabet Women Inspiration Award 2025, Bisakah Ulangi Prestasi di 2026?

Setahun yang Lalu, Megawati Hangestri Sabet Women Inspiration Award 2025, Bisakah Ulangi Prestasi di 2026?

Megawati Hangestri terpilih berkat kiprahnya yang mengharumkan nama Indonesia di level internasional, khususnya aat membela Daejeon JungKwanJang Red Sparks di Liga Voli Korea.
Sule Kecam Teddy Pardiyana yang Ingin Titip Anak ke Putri Delina: Terlalu Hina, Laki-Laki Tidak Bisa Membiayai Anaknya

Sule Kecam Teddy Pardiyana yang Ingin Titip Anak ke Putri Delina: Terlalu Hina, Laki-Laki Tidak Bisa Membiayai Anaknya

Sule kecam Teddy Pardiyana yang ingin menitipkan anaknya kepada Putri Delina. Menurutnya, terlalu hina bagi seorang laki-laki yang tidak bisa membiayai anaknya.
Pelatih Timnas Indonesia Blak-blakan: Atmosfer Piala AFF Disebut Lebih Panas dari Derbi Inggris!

Pelatih Timnas Indonesia Blak-blakan: Atmosfer Piala AFF Disebut Lebih Panas dari Derbi Inggris!

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyamakan intensitas Piala AFF 2026 dengan atmosfer derbi-derbi besar di Inggris.
Eks Mertua Bongkar Kebohongan Pesulap Merah, Sebut Poligami dengan Ratu Rizky Nabila Tanpa Izin

Eks Mertua Bongkar Kebohongan Pesulap Merah, Sebut Poligami dengan Ratu Rizky Nabila Tanpa Izin

Eks mertua bongkar kebohongan Pesulap Merah yang disebut lakukan poligami dengan Ratu Rizky Nabila tanpa izin istri pertama yang tengah sakit.
Wapres Tinjau Tanah Gerak di Jangli Semarang, Gibran: Pokoknya Keselamatan Nomor Satu

Wapres Tinjau Tanah Gerak di Jangli Semarang, Gibran: Pokoknya Keselamatan Nomor Satu

Wapres Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini meninjau lokasi dan mengunjungi korbank di Kampung Seki yang terdampak tanah gerap RT 07 RW 01, Semarang,

Trending

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Hasil Proliga 2026, Putri: Comeback Taklukan Medan Falcons, Bandung BJB Tandamata Panaskan Perebutan Tiket Final Four

Hasil Proliga 2026, Putri: Comeback Taklukan Medan Falcons, Bandung BJB Tandamata Panaskan Perebutan Tiket Final Four

Hasil Proliga 2026 sektor putri pada hari ketiga seri Bojonegoro yang dibuka dengan duel Bandung BJB Tandamata yang menghadapi tim juru kunci, Medan Falcons.
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT