News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal HP Harun Masiku dan Hasto, Ahli Ungkap Ponsel Tak Dapat Terekam Data Saat Kondisi Mati-Ditenggelamkan

Dosen Fakultas Ilmu Komputer UI, Bob Hardian Syahbuddin sebut data sebuah handphone tidak dapat terekam jika handphone dalam keadaan mati maupun terendam air.
Senin, 26 Mei 2025 - 16:11 WIB
Sidang lanjutan terdakwa kasus dugaan perintangan penyidik kasus korupsi Harun Masiku dan pemberian suap, Hasto Kristiyanto di PN Tipikor, Jakarta. Senin, (26/05/2025)
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Dosen pada Fakultas Ilmu Komputer UI, Bob Hardian Syahbuddin menjelaskan bahwa data sebuah handphone tidak dapat terekam jika handphone dalam keadaan mati maupun terendam air.

Hal ini diungkapkan dirinya saat menjelaskan timeline posisi ponsel buron Harun Masiku dan terdakwa Hasto Kristianto saat OTT KPK, dalam sidang kasus dugaan suap pengurusan penggantian antarwaktu (PAW) anggota DPR untuk Harun Masiku dan perintangan penyidikan, terdakwa Hasto Kristianto, pada Selasa (26/5/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Awalnya Bob mengungkap timeline perjalanan nomor ponsel yang diduga milik Harun Masiku dan terdakwa Hasto. Kemudian Bob menerangkan bahwa timeline ponsel tersebut tersebut diketahui berdasarkan data CDR dari nomor handphone milik keduanya.

Setelahnya Jaksa menanyakan soal apakah ponsel juga dapat terlacak apabila nomornya menggunakan nomor luar negeri, bukan berasal dari Indonesia.

“Terkait dengan penggunaan nomor yang bukan dari Indonesia dalam artian ini nomor luar, apakah terkait dengan posisi juga dapat diketahui ahli?,” tanya Jaksa.

Kemudian Bob menerangkan bahwa selama Base Transceiver Station (BTS) memperbolehkan terhubung dengan ponsel, maka data akan tercatat dalam CDR. 

“Saya ulangi sekali lagi bahwa posisi itulah posisi BTS, bukan posisi perangkat. Posisi BTS itu siapapun perangkat yang terhubung ke BTS tersebut, walaupun nomor luar negeri, selama BTS membolehkan menghubungkan dengan dia, mekanisme roaming misalnya, itu tetap akan tercatat. Karena setiap perangkat yang terhubung ke BTS itu akan tercatat. Karena CDR ini akan diperlukan untuk keperluan billing, penagihan,” jelas Bob.

Lantas Jaksa menanyakan soal bisa atau tidaknya data ponsel terekam saat ponsel dalam keadaan mati atau pun ditenggelamkan.

“Ahli punya kemampuan di bidang komputer dan teknologi informasi. Apakah ada perbedaan seandainya suatu perangkat dimatikan dengan handphone yang kemudian mati ditenggelamkan atau dicelup dalam air. Apa ada perbedaan?,” kata Jaksa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian Bob menyebutkan bahwa jika ponsel sudah dalam keadaan mati, maka tidak ada lagi interaksi dengan BTS dan CDR akan berisikan data sebelum ponsel mati.

“Artinya kalau sudah dimatikan tidak ada lagi interaksi dengan BTS. Berarti ada CDR terakhir itu data terakhir dia connect ke BTS. Setelah perangkat mati atau dimatikan, tidak ada lagi data yang dicatat seluler,” terang Bob.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rashdul Kiblat 15-16 Juli 2026 Jam Berapa? Cek Waktu dan Cara Mengeceknya

Rashdul Kiblat 15-16 Juli 2026 Jam Berapa? Cek Waktu dan Cara Mengeceknya

Rashdul Kiblat tanggal 15-16 Juli 2026 terjadi pada pukul berapa? Cek waktu tepatnya hingga cara mengecek arah kiblat dari mana saja.
Listrik Gratis Hadir Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Listrik Gratis Hadir Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Komisaris Independen PLN Ali Masykur Musa bersama General Manager PLN UID Kalimantan Barat Maria Goretti Indrawati Gunawan melakukan peresmian program "Light Up The Dream" di Siantan.
Modus Pemerasan yang Dilakukan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan Suami Disebut Serupa

Modus Pemerasan yang Dilakukan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan Suami Disebut Serupa

KPK mengungkap bahwa pemerasan yang dilakukan Bupati Sukoharjo nonaktif Etik Suryani (ETS) mengikuti cara sang suami pada saat menjabat di posisi yang sama.
Tesla hingga Boeing Gunakan Komponen RI, Kadin Bidik Potensi Ekspor Senilai US$240 Miliar

Tesla hingga Boeing Gunakan Komponen RI, Kadin Bidik Potensi Ekspor Senilai US$240 Miliar

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersiap meluncurkan buku We Buy From Indonesia sebagai etalase kemampuan industri nasional sekaligus alat promosi untuk memperluas pasar ekspor
Tips Memilih Sunscreen Pria saat Musim Kemarau 2026, Jangan Asal SPF Tinggi

Tips Memilih Sunscreen Pria saat Musim Kemarau 2026, Jangan Asal SPF Tinggi

Sunscreen Pria penting saat Musim Kemarau 2026. Simak tips memilih sunscreen yang tepat, mulai dari SPF, tekstur, hingga cara pakai agar perlindungan maksimal.
Bursa Transfer Inter Milan: Gagal Dapat Target Utama, Nerazzurri Kini Bidik Bek Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Bursa Transfer Inter Milan: Gagal Dapat Target Utama, Nerazzurri Kini Bidik Bek Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Inter Milan belum berhenti berburu pemain pada bursa transfer musim panas 2026. Nerazzurri kini mengalihkan fokus untuk memperkuat sektor di bek sayap kanan.

Trending

Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Kabar tutup usia komedian Temon Templar menjadi duka bersama, terutama di dunia hiburan Indonesia. Sebab ia salah satu komedian dan artis yang menghibur
Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis, Ibu di Wonosobo Ini Namai Bayinya "Muhammad MBG Subianto"

Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis, Ibu di Wonosobo Ini Namai Bayinya "Muhammad MBG Subianto"

Pasangan suami istri asal Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, memilih nama yang tidak biasa untuk putra ketiga mereka, yaitu Muhammad MBG Subianto.
Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya tidak lantas percaya begitu saja dengan pengakuan pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 
Kepala SPPG di Bandung Ditemukan Tewas di Area Parkir Mall, Polisi Temukan Sepucuk Surat

Kepala SPPG di Bandung Ditemukan Tewas di Area Parkir Mall, Polisi Temukan Sepucuk Surat

Kepala SPPG di Bandung ditemukan tewas sekitar pukul 06.30 WIB di parkiran mal. Polisi temukan sepucuk surat berisi permintaan maaf kepada keluarga yang isinya.
3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang mendadak dapat rezeki nomplok pada 15 Juli 2026 terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung ?
Temon Meninggal Dunia, Pesan Terakhir untuk Kesembilan Anaknya Akhirnya Terungkap!

Temon Meninggal Dunia, Pesan Terakhir untuk Kesembilan Anaknya Akhirnya Terungkap!

Kepergian komedian senior Simson Rarameha Ngadang atau yang akrab disapa Temon masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga.
Kepala SPPG yang Ditemukan Tewas Akhiri Hidup di Parkiran Mal Bandung Tinggalkan Surat, Isinya Bikin Pilu

Kepala SPPG yang Ditemukan Tewas Akhiri Hidup di Parkiran Mal Bandung Tinggalkan Surat, Isinya Bikin Pilu

Kepala SPPG Rancamulya, Kabupaten Bandung berinisial SF (26) yang tewas gantung diri di lantai 12 parkiran Mal Kota Bandung meninggalkan surat untuk keluarga.
Selengkapnya

Viral