News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DJSN Terima Aspirasi Forum Jamsos Soal Penolakan KRIS BPJS Kesehatan

DJSN menyatakan telah menerima aspirasi penolakan terhadap PP Nomor 59 Tahun 2024 yang mengatur penerapan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dalam layanan BPJS Kesehatan
Rabu, 21 Mei 2025 - 12:52 WIB
Ketua DJSN Nunung Nuryartono
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) menyatakan telah menerima aspirasi penolakan terhadap Peraturan Presiden (PP) Nomor 59 Tahun 2024 yang mengatur penerapan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dalam layanan BPJS Kesehatan.

"Ada hal-hal pokok yang disampaikan oleh teman-teman dari Forum Jamsos, salah satunya penolakan terhadap Pasal 46 ayat 7 terkait pelaksanaan KRIS satu ruang rawat inap," kata Ketua DJSN Nunung Nuryartono mengutip Antara pada Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Forum Jamsos merupakan wadah lintas serikat pekerja, konfederasi buruh, dan organisasi masyarakat sipil, yang secara rutin memantau jalannya sistem jaminan sosial nasional di Indonesia.

Nunung menegaskan DJSN sebagai lembaga yang diberi mandat oleh undang-undang akan menampung seluruh aspirasi dari pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan kualitas sistem perlindungan sosial, termasuk layanan kesehatan nasional.

Menurut dia, penyampaian aspirasi merupakan bagian penting dalam proses evaluasi kebijakan, termasuk jika terdapat keberatan terhadap regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Saat ditanya mengenai waktu pembahasan resmi bersama BPJS Kesehatan, Kementerian Kesehatan, dan instansi lainnya, Nunung mengatakan belum dapat memastikan kapan proses itu akan dilakukan secara formal.

"Kami berusaha. Kalau targetnya seminggu, tentu tidak mungkin. Kami lihat prosesnya berjalan sebagaimana yang diharapkan," ujar Nunung.

KRIS merupakan sistem baru yang akan menghapus skema kelas 1, 2, dan 3, dalam BPJS Kesehatan dan menggantikannya dengan satu standar ruang rawat inap bagi seluruh peserta. Kebijakan ini menuai respons beragam, terutama dari kelompok pekerja, rumah sakit dan sejumlah anggota DPR RI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam siniar atau podcast dengan ANTARA di Jakarta pada 4 Februari 2025 lalu Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan wacana terkait KRIS ini masih dalam proses evaluasi sampai dengan akhir 31 Juni 2025.

Dari hasil evaluasi tersebut baru akan diputuskan melalui keputusan bersama antara pihak terkait untuk implementasi lebih lanjut dari KRIS. Dia sendiri belum dapat memberikan rincian karena proses evaluasi masih terus berlangsung.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngaku Khilaf di Masa Lalu, Mohan Hazian Tetap Bantah Disebut Sebagai Pemerkosa!

Ngaku Khilaf di Masa Lalu, Mohan Hazian Tetap Bantah Disebut Sebagai Pemerkosa!

Mohan Hazian akhirnya buka suara soal kasus dugaan pelecehan seksual. Ia mengaku khilaf di masa lalu, tapi menegaskan dirinya bukan pemerkosa.
Prediksi Formasi Mengerikan Persib Bandung Saat Lawan Ratchaburi di ACL 2: 2 Pemain Baru Langsung Starter!

Prediksi Formasi Mengerikan Persib Bandung Saat Lawan Ratchaburi di ACL 2: 2 Pemain Baru Langsung Starter!

Persib Bandung membawa 22 pemain menghadapi Ratchaburi FC di leg pertama 16 besar ACL 2 2025-2026. Bojan Hodak siapkan formasi terbaik meski tiga pilar absen.
Dibalik Rentetan Hasil Buruk Red Sparks di V League Musim Ini, Media Korea Malah Soroti Bintang Muda Pengganti Elisa Zanette

Dibalik Rentetan Hasil Buruk Red Sparks di V League Musim Ini, Media Korea Malah Soroti Bintang Muda Pengganti Elisa Zanette

Media Korea saat ini tengah menyoroti performa dari bintang muda milik Red Sparks, dibalik rentetan hasil negatif tim asal Daejeon itu di V League 2025/2026.
Mensesneg Pastikan Tak Ada Reshuffle Kabinet Merah Putih Jelang Ramadan-Lebaran

Mensesneg Pastikan Tak Ada Reshuffle Kabinet Merah Putih Jelang Ramadan-Lebaran

Isu reshuffle yang sempat mencuat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi ditepis langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.
bank bjb Permudah Akses Investasi Masyarakat dengan ORI029

bank bjb Permudah Akses Investasi Masyarakat dengan ORI029

bank bjb turut berpartisipasi memasarkan produk  Obligasi Negara Ritel seri ORI029 sebagai salah satu instrumen investasi untuk masyarakat.
DPR-Pemerintah Sepakat Terima Hibah Kapal Jepang, Wamenhan: Perkuat Patroli Laut Tanpa Bebani APBN

DPR-Pemerintah Sepakat Terima Hibah Kapal Jepang, Wamenhan: Perkuat Patroli Laut Tanpa Bebani APBN

Indonesia menerima hibah senilai 1,9 miliar Yen dari Pemerintah Jepang. Diperkirakan, nilai hibah tersebut setara tiga hingga empat kapal patroli.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Gurita Bisnis Mohan Hazian Selain Thanksinsomnia, Kini Terseret Dugaan Pelecehan Seksual ke Sejumlah Model

Gurita Bisnis Mohan Hazian Selain Thanksinsomnia, Kini Terseret Dugaan Pelecehan Seksual ke Sejumlah Model

Sejauh ini, Mohan dikenal publik sebagai sosok di balik brand fesyen Thanksinsomnia. Namun, di luar brand tersebut, ia juga terlibat dalam sejumlah aktivitas bisnis
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT