News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PM Jepang Tolak Pecat Menteri yang Tak Peka Tingginya Harga Beras

Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba pada Selasa (20/5) mengatakan dirinya tak berencana memecat Menteri Pertanian Taku Eto meski banyak anggota parlemen mengecam pernyataan sang menteri soal beras
Selasa, 20 Mei 2025 - 17:28 WIB
Menteri Pertanian Jepang, Taku Eto
Sumber :
  • AFP/Toshifumi Kitamura

Jakarta, tvOnenews.com - Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba pada Selasa (20/5) mengatakan dirinya tak berencana memecat Menteri Pertanian Taku Eto meski banyak anggota parlemen mengecam pernyataan sang menteri soal beras.

Eto dianggap tidak peka terhadap kesulitan masyarakat yang sedang menghadapi tingginya harga makanan pokok itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada komite parlemen, Eto mengaku "malu" karena mengatakan bahwa para pendukungnya memberinya banyak beras sehingga dia tidak perlu membeli.

Namun, dia juga menyatakan keinginannya untuk terus melanjutkan tugas dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menurunkan harga beras, yang telah naik dua kali lipat dalam setahun terakhir.

Koalisi yang berkuasa di parlemen—Partai Demokrat Liberal (LDP) pimpinan Ishiba dan partai Komeito sedang mempertimbangkan cara untuk mengurangi dampak inflasi dan kenaikan tarif AS menjelang pemilihan anggota majelis tinggi musim panas ini.

"Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya atas komentar (Eto) yang tidak peka dan tidak pantas dari sudut pandang konsumen dan produsen," kata PM Ishiba dalam sidang pleno Dewan Perwakilan Rakyat.

Dia menambahkan bahwa Eto "harus mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mengatasi berbagai tantangan yang kita hadapi di bidang pertanian."

Pada saat yang bersamaan, kubu oposisi meningkatkan tekanan terhadap Eto dan Ishiba.

"Seorang menteri pertanian yang tidak mengerti perasaan masyarakat umum harus segera mengundurkan diri," kata Kazuya Shimba, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat untuk Rakyat, sebuah partai oposisi, dalam sidang komite parlemen yang berbeda.

Kesalahan Eto terjadi dalam acara penggalangan dana yang diselenggarakan oleh kantor cabang LDP di Prefektur Saga pada Minggu (18/5).

"Saya tidak membeli beras. Berkat pemberian para pendukung, saya punya banyak sekali beras di rumah sehingga saya bisa menjualnya," kata dia saat itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehari kemudian, pernyataan Eto itu menimbulkan kehebohan. Dia kemudian mencabut pernyataannya setelah ditegur oleh Ishiba.

Dalam konferensi pers pada Selasa, Eto mengatakan dirinya telah mencermati reaksi publik dan "menyadari betapa marahnya masyarakat."(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

RT RW Diminta Perkuat Pendataan Warga Buntut Kasus Penyekapan YTR, Dedi Mulyadi: Ini Juga untuk Mencegah Adanya Terorisme yang Biasa Terjadi di Kontrakan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta RT dan RW memperkuat pendataan warga termasuk penghuni rumah kos dan kontrakan.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.

Trending

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Masih Ingat Lee So-young? Sahabat Megawati Hangestri yang Sempat Mundur dari Liga Voli Korea Meski Digaji Rp14 Miliar Kini Siap Comeback

Lee So-young dan Megawati Hangestri sempat bekerja sama dengan membela Red Sparks di Liga Voli Korea 2023-2024.
HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

HUT Bhayangkara ke-80 Digelar di Satlat Brimob Cikeas, Polri Ungkap Alasannya

Polri mengungkap alasan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, digelar di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, pada Rabu (1/7/2026). Diketahui pada tahun 2025 lalu, dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat.
Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Timnas Pusat Tersingkir dari Piala Dunia, Ronald Koeman Sudah Pertimbangkan Mundur Jadi Pelatih Belanda

Melaju mulus di babak penyisihan grup, Belanda justru tersingkir setelah kalah dari Maroko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Pulangkan Pantai Gading, Tantang Brasil di Babak 16 Besar

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 mencatatkan skor akhir 2-1 atas kemenangan Norwegia dari Pantai Gading tercipta di Stadion Dallas, Arington, Rabu (1/7/2026) dini hari WIB.
Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Vonis Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Dihukum 10 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis terhadap mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim pidana 10 tahun penjara dan denda Rp1 miliar.
Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Nadiem Makarim dan Kuasa Hukum Soroti Fakta Persidangan yang Diabaikan dan Dugaan Kriminalisasi

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan putusan terhadap Nadiem Makarim terkait perkara Chromebook pada sidang yang digelar Selasa (30/6). 
Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Kerugian Negara Capai Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi BBM Periode 2009-2012

Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri menetapkan tiga mantan petinggi PT Pertamina Patra Niaga (PNN) dan satu PT Asmin Koalindo Tuhup sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi jual beli bahan bakar minyak (BBM) di salah satu perusahaan periode tahun 2009-2012.
Selengkapnya

Viral