GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Ijazah Palsu Jokowi Berbuntut Panjang, Abraham Samad dan Mikael Sinaga Dipanggil Polda Metro Jaya

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad dipanggil Polda Metro Jaya terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Senin, 12 Mei 2025 - 16:05 WIB
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnnews.com - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad dipanggil Polda Metro Jaya terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Kepala Subbid Penerangan Masyarakat Humas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan bahwa pihaknya masih terus berupaya menyelidiki laporan Jokowi soal tudingan ijazah palsunya.

Reonald menjelaskan, pada Jumat pekan lalu (9/5/2025), pihaknya telah memanggil dua orang saksi terkait kasus tudingan ijazah palsu Jokowi. Namun, kedua saksi tidak hadir.

"Jumat kemarin. Tapi tidak hadir. Ada dua inisial MS dan AS. Kalau AS belum hadir belum ada konfirmasi, namun kalau untuk MS sudah konfirmasi bahwa tidak bisa hadir," ucap Ronald kepada wartawan di Polda Metro pada Senin (12/5/2025).

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA



Kendati demikian, Reonald tidak menyebutkan secara gamblang siapa sosok inisial MS dan AS tersebut.

Reonald hanya mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penjadwalan ulang terhadap 2 saksi tersebut pada pekan ini.

"Biasanya kalau dia tidak datang, pas panggilan pertama biasanya dikasih waktu 3 sampai 6 hari. Kalau tidak juga baru panggilan kedua 1 minggu itu. Iya (pekan ini penggilan ulang)," tutur Reonald.

Adapun berdasarkan penelusuran, dua orang saksi yang dipanggil yakni Mikael Sinaga (MS) selaku Podcaster di Channel youtube Sentana TV dan eks Ketua KPK periode 2011-2015, Abraham Samad (AS).

Sebab, dalam tayangan sebuah episode berjudul "Host Sentana Dipanggil Polisi, Roy Suryo Bongkar Rahasia Forensik Ijazah” di Channel YouTube Sentana TV, Mikael Sinaga selaku host secara terang-terangan mengatakan bahwa dirinya mendapat surat undangan klarifikasi dari Polda Metro Jaya.

Ia juga menunjukkan surat undangan dari tim penyidik kepolisian tersebut.

Kemudian untuk inisial AS diyakini sebagai Abraham Samad selaku Mantan Ketua KPK. Dia dipanggil sebagai kapasitas saksi, dalam kasus yang dilaporkan Jokowi.

Sebab, sebelumnya Abraham Samad juga mengkiritik tindakan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang melaporkan lima orang atas dugaan pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu ke Polda Metro Jaya, pada Rabu (30/4) kemarin.

Menurut Samad, sikap Jokowi itu merupakan kriminalisasi dan pembungkaman terhadap suara-suara kritis.

"Menurut hemat saya, apa yang terjadi terhadap Roy Suryo, Rismon, dokter Tifa, dan Fadilah ini adalah satu bentuk pembungkaman terhadap suara kritis dan ini sebebarnya melanggar hukum. Karena kebebasan orang untuk mengeluarkan pendapat itu dijamin oleh konstitusi," kata kata Samad, Kamis (1/5).

"Jadi kalo orang paham dengan konstitusi, pemerintah paham dengan konstitusi, suara kritik tidak boleh dilawan dengan mengkriminalisasi seseorang lewat laporan ke Kepolisian," sambungnya.

Sejauh ini baru diketahui yang pasti dipanggil sebagai saksi, adalah Rustam Effendi, Kurnia Tri Royani hingga Damai Hari Lubis diperiksa Kamis (8/5/2025).

Sementara, Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Rizal Fadhillah absen pemeriksaan.

Sebelumnya, Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra menjelaskan tujuan dari pemeriksaan saksi adalah untuk mendalami pengetahuan, guna merangkai konstruksi kasus yang dilaporkan.

"Pokoknya diambil keterangan dulu. (Hal yang digali polisi) ya, sepanjang pengetahuan mereka," kata Wira kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/5/2025).

Meski begitu, Wira belum menjelaskan alasan para saksi tersebut diperiksa. Dia hanya mengatakan saat ini pemeriksaan masih berlangsung di gedung Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Pokoknya saksi, pokoknya diambil keterangannya itu saja ya. Mudah-mudahan bawa (bukti saat pemeriksaan)," ujarnya.

Adapun, laporan yang dilayangkan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) telah terdaftar untuk diselidiki oleh Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Dengan terlapor yang sampai saat ini masih dalam penyelidikan.

Kendati demikian, dari pengacara Jokowi sempat menyebut ada lima inisial yang kemungkinan jadi terlapor diantaranya RS, ES, RS, T, dan K terkait dengan dugaan pelanggaran Pasal 310 dan 311 KUHP serta Pasal 27a, Pasal 32, dan Pasal 35 UU ITE.(rpi/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Ungkap Peran Tiga Pelaku Pembacokan Pelajar di Depan SMAN 3 Yogyakarta, Barang Bukti Celurit Dikubur di Pekarangan Rumah

Polisi Ungkap Peran Tiga Pelaku Pembacokan Pelajar di Depan SMAN 3 Yogyakarta, Barang Bukti Celurit Dikubur di Pekarangan Rumah

Kepolisian akhirnya mengungkap peran tiga pelaku dalam kasus pembacokan yang menewaskan seorang pelajar di Jalan Yos Sudarso Kotabaru, tepatnya depan SMAN 3 Yogyakarta pada Minggu (17/5/2026) lalu. 
Tri Tito Ungkap Peran Strategis PKK Jadi Penggerak Edukasi Pangan Aman Berbasis Potensi Laut

Tri Tito Ungkap Peran Strategis PKK Jadi Penggerak Edukasi Pangan Aman Berbasis Potensi Laut

Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian mengajak kader PKK di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Alor, untuk menjadi motor penggerak edukasi pangan aman dan bergizi berbasis potensi lokal, termasuk hasil laut.
John Herdman Blak-blakan Lebih Tertarik Tonton Pertandingan Persija Jakarta daripada Saksikan Sejarah Hattrick Juara Persib

John Herdman Blak-blakan Lebih Tertarik Tonton Pertandingan Persija Jakarta daripada Saksikan Sejarah Hattrick Juara Persib

‎Seperti yang diketahui, Super League musim 2025/2026 kini memasuki fase krusial. Kompetisi kasta tertinggi Indonesia itu tengah bergulir pekan ke-34 atau laga pamungkas.
Nasib IKN Usai Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota Dibuka Otorita, Pembangunan Nusantara Dipastikan Terus Jalan

Nasib IKN Usai Jakarta Tetap Jadi Ibu Kota Dibuka Otorita, Pembangunan Nusantara Dipastikan Terus Jalan

Otorita IKN memastikan pembangunan Nusantara tetap berjalan meski Jakarta masih ditetapkan sebagai ibu kota Indonesia oleh MK.
Penggunaan Teknologi DNA Dinilai Langkah Penting Penegakan Hukum di Indonesia

Penggunaan Teknologi DNA Dinilai Langkah Penting Penegakan Hukum di Indonesia

AKP Bachtiar Noprianto menyoroti pentingnya pembaruan sistem pembuktian hukum pidana yang dinilai harus mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern.
PBB-P2 Tahun 2026 Bisa Gratis, Pemprov DKI Jakarta Ingatkan Warga Validasi NIK

PBB-P2 Tahun 2026 Bisa Gratis, Pemprov DKI Jakarta Ingatkan Warga Validasi NIK

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan kebijakan insentif perpajakan bagi masyarakat melalui pembebasan pokok Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2 sebesar 100 persen untuk Tahun Pajak 2026.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Selengkapnya

Viral