News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tekanan Ekonomi Menguat: Inggris, Kanada, dan Prancis Ancam Sanksi atas Aksi Israel di Gaza

Inggris, Kanada, dan Prancis ancam sanksi ekonomi ke Israel terkait agresi terbaru di Gaza. Tekanan internasional meningkat, pasar global terguncang. Apakah ini titik balik kebijakan luar negeri Barat?
Selasa, 20 Mei 2025 - 15:09 WIB
Situasi Jalur Gaza, Palestina
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Ketegangan geopolitik Timur Tengah memasuki babak baru, kali ini dengan dimensi ekonomi yang semakin mencolok.

Tiga negara besar — Inggris, Kanada, dan Prancis — mengeluarkan ancaman serius berupa tindakan konkret, termasuk sanksi ekonomi, terhadap Israel apabila tidak segera menghentikan operasi militer lanjutan di Gaza dan membuka kembali akses bantuan kemanusiaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini menambah tekanan internasional terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang tetap bersikeras untuk melanjutkan serangan hingga "kemenangan total" tercapai. Namun di balik krisis kemanusiaan yang mengemuka, konflik ini juga mulai merambah ke ranah ekonomi global, pasar energi, dan hubungan dagang internasional.

Gaza: Titik Tekan Baru dalam Politik Ekonomi Internasional

Dalam pernyataan bersama yang dirilis Senin (20/5), ketiga pemimpin negara G7 tersebut menyampaikan kekhawatiran mendalam atas pemblokiran bantuan makanan, bahan bakar, dan obat-obatan oleh Israel. Mereka menilai langkah itu berpotensi melanggar Hukum Humaniter Internasional, sembari memperingatkan bahwa mereka "tidak akan ragu mengambil tindakan lebih lanjut, termasuk sanksi yang ditargetkan."

Tindakan seperti ini bisa menjadi game changer dalam dinamika bisnis kawasan. Banyak analis menilai bahwa sanksi dari kekuatan ekonomi seperti Inggris dan Prancis dapat berdampak signifikan pada arus investasi asing, stabilitas pasar regional, hingga kepercayaan investor terhadap sektor pertahanan dan teknologi Israel, yang selama ini menjadi andalan ekspor negara tersebut.

Respons Israel: Tegas, Tapi Terisolasi

Netanyahu menyebut sikap London, Ottawa, dan Paris sebagai "hadiah besar" bagi serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 lalu, yang menewaskan sekitar 1.200 warga sipil dan menculik 251 orang. Ia menegaskan bahwa Israel akan tetap melanjutkan operasi hingga seluruh sandera dibebaskan dan Gaza berhasil didemiliterisasi.

Namun, sikap keras Israel ini mulai memperluas jurang diplomasi dengan para sekutunya. Bukan hanya menimbulkan krisis kemanusiaan, tetapi juga memperburuk citra bisnis internasional negara tersebut di mata investor global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampak ke Sektor Bisnis dan Energi

Para ekonom memperingatkan bahwa konflik ini sudah mulai berimbas pada rantai pasok regional serta stabilitas harga energi dunia. Ketegangan yang meningkat membuat harga minyak mentah dunia sempat melonjak, sementara jalur distribusi logistik internasional — terutama di kawasan Laut Merah dan Mediterania Timur — mulai mengalami perlambatan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman mencoret sejumlah pemain yang selama ini identik sebagai “anak emas” era Shin Tae-yong jelang Piala AFF 2026. Bung Ropan memberikan analisis
Komitmen Gubernur Dedi Mulyadi Atasi Tragedi Maut KA di Bekasi: Tidak Boleh Ada Lagi

Komitmen Gubernur Dedi Mulyadi Atasi Tragedi Maut KA di Bekasi: Tidak Boleh Ada Lagi

Kecelakaan kereta KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur menjadi sorotan banyak pihak dan publik. Ini juga dikritisi Dedi Mulyadi
Kemenkes Bentuk Konsorsium Nasional Percepat Kesehatan Ibu dan Anak

Kemenkes Bentuk Konsorsium Nasional Percepat Kesehatan Ibu dan Anak

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia meresmikan Konsorsium Nasional 1000 Hari Pertama Kehidupan sebagai langkah mempercepat peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.
Orang Tua Anak Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Minta Pendampingan LPSK

Orang Tua Anak Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Minta Pendampingan LPSK

Orang tua korban dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha mengajukan permohonan hak restitusi serta meminta pendampingan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). 
Jadwal Semifinal Liga Europa 2025-2026 Malam Ini: Dua Tim Liga Inggris Saling Sikut, Aston Villa Diunggulkan

Jadwal Semifinal Liga Europa 2025-2026 Malam Ini: Dua Tim Liga Inggris Saling Sikut, Aston Villa Diunggulkan

Liga Europa 2025-2026 akan menggelar dua laga pada leg pertama di babak semifinal, Jumat (1/5/2026) dini hari nanti WIB. Dua tim Liga Inggris akan bersua, yaitu Aston Villa dan Nottingham Forest.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Nassr Makin Jauh dari Kejaran Al Hilal, Gelar Juara di Depan Mata

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Nassr Makin Jauh dari Kejaran Al Hilal, Gelar Juara di Depan Mata

Kemenangan Al Nassr atas Al Ahli dengan skor 2-0 dini hari tadi membawa tim asuhan Jorge Jesus itu kian kokoh dan menjauhi Al Hilal di klasemen Liga Pro Saudi.

Trending

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, secara terbuka menyampaikan penyesalannya atas pernyataan yang dinilai kurang tepat setelah peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi.
Selengkapnya

Viral