News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awalnya Garang ke Hercules, Ketika Diburu Anggota GRIB, Jawara Betawi Minta Maaf

Jawara Betawi, Raden Syarifuddin yang awalnya garang beri ultimatum ke Ketum GRIB, Hercules. Kini malah berjung minta maaf terhadap Hercules ketika diburu GRIB
Minggu, 11 Mei 2025 - 06:30 WIB
Kolase Jawara Betawi dan Hercules
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Jawara Betawi, Raden Syarifuddin yang awalnya garang beri ultimatum ke Ketum GRIB, Hercules. Kini malah berjung meminta maaf terhadap Hercules ketika diburu anggota GRIB di media social.

Diketahui, sebelumnya Jawara Betawi Syarifuddin tampak garang beri ultimatum ke Hercules.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria berambut gondrong dan memakai peci itu geram dengan Hercules karena telah menghina Purnawirawan TNI, Sutiyoso.

"Assalamualaikum, teruntuk kalian ye Hercules tolong ya lo jaga adab kesopanan, lo dah menghina seorang purnawirawan seorang jenderal, Bapak Sutiyoso," bebernya dikutip dari media sosial X,  pada  Jumat (2/5/2025).

Bahkan dia menyebutkan, bahwa Sutiyoso adalah sosok yang sangat berjasa bagi DKI Jakarta.

"Bapak Sutiyoso yang pernah memimpin nih Ibu Kota DKI Jakarta, jasanya banyak waktu menjadi seorang perwira, membela kedaulatan negara," katanya.

Menurut pria berpakaian khas Jawara Betawi tersebut, ia pun anak seorang perwira, sehingga dirinya ikut merasa terluka ketika Hercules menghina Sutiyoso.

"Nih kami juga anak seorang perwira, seorang tentara merasa tersinggung melihat kelakuan ente Hercules yang seenak-enaknya ngatain seorang perwira Bapak Sutiyoso bau tanah," sambungnya.

Selain itu, Hercules diingatkan agar tidak merasa paling hebat. Para Jawara Betawi juga mengaku tak takut dengan mantan preman Tanah Abang tersebut. 

"Orang Betawi lagi mantau lo. Kelakuan-kelakuan lo ada saatnya, suatu saat kalau lo udah melampaui batas, kami Jawara Betawi yang akan bertindak," ucapnya. 

Selain itu, Hercules yang sudah menetap di Jakarta sejak puluhan tahun dinilai jawara tersebut telah bertindak sewenang-wenang. 

"Udah dikasih angin segar lu malah ngelunjak. Jangan lu merasa paling hebat, ingat di atas langit, ada langit," pungkasnya. 

Usai pernyataan Jawara Betawi itu viral di linimasa. Kemudian, mencuat narasi bahwa Syarifuddin sebagai jawara betawi menantang Hercules. Bahkan, dia kini sedang dicari oleh anggota GRIB Jaya.

Menyikapi hal yang viral tersebut, akhirnya Jawara Betawi Syarifuddin mengurai klarifikasi.

TikTokers yang punya pengikut 28,4 ribu itu meluruskan maksud dan tujuannya membuat video dengan menyebut nama Hercules.

Namun saat membuat klarifikasi ia tak segarang di video yang viral itu dan Syarifuddin membantah dirinya menantang Hercules.

"Menyikapi video viral saya, itu saya bukannya menantang, jangan salah kaprah tentang berita netizen yang digoreng."

"Saya cuma memperingatkan kepada saudara Hercules jangan merasa paling hebat paling jago, itu doang. Di dunia ini enggak ada yang jago kecuali ayam," kata Syarifuddin dalam video terbarunya.

Bahkan dia tegaskan, dirinya bukan ingin menantang. Dia katanya hanya mengingatkan Hercules saja sebagai saudara.

Sebab kata Syarifuddin, Hercules sudah terlampau sombong. "Kan saya bilang, saya jawara betawi, kalau soal duel enggak ada takutnya. Masalahnya video viral saya ini banyak yang goreng. Jadi kesannya saya nantang Hercules, bukan, saya ngingatin, hati-hati jangan melampau batas dengan kesombongan kalian."

"Ingat, di atas langit ada langit, di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Setiap muara ada buayanya kalau ada buayanya kudu hati-hati, setiap daerah masing-masing ada jawaranya, di situ juga lu belajar saling menghormati, harus jaga adab dan sopan santun," beber Syarifuddin.

Tak hanya satu video, Syarifuddin bahkan sampai membuat tiga video klarifikasi.

Kemudian di klarifikasi terakhirnya, Syarifuddin mengurai alasan kenapa ia ingin meluruskan isu dirinya menantang Hercules.

Rupanya setelah videonya menyemprot Hercules dengan kata-kata pedas, Syarifuddin mengaku langsung diburu ormas pimpinan Hercules yakni GRIB Jaya.

"Rame-rame ini dari DPO apa, GRIB ini mereka cari saya. Saya enggak ada urusan sama kalian. Saya tuh enggak pernah berurusan dengan kalian, enggak. Urusan saya sama Hercules, enggak ada urusannya sama kalian," akui Syarifuddin.

Lantaran hal itu, Syarifuddin kembali menjelaskan bahwa ia tidak pernah ada niatan untuk menantang Hercules.

"Saya mah sama Hercules cuma lagi ngingetin sama sodara, 'hey saudara Hercules, ati-ati, ini kampung orang daerah orang'. Saya juga kalau ke daerah orang kudu sopan santun, enggak angkuh, enggak belagu."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangan lu merasa jumawa kita merasa pendekar jawara, tetap saya hormati karena setiap daerah masing-masing punya tradisi dan budaya, belajar kita saling menghormati," beber Syarifuddin.

"Mohon maaf, kalian sama saya tuh saudara, jadi enggak saya tuh saling, teman-teman di GRIB ini lantaran dia begini, lantaran maaf, saya lagi mengingatkan ketua kalian (Hercules), saking dekatnya sama orang penggede, akhirnya sifatnya angkuh sombong, akhirnya kita diadu domba nih sesama," sambungnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
5 Weton Ini Diramal Bakal Naik Jabatan dan Bikin Gebrakan dalam Kariernya pada Tanggal 3 Mei 2026

5 Weton Ini Diramal Bakal Naik Jabatan dan Bikin Gebrakan dalam Kariernya pada Tanggal 3 Mei 2026

Apakah karier Anda akan melesat tajam atau justru mendapatkan peluang bisnis baru yang menggiurkan? Inilah lima weton yang diprediksi akan mendulang sukses besar di tanggal 3 Mei 2026.
Unggul dalam Inovasi Digital, MyPertamina Bawa Pertamina Patra Niaga Sabet Penghargaan Bergengsi di DIGICCXA 2026

Unggul dalam Inovasi Digital, MyPertamina Bawa Pertamina Patra Niaga Sabet Penghargaan Bergengsi di DIGICCXA 2026

Inovasi digital MyPertamina meraih penghargaan Best Public Service kategori Mobile Apps di ajang Digital Channel Customer Experience Award (DIGICCXA) 2026.
5 Weton yang Diramal Paling Romantis pada 3 Mei 2026, Siap-siap Dilamar?

5 Weton yang Diramal Paling Romantis pada 3 Mei 2026, Siap-siap Dilamar?

Bagi sebagian orang, hari ini mungkin terasa seperti hari biasa. Namun, bagi lima weton terpilih, ini adalah momentum terbaik untuk urusan asmara.
5 Weton Ini Diramal Paling Apes pada 3 Mei 2026, Begini Saran yang Bisa Dilakukan

5 Weton Ini Diramal Paling Apes pada 3 Mei 2026, Begini Saran yang Bisa Dilakukan

Supaya Anda bisa lebih waspada, berikut adalah lima weton yang diprediksi harus "tiarap" sejenak demi menghindari kesialan di tanggal 3 Mei 2026.

Trending

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy, Pengamat: Spekulasi Politik yang Berbahaya

Buntut pernyataan Amien Rais soal Seskab Teddy Indra Wijaya dan Presiden Prabowo begitu menyedot perhatian dan komentar dari berbagai elite politik hingga tuai
Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Dokter Myta Diduga Meninggal Akibat Beban Kerja Berat, Pengurus Besar IKA FK Unsri Layangkan Surat Ke Kemenkes

Kepergian dr Myta kini memunculkan pertanyaan besar. Kabar meninggalnya yang beredar luas pada Jumat (1/5/2026) di media sosial memicu reaksi publik dan desakan
Selengkapnya

Viral