GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggota DPRD Jabar Sebut Penanganan Darurat Pengangguran di Jawa Barat Belum Maksimal, Syahrir Beberkan Sebabnya

Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Syahrir menilai penanganan darurat pengangguran di Indonesia, belum maksimal. Termasuk di Jawa Barat yang....
Kamis, 22 Mei 2025 - 20:18 WIB
Anggota DPRD Jawa Barat Komisi I, Syahrir
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Syahrir menilai penanganan darurat pengangguran di Indonesia, belum maksimal.

Termasuk di Jawa Barat yang memiliki jumlah penduduk terbesar dengan 50 juta lebih jiwa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syahrir mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, Jabar masih menjadi provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi di Indonesia per Februari 2025.

Meski secara persentase terjadi penurunan dibandingkan periode sebelumnya, namun, angka pengangguran di Jabar masih cukup tinggi.

Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat
Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Ariyansyah

 

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat sebesar 6,74 persen atau turun 0,17 persen poin dari Februari 2024 yang mencapai 6,91 persen. Namun, secara jumlah, pengangguran di Provinsi Jabar tetap bertambah sebanyak 20 ribu orang.

Peningkatan jumlah pengangguran terjadi di tengah tren positif peningkatan jumlah penduduk yang bekerja 0,90 juta orang menjadi 24,99 juta orang per Februari 2025.

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga naik 1,57 persen poin menjadi 68,91 persen, yang menunjukkan adanya peningkatan jumlah penduduk usia kerja yang aktif bekerja atau mencari kerja. 

Dari total 24,99 juta penduduk bekerja, mayoritas bekerja sebagai buruh atau pegawai 40,58 persen, disusul pekerja mandiri 22,53 persen.

Namun, proporsi pekerja informal masih mendominasi, yakni sebesar 55,89 persen, dibandingkan pekerja formal yang hanya 44,11persen.

Secara sektoral, lapangan usaha perdagangan menjadi penyerap tenaga kerja terbanyak, dengan kontribusi 23,10 persen, disusul industri pengolahan (18,12 persen) dan pertanian (15,57 persen). 

Selama periode Februari 2024 hingga Februari 2025, sektor perdagangan berhasil menambah lapangan kerja baru bagi sekitar 560 ribu orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami melihat tingginya angka pengangguran di Jabar ini disebabkan sejumlah faktor, seperti kurangnya kesempatan kerja yang memadai bagi lulusan baru dan pekerja yang berpengalaman, ketidakcocokan antara keterampilan yang dimiliki pekerja dengan kebutuhan industri, dan kurangnya infrastruktur serta fasilitas pendukung untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, ditambah pengaruh krisis ekonomi dan perubahan struktur ekonomi global," katanya, Kamis (22/5/2025).

Syahrir menambahkan, dampak pengangguran ini signifikan bagi individu, masyarakat, dan perekonomian, misal kurangnya pendapatan dan kualitas hidup individu, meningkatnya angka kemiskinan dan kesenjangan sosial, serta kurangnya produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Bandung di Ujung Tanduk! Bojan Hodak Optimistis Bisa Balikkan Defisit 3 Gol di AFC Champions League Two

Persib Bandung di Ujung Tanduk! Bojan Hodak Optimistis Bisa Balikkan Defisit 3 Gol di AFC Champions League Two

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menegaskan timnya siap tampil maksimal ketika menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api
Jam Terbang Elite, Bek PSV Eindhoven Berdarah Jakarta Ini Eligible Bela Timnas Indonesia

Jam Terbang Elite, Bek PSV Eindhoven Berdarah Jakarta Ini Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat angin segar dari Eropa. Sebas Ditmer, bek PSV berdarah Jakarta ini bisa masuk radar John Herdman dan jadi aset emas Garuda.
Detik-detik Polisi Bekuk Pengedar Heroin 15 Kg: Disuruh  Seorang Habib di Sumut

Detik-detik Polisi Bekuk Pengedar Heroin 15 Kg: Disuruh Seorang Habib di Sumut

Baru-baru ini mencuat terkait kabar detik-detik pengedar heroin 15 Kg, yang diduga barang haram tersebut bakal disuruh seorang Habib di Sumatera Utara (Sumut).
3 Pemain Naturalisasi Era Shin Tae-yong Dicoret, Ini Daftar 32 Nama yang Diprediksi Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

3 Pemain Naturalisasi Era Shin Tae-yong Dicoret, Ini Daftar 32 Nama yang Diprediksi Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

John Herdman mencoret 3 pemain naturalisasi era Shin Tae-yong. Berikut 33 nama yang diprediksi masuk skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 di SUGBK.
Menag Optimistis ke Depan Ramadan di Indonesia Serentak

Menag Optimistis ke Depan Ramadan di Indonesia Serentak

Pemerintah mulai menyiapkan langkah serius untuk mengakhiri perbedaan awal Ramadan di Indonesia. Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengungkapkan pihaknya akan membuka dialog intensif dengan organisasi masyarakat (ormas) Islam serta para ahli guna mencari titik temu metode penentuan awal bulan hijriah.
Jangan Sampai Keliru, Ini Waktu dan Tata Cara Niat Puasa Ramadhan

Jangan Sampai Keliru, Ini Waktu dan Tata Cara Niat Puasa Ramadhan

Berikut waktu dan tata cara niat puasa Ramadhan, berdasarkan penjelasan Buya Yahya.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT