News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Enam Jam Diperiksa di Polda Metro, Roy Suryo Dicecar 26 Pertanyaan soal Kasus Ijazah Jokowi

Polemik ijazah Presiden RI ke-7, Jokowi kini memasuki babak baru. Pasalnya, eks Menpora, Roy Suryo menjalani pemeriksaan selama enam jam di Polda Metro Jaya,
Jumat, 16 Mei 2025 - 05:23 WIB
Roy Suryo
Sumber :
  • Rika-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik ijazah Presiden RI ke-7, Jokowi kini memasuki babak baru. Pasalnya, eks Menpora, Roy Suryo menjalani pemeriksaan selama enam jam di Polda Metro Jaya, Kamis (15/5/2025).

Roy Suryo diperiksa sebagai saksi terlapor dalam kasus dugaan penyebaran informasi palsu dan pencemaran nama baik terkait ijazah Presiden ke-7 RI, Jokowi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pemeriksaan tersebut, Roy Suryo jelaskan, irinya mendapat sekitar 26 pertanyaan dari penyidik, dimulai dari latar belakang pribadi hingga penjelasan teknis terkait video yang menjadi dasar laporan.

"Banyak (poin pembahasannya), soal bagaimana dahulu hidup saya, kisah saya SD, SMP, SMA, S1 UGM asli, S2 UGM asli, S3 UNJ asli, kemudian apa profesi saya sekarang. Saya sekarang sebagai konsultan telematika dan multimedia," beber Roy Suryo kepada wartawan.

Dia juga diminta penyidik untuk menjelaskan bidang telematika yang selama ini ditekuninya.

Roy Suyro menekankan bahwa pekerjaannya sebagai konsultan independen memberikan ruang baginya untuk menyampaikan analisis kepada publik berdasarkan data dan keilmuan.

"Saya berhak melakukan apa yang menjadi tugas saya dan berhak menyampaikannya pada masyarakat sepanjang dengan pengetahuan dan menjadi keterbukaan informasi. Itu saja yang ditanyakan," bebernya.

Selai itu, Roy Suro juga akui, sempat ditanya penyidik soal beberapa video soal tuduhan ijazah palsu Jokowi yang beredar, namun ia hanya memberikan jawaban singkat.

Sebab, ia merasa sebagian pertanyaan tidak relevan dengan pokok laporan yang dilayangkan pada 26 Maret 2025.

"Ketika ditanyakan tidak terkait dengan itu ya sudah, jangan tanya saya yang tidak ada kaitan dengan itu," pungkasnya. 

Untuk diketahui,  Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki kasus dugaan pencemaran nama baik perihal tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan bahwa sejauh ini, pihaknya telah memeriksa sebanyak 24 orang saksi.

Kendati demikian, Ade Ary tidak merincikan siapa saja sosok puluhan saksi yang telah diminta keterangan itu.

"Setelah menerima laporan ini, Polda Metro Jaya menindaklanjuti dalam hal ini tim penyelidik dari subdit Kamneg Ditreskrimum. Tahap awal yang dilakukan, pengambilan keterangan dalam rangka klarifikasi dalam tahap pendalaman yaitu proses penyelidikan pelapor sudah diambil keterangan, sampai dengan hari ini setidaknya ada 24 saksi yang telah diambil keterangan dalam tahap pendalaman di proses penyelidikan," ungkap Ade Ary kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (15/5/2025).

"Jadi setiap kami menerima laporan polisi tahap awal yg dilakukan adalah penyelidikan adalah proses pendalaman yg dilakukan oleh penyelidik untuk mengetahui atau mencari fakta apakah peristiwa yang dilaporkan itu ada dugaan tindak pidana atau tidak," tambahnya.

Ade Ary menjelaskan saat polisi menerima laporan pihaknya akan melakukan proses pendalaman awal yakni penyelidikan. 

Hal ini guna mencari tahu fakta tentang peristiwa yang dilaporkan masuk kategori dugaan tindak pidana ataukah tidak.

"Apakah benar ABCD itu Terlapor? Terlapornya dari laporan yang kami terima dalam penyelidikan, tapi dalam peristiwa (kronologis) itu muncul beberapa nama yang dijelaskan oleh Pelapor selaku korban (Presiden RI ke 7, Joko Widodo) dan peristiwa ini lah yg dilakukan proses pendalaman saat ini," beber Ade Ary.

Ade Ary menyebut, dari 24 saksi ada 4 orang saksi yang dipanggil, yakni AS, RF, MBS, dan KTR, kemarin.

Namun, hanya RF, MBS, dan KTR yang hadir sedangkan AS memilih tidak hadir. 

Kemudian hari ini kepolisian kembali memanggil 3 orang saksi yakni RS, TT, dan ES.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tetapi, cuma RS dan TT saja yang hadir.

"Jadi, mohon waktu, ini proses masih berjalan, ada update nanti silakan kita komunikasi lebih lanjut ya," bebernya.
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ruben Onsu Akui Kesulitan Bertemu Anak, Pihak Sarwendah Justru Soroti Pemberian Nafkah yang Seret: Klien Kami yang Bayar

Ruben Onsu Akui Kesulitan Bertemu Anak, Pihak Sarwendah Justru Soroti Pemberian Nafkah yang Seret: Klien Kami yang Bayar

Meski telah lama bercerai, Ruben Onsu dan Sarwendah masih kerap berseteru, hal ini menjadi sorotan publik. Ruben Onsu akui sulit bertemu anak, Sarwendah geram
Pemprov Jabar Siapkan Revitalisasi Museum Pajajaran Nilai Anggaran Rp9 Miliar, Begini Kata Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Siapkan Revitalisasi Museum Pajajaran Nilai Anggaran Rp9 Miliar, Begini Kata Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar menyiapkan revitalisasi Museum Pajajaran di Kota Bogor dengan nilai anggaran Rp9 miliar.
Konvoi Juara Paris Saint Germain Berujung Ricuh, 780 Orang Ditangkap dan Seorang Pemuda Tewas di Prancis

Konvoi Juara Paris Saint Germain Berujung Ricuh, 780 Orang Ditangkap dan Seorang Pemuda Tewas di Prancis

Paris Saint Germain menjuarai Liga Champions usai mengalahkan Arsenal lewat adu penalti di Budapest, Sabtu (30/5/2026).
Selain Borong Dagangan UMKM, Dedi Mulyadi Langsung Kepincut HP Rakitan Anak Muda Papua

Selain Borong Dagangan UMKM, Dedi Mulyadi Langsung Kepincut HP Rakitan Anak Muda Papua

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali mencuri perhatian lewat aksinya saat mengunjungi stan UMKM Papua. KDM kepincut handphone rakitan anak muda Papua.
Gara-gara Omongan Nova Arianto, Media Vietnam Langsung Yakin Bisa Kalahkan Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF 2026

Gara-gara Omongan Nova Arianto, Media Vietnam Langsung Yakin Bisa Kalahkan Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF 2026

Media Vietnam soroti pernyataan Nova Arianto yang tidak menargetkan gelar juara Piala AFF U-19 2026. Keputusan itu disebut bisa membuka peluang Vietnam.
Polisi sebut Bom Sisa Perang Dunia II Diduga Penyebab Ledakan di Biak Papua

Polisi sebut Bom Sisa Perang Dunia II Diduga Penyebab Ledakan di Biak Papua

Publik dikejutkan dengan kabar terkait ledakan mengerikan di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor,

Trending

Satresnarkoba Polres Pacitan Ungkap Jaringan Peredaran Obat Keras, 3 Orang Diamankan

Satresnarkoba Polres Pacitan Ungkap Jaringan Peredaran Obat Keras, 3 Orang Diamankan

Satresnarkoba Polres Pacitan menangkap tiga orang terduga pelaku pemakai sekaligus pengedar narkotika jenis obat-obatan.
Media Italia Bocorkan Kondisi Cedera Jay Idzes yang Resmi Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Media Italia Bocorkan Kondisi Cedera Jay Idzes yang Resmi Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kapten sekaligus tembok kokoh lini belakang Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan bakal absen memperkuat skuad Garuda dalam agenda uji coba internasional FIFA -
Timnas Indonesia Siap Guncang FIFA Matchday, Bintang Grade A Liga Jerman Sudah di Jakarta dan Bakal Bela Garuda

Timnas Indonesia Siap Guncang FIFA Matchday, Bintang Grade A Liga Jerman Sudah di Jakarta dan Bakal Bela Garuda

Timnas Indonesia mulai kedatangan amunisi penting jelang FIFA Matchday Juni 2026. Dua diaspora di Eropa, Kevin Diks dan Emil Audero, resmi tiba di Jakarta.
Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Prihantini Beri Klarifikasi dan Surat Pernyataan Terkait Pencatutan Nama Dosen dalam Riset: Saya Mohon Maaf

Polemik dugaan manipulasi riset melibatkan seorang peneliti bernama Prihantini dalam sebuah konferensi internasional hingga kini terus menyita perhatian publik
Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Mees Hilgers Tiba-Tiba Mendarat di Jakarta, Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia?

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, mendadak mengabarkan bahwa dirinya berada di Jakarta. Padahal, John Herdman tidak memanggilnya untuk skuad FIFA Matchday Juni 2026.
Istana Buka Suara soal Isu Prabowo ke Italia, Qodari: Sejak Awal Agenda Resmi Hanya Kunjungan ke Prancis

Istana Buka Suara soal Isu Prabowo ke Italia, Qodari: Sejak Awal Agenda Resmi Hanya Kunjungan ke Prancis

Penegasan tersebut disampaikan Qodari menyusul beredarnya kabar bahwa Presiden Prabowo akan melanjutkan lawatan ke Roma, Italia,
Viral! Lagi Meliput Proyek KDM di Wisata Air Kalimalang Bekasi, Konten Kreator Diduga Diintimidasi Bang Jago

Viral! Lagi Meliput Proyek KDM di Wisata Air Kalimalang Bekasi, Konten Kreator Diduga Diintimidasi Bang Jago

2 konten kreator diduga diintimidasi preman saat meliput proyek Wisata Air diinisiasikan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) di Kalimalang, Kota Bekasi viral.
Selengkapnya

Viral