GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Asal-usul KDM Disebut 'Bapak Aing' dan Artinya

Munculnya sebutan "Bapak Aing" yang melekat pada sosok Kang Dedi Mulyadi (KDM) telah menjadi perbincangan hangat di berbagai media sosial.
Kamis, 15 Mei 2025 - 15:24 WIB
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube

Jakarta, tvOnenews.com - Munculnya sebutan "Bapak Aing" yang melekat pada sosok Kang Dedi Mulyadi (KDM) telah menjadi perbincangan hangat di berbagai media sosial.

Julukan "Bapak Aing" yang berasal dari bahasa Sunda, berarti "Bapak Saya," ini bukan sekadar panggilan biasa, melainkan cerminan kedekatan dan rasa hormat masyarakat terhadap figur yang dianggap mampu mewakili aspirasi mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagaimana KDM, yang dikenal luas karena kreativitasnya dalam mengemas konten informatif dan menghibur, berhasil meraih simpati publik hingga dijuluki "Bapak Aing"? Mari kita telusuri lebih dalam.

Mulanya julukan "Bapak Aing" berakar dari masa jabatan Dedi Mulyadi sebagai Bupati Purwakarta selama dua periode, dari tahun 2008 hingga 2018.

Gaya kepemimpinannya yang dikenal merakyat, sering turun langsung ke lapangan, dan responsif terhadap permasalahan masyarakat, menjadi fondasi kuat bagi munculnya julukan tersebut.

Konten-konten tersebut tidak hanya menampilkan kegiatan KDM dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin, tetapi juga momen-momen interaksi humanis dengan masyarakat.

Visualisasi yang menarik dan narasi yang mudah dipahami membuat konten-konten tersebut mudah diterima oleh berbagai kalangan.

Selain itu, platform TikTok juga turut andil dalam mempopulerkan julukan "Bapak Aing". Salah satu kisah yang viral adalah tentang Egi, seorang anak yang menjadi korban perundungan dan kemudian diangkat menjadi anak asuh oleh KDM.

Egi, yang kemudian dimasukkan ke pesantren bersama anak asuh KDM lainnya, disebut-sebut sebagai orang pertama yang memanggil KDM dengan sebutan "Bapak Aing".

Kisah ini menyentuh hati banyak pengguna TikTok, yang kemudian ikut menggunakan julukan tersebut dalam berbagai konten terkait KDM.

Hal ini menunjukkan bahwa julukan "Bapak Aing" tidak hanya berasal dari kalangan orang dewasa, tetapi juga dari generasi muda.

Fenomena "Bapak Aing" memiliki implikasi politik dan sosial yang signifikan. Secara politik, julukan ini menunjukkan bahwa masyarakat mendambakan pemimpin yang dekat dengan rakyat, responsif terhadap permasalahan mereka, dan mampu memberikan solusi konkret.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara sosial, julukan ini mencerminkan adanya ikatan emosional yang kuat antara pemimpin dan masyarakat. Julukan "Bapak Aing" yang melekat pada sosok KDM bukan sekadar panggilan biasa, melainkan cerminan kedekatan dan rasa hormat masyarakat terhadap figur yang dianggap mampu mewakili aspirasi mereka.

Gaya kepemimpinan yang merakyat, responsif terhadap permasalahan masyarakat, dan pemanfaatan media sosial yang efektif, menjadi faktor-faktor utama yang memperkuat citra KDM sebagai "Bapak Aing". (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate, Pemain Red Sparks Langsung Beri Ancaman

Gara-gara Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate, Pemain Red Sparks Langsung Beri Ancaman

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate langsung memanaskan V League Korea. Bintang Red Sparks, Vanja Bukilic, bahkan memberi ancaman tegas jelang duel sengit musim 2026/27.
Siswinya Viral Setelah Tampil di LCC MPR Kalbar, SMAN 1 Pontianak Berpotensi Kebanjiran Pendaftar di SPMB 2026

Siswinya Viral Setelah Tampil di LCC MPR Kalbar, SMAN 1 Pontianak Berpotensi Kebanjiran Pendaftar di SPMB 2026

SMAN 1 Pontianak berpotensi kebanjiran pendaftar dalam SPMB 2026 setelah siswa-siswinya mendapat berbagai apresiasi usai tampil di LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar.
Top 3 Voli: Pesan Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Dapat Peringatan, Pelatih Hyundai Hillstate ke Indonesia Gara-gara Yeom Hye-seon

Top 3 Voli: Pesan Vanja Bukilic untuk Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Dapat Peringatan, Pelatih Hyundai Hillstate ke Indonesia Gara-gara Yeom Hye-seon

Mulai dari rivalitas panas dengan mantan tandemnya di Red Sparks hingga peringatan serius media Korea soal kondisi Megawati Hangestri, berikut rangkumannya.
Harga Minyak dan Rupiah Diguncang Gejolak Global, Pakar Analisis Dampaknya ke Harga BBM

Harga Minyak dan Rupiah Diguncang Gejolak Global, Pakar Analisis Dampaknya ke Harga BBM

Pakar ekonomi dan bisnis Unhas menyebut pelemahan rupiah bisa berdampak besar terhadap bahan baku impor, termasuk harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.
Polda Metro Jaya Bentuk 'Tim Pemburu Begal', Janji Lakukan Ini

Polda Metro Jaya Bentuk 'Tim Pemburu Begal', Janji Lakukan Ini

Ditreskrimum Polda Metro Jaya membentuk 'Tim Pemburu Begal' yang siap beroperasi 24 jam untuk menekan angka kriminalitas khususnya pencurian dengan kekerasan (curas).
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Kaitkan Mees Hilgers dengan Selangor FC

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Malaysia Kaitkan Mees Hilgers dengan Selangor FC

Rumor mengejutkan datang dari Malaysia. Media Negeri Jiran mengaitkan bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, dengan klub raksasa Selangor FC.

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Soal Adanya Pemujaan dan Klenik, Dedi Mulyadi Minta Masyarakat Ubah Cara Pandang ke Situs Peninggalan Sejarah Sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengubah total cara pandang terhadap peninggalan sejarah Sunda. Pria yang akrab disapa KDM ini tegas
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Selengkapnya

Viral