News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Roy Suryo Beberkan Dua Hal Penting Terbongkar di Polemik Ijazah Jokowi

Mantan Menpora dan juga Pakar telematika Roy Suryo beberkan dua hal penting terbongkar di polemik ijazah Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).
Rabu, 21 Mei 2025 - 06:00 WIB
Roy Suryo
Sumber :
  • Rika-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Menpora dan juga Pakar telematika Roy Suryo beberkan dua hal penting terbongkar di polemik ijazah Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).

Roy Suryo juga membandingkan pengalaman pemeriksaannya dengan proses klarifikasi yang dijalani Jokowi di Bareskrim Polri hari Selasa (20/5/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah, saat pemeriksaan saya sempat memperoleh award sebagai top speed, karena paling cepat. Hari ini saya kalah dengan Pak Jokowi, luar biasa. Saya waktu itu masuk jam 10 kemudian selesai jam 2, itu 26 pertanyaan. Ini ada 22 pertanyaan hanya dua jam saja," ujar Roy yang dikutip dari dialog Rakyat Bersuara di iNews, Rabu (21/5/2025).

Lanjut Roy Suryo menyinggung momen reuni Fakultas Kehutanan pada Desember 2017 di mana Jokowi disebut memperkenalkan sosok Kasmudjo sebagai dosen pembimbing skripsinya. 

tvonenews

Ia menyebut peristiwa tersebut difasilitasi Menko PMK Pratikno.

"Sudah lebih dari 8 tahun kita melihat pengakuan dari Pak Jokowi itu peristiwanya ada di reuni Fakultas Kehutanan pada Desember 2017. Dia mengundang Pak Kasmudjo, kemudian difasilitasi di sana oleh orang yang namanya Profesor Pratikno, Pak Menko, kemudian Kasmudjo diperkenalkan," jelas Roy Suryo.

Namun, pernyataan terbaru dari Kasmudjo justru bertolak belakang. 

"Malam kemarin, Pak Jokowi mendatangi Kasmudjo mungkin dapat hidayah, Saya bukan dosen pembimbing skripsi Pak Jokowi. Beliau juga mengatakan, Saya masih Asdos," katanya.

Bahkan Roy Suryo menjelaskan bahwa seorang Asisten Dosen (Asdos) secara aturan tidak berwenang menjadi pembimbing akademik maupun pembimbing skripsi.

"Saya dulu pernah menjadi Asdos. Seorang Asdos tidak boleh sendiri mengajar atau menjadi pembimbing akademik, ngajar boleh kalau dosen utama berhalangan atau dia diperintah," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Roy juga mengkritisi pernyataan Jokowi soal Indeks Prestasi (IP) semasa kuliah yang hanya 2,2. 

"Pembimbing akademik itu bertanggung jawab sejak masuk dan menangani KRS, Kartu Rencana Studi. Kalau mahasiswa, KRS-nya kemarin IP mendapatkan misalnya 2 atau di bawah 2, itu gak boleh ngambil lebih 18 SKS. Kalau dia ngambil 15 per semester untuk menyelesaikan perkuliahan yang 148 sampai 154 SKS yang itu tidak mungkin selesai lima tahun," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Menegangkan Polda Jateng Bongkar Jaringan Narkoba Gunakan Kondektur Bus

Detik-detik Menegangkan Polda Jateng Bongkar Jaringan Narkoba Gunakan Kondektur Bus

Baru-baru ini mencuat soal kabar detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng bongkar jaringan peredaran narkoba yang memanfaatkan kondektur bus sebagai
PTPN I Regional 5 Raih Gold Winner di Debut Kategori Program Media Relations Awards SPS

PTPN I Regional 5 Raih Gold Winner di Debut Kategori Program Media Relations Awards SPS

PT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 5 kembali mengukir prestasi di tingkat nasional dengan meraih Gold Winner pada ajang Media Relations Awards (MRA) 2026.
PN Cikarang Jalankan Penetapan Sita Eksekusi terhadap Aset Chadstone Superblok

PN Cikarang Jalankan Penetapan Sita Eksekusi terhadap Aset Chadstone Superblok

Panitera Pengadilan Negeri Cikarang, Entis Sutisna SH MH, mengatakan pihaknya hadir untuk membacakan penetapan sita eksekusi sekaligus melaksanakan putusan arbitrase yang telah berkekuatan hukum.
Kabar Gembira dari Aceh, Bayi Orangutan Sumatera Lahir Hasil Program Rehabilitasi Kemenhut

Kabar Gembira dari Aceh, Bayi Orangutan Sumatera Lahir Hasil Program Rehabilitasi Kemenhut

Seekor bayi Orangutan Sumatera (Pongo abelii) lahir di Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho di Cagar Alam (CA) Jantho, Kabupaten Aceh Besar.
Muktamar NU Harus Lahirkan Ketum yang Berintegritas

Muktamar NU Harus Lahirkan Ketum yang Berintegritas

PBNU membutuhkan pemimpin yang independen, tidak menjadi bagian dari partai politik, dan bukan pejabat politik. 
Juara Taipei Open 2026, Leo/Daniel Pasang Target Lebih Tinggi

Juara Taipei Open 2026, Leo/Daniel Pasang Target Lebih Tinggi

Pasangan ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin memasang tarket lebih tinggi usai akhirnya kembali merasakan manisnya berdiri di podium tertinggi usai menjuarai Taipei Open 2026.

Trending

PN Cikarang Jalankan Penetapan Sita Eksekusi terhadap Aset Chadstone Superblok

PN Cikarang Jalankan Penetapan Sita Eksekusi terhadap Aset Chadstone Superblok

Panitera Pengadilan Negeri Cikarang, Entis Sutisna SH MH, mengatakan pihaknya hadir untuk membacakan penetapan sita eksekusi sekaligus melaksanakan putusan arbitrase yang telah berkekuatan hukum.
Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Kapal penumpang yang melayani rute Surabaya–Makassar itu dilaporkan membawa ratusan orang saat insiden kebakaran terjadi.
Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda  ​​​​​​

Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda ​​​​​​

Pelatih kepala Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, melontarkan gertakan tajam kepada Timnas Indonesia jelang duel panas penentu nasib di Grup A Piala AFF 2026. Juru -
Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Mentan Amran Sulaiman mengungkap potensi kerugian yang ditanggung konsumen akibat praktik mafia beras fortifikasi diperkirakan mencapai sekitar Rp71 triliun.
Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

John Herdman sudah merotasi hampir seluruh skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Namun 3 pemain ini belum juga dapat kesempatan bermain, siapa saja?
Video “Yang Wes Yang” Viral, Pelajar SMK Banyuwangi Minta Maaf Usai Rekaman Pribadi Tersebar

Video “Yang Wes Yang” Viral, Pelajar SMK Banyuwangi Minta Maaf Usai Rekaman Pribadi Tersebar

Video “Yang Wes Yang” viral di media sosial. Seorang pelajar SMK di Banyuwangi berinisial MD menyampaikan permintaan maaf dan mengaku menyesal
Muak Ditanya soal Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Akui Sudah Analisis Skuad John Herdman

Muak Ditanya soal Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Akui Sudah Analisis Skuad John Herdman

Pelatih Vietnam Kim Sang-sik akhirnya buka suara setelah terus ditanya soal Timnas Indonesia. Begini katanya.
Selengkapnya

Viral