Hercules Ketar-Ketir GRIB Jaya Bakal Dibubarkan, Langsung Ambil Langkah Tegas Ini
- dok.tvOnenews.com/Julio Trisaputra
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum GRIB Jaya Hercules mengambil langkah tegas di tengah anak buahnya yang terus-terusan membuat ulah.
GRIB Jaya dan Hercules belakangan menjadi sorotan setelah beberapa kali anak buahnya merugikan masyarakat sampai ditangkap polisi.
Kasus besar pertama yang mencuat adalah ketika anak buah Hercules itu melakukan pembakaran terhadap mobil polisi di Depok, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
- Youtube GRIB TV
Â
Setelahnya, beberapa kasus baru muncul seperti anggota GRIB Jaya terbukti menggelapkan kendaraan di Serang. Kali ini yang melakukan bahkan pimpinan wilayahnya.
Selanjutnya anak buah Hercules juga kembali berurusan dengan polisi setelah tertangkap basah mencuri material milik PT KAI di Semarang.
Terakhir, kini ramai jadi perbincangan GRIB Jaya yang bersengketa dengan BMKG karena memperebutkan lahan.
Meski demikian, masalah sengketa lahan dengan BMKG ini masih menjadi pro kontra, lantaran pihak GRIB Jaya mengklaim bahwa mereka sebenarnya melindungi hak ahli waris yang direbut pemerintah.
Semua kisruh ini terjadi di tengah pemerintah yang sedang menggencarkan berantas premanisme. Hal ini sesuai dengan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.
Menanggapi kekacauan yang dilakukan para anak buahnya, orang kepercayaan Hercules akhirnya angkat bicara.
Sekjen GRIB Jaya Zulfikar mengungkapkan, pihaknya termasuk juga sang Ketua Umum mendukung langkah pemerintah untuk menghapus premanisme.
Oleh karenanya, pria bernama asli Rosario de Marshal itu telah membuat instruksi kepada jajaran di bawahnya untuk melakukan pendataan ulang anggotanya.
"Memutuskan kepada seluruh jajaran ketua di seluruh wilayah, sampai di tingkat ranting untuk mendata ulang angotanya. Mendata ulang, memastikan anggotanya itu siapa saja dan harus mengenalinya dengan baik," kata Zulfikar, dalam tayangan YouTube GRIB TV yang tayang 20 Mei 2025.
Pimpinan wilayah harus mengetahui masing-masing anggotanya secara detail, termasuk asal muasal dan latar belakangnya.
Setelah itu, masing-masing ketua juga bertanggung jawab terhadap anggotanya, termasuk kegiatan yang dilakukan.
"Kalau dilihat ada anggota terindikasi enggak baik, enggak benar, kami instruksikan untuk segera mengeluarkan anggota tersebut, untuk memecatnya," katanya lagi.
Jika ada bukti misalnya berupa laporan masyarakat, maka ketua akan langsung memecat anggota tersebut dari GRIB Jaya.
Pemecatan bahkan akan dilakukan sebelum anggota tersebut ditangkap polisi.
Tak hanya itu, Hercules sebagai Ketua Umum juga memutuskan untuk sementara ini menghentikan perekrutan anggota baru di ormasnya.
"Artinya, tidak menerima anggota baru karena kami ingin menjaga diri, jangan sampai tiba-tiba ada orang masuk dengan tujuan enggak baik, masuk, diterima, terdaftar pakai baju GRIB, buat ulah," ujar dia.
Sebagai langkah antisipasi dimasuki anggota bermasalah, maka sementara ini ormas pimpinan Hercules itu akan menutup pendaftaran anggota baru.
Menurut Zulfikar, penutupan anggota baru ini bisa berlangsung beberapa bulan, maksimal tiga bulan.
Di saat bersamaan, GRIB Jaya juga ingin bersih-bersih orang lama yang ternyata bermasalah.
"Di masa kami tidak menerima orang baru, kami juga bersih-bersih di dalam, mengurangi orang-orang lama yang terindikasi memanfaatkan organisasi ini untuk hal-hal yang melanggar hukum," tegas dia. (iwh)
Â
Load more