News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengungkapan 2 Ton Sabu di Kepri Jadi Kasus Pemberantasan Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah, Kepala BNN Akui Butuh Proses Panjang

Kepala BNN RI Komjen Pol. Marthinus Hukom menyampaikan operasi penangkapan 2 ton sabu di Kepri menjadi kasus pemberantasan terbesar sepanjang sejarah di Indonesia.
Senin, 26 Mei 2025 - 18:43 WIB
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Marthinus Hukom dalam konferensi pers di Batam, Senin (26/5/2025).
Sumber :
  • BNN

Jakarta, tvOnenews.com - Penangkapan 2 ton sabu yang berhasil dilakukan petugas gabungan Desk Pemberantasan Narkoba di perairan Kepulauan Riau, menjadi pengungkapan narkoba terbesar sepanjang sejarah yang ada di Indonesia.

Pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama berbagai instansi Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI AL, Bea Cukai, dan Polri terhadap kapal Sea Dragon Tarawa di wilayah perairan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, pada Mei 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala BNN RI Komjen Pol. Marthinus Hukom dalam konferensi pers resmi mengatakan pengungkapan ini adalah penggagalan yang kedua kali di wilayah Kepri di bulan Mei 2025, serta yang terbesar yang pernah dilakukan.

"Berdasarkan data pengungkapan kasus narkotika bahwa hasil pengungkapan kasus penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2 ton yang kita saksikan hari ini merupakan pengungkapan terbesar dalam sejarah pemberantasan narkotika di Indonesia," ujar Kepala BNN Komjen Marthinus Hukom dalam konferensi pers di Batam, Senin (26/5/2025).

BNN Gagalkan Penyelundupan 2 Ton Sabu di Kepri
BNN Gagalkan Penyelundupan 2 Ton Sabu di Kepri
Sumber :
  • Antara

 

Ia menjelaskan, keberhasilan pengungkapan ini berawal dari informasi yang diperoleh melalui kerja sama internasional selama 5 bulan, dimulai dari penyelidikan mendalam, analisis intelijen, hingga operasi laut berskala besar.

Informasi itu mengindikasikan adanya pergerakan jaringan narkotika dari kawasan Golden Triangle, wilayah rawan penyelundupan yang mencakup perbatasan Thailand, Laos, dan Myanmar.

Jaringan ini diketahui menggunakan jalur laut untuk menyuplai sabu ke berbagai negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Jalur perairan Batam diduga dipilih sebagai titik transit menuju negara tujuan.

Tim gabungan dari BNN, Direktorat Intelijen dan Direktorat Interdiksi Narkotika, serta Direktorat Jenderal Bea Cukai kemudian melakukan joint analysis untuk melacak keberadaan kapal.

Setelah penyelidikan selama lima bulan, mereka berhasil mengidentifikasi kapal Sea Dragon Tarawa, yang pada awal Mei terpantau berlayar dari Laut Andaman menuju perairan Indonesia.

"Perlu diketahui bersama bahwa proses pengungkapan kasus ini membutuhkan waktu cukup panjang yaitu kurang lebih 5 bulan untuk melakukan analisa melakukan penyelidikan sampai dengan penangkapan," katanya.

Penangkapan dilakukan pada 2 Mei 2025 pukul 23.00 WIB, ketika kapal tersebut memasuki wilayah laut Indonesia.

Operasi ini melibatkan kapal Bea Cukai BC 20003 dan BC 20007, dua kapal perang milik TNI AL yaitu KRI Surik 645 dan KRI Silea 858, serta dukungan dari Lantamal IV Batam, Polda Kepri, dan BAIS TNI.

Kapal kemudian digiring ke dermaga Bea Cukai di Tanjung Uncang untuk diperiksa.

"Saat digeledah, ditemukan 67 kardus berisi 2.000 bungkus narkoba jenis sabu seberat kurang lebih 2 ton atau yang dibungkus kemasan khas yang digunakan jaringan Golden Triangle," ujar Marthinus.

Barang haram tersebut disembunyikan rapi di sisi mesin dan bagian depan kapal. Ciri khas kemasan yang digunakan memperkuat dugaan bahwa sabu ini berasal dari jaringan internasional Golden Triangle.

Selain barang bukti sabu, petugas juga mengamankan enam orang awak kapal. Empat di antaranya merupakan warga negara Indonesia, yakni Fandi Ramdani, Leo Candra Samosir, Richard Halomoan, dan Hasiloan Samosir.

Sementara dua lainnya berkewarganegaraan Thailand. Seluruhnya telah ditetapkan sebagai tersangka.

BNN menegaskan akan terus menelusuri jaringan yang lebih luas dalam kasus ini besar ini. Penyidikan diperluas untuk mengungkap pihak-pihak lain, baik di dalam negeri maupun luar negeri, yang terlibat dalam sindikat penyelundupan narkoba lintas negara ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengungkapan dua ton sabu ini tentu menjadi bukti bahwa Indonesia masih menjadi sasaran peredaran narkotika jaringan internasional.

Karenanya, sinergi antarinstansi dan dukungan internasional harus terus diperkuat guna menggempur jaringan narkoba hingga ke akar-akarnya demi menyelamatkan bangsa. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

NCT WISH konser Besok, Simak Informasi Penting Soal Penukaran Wristband Berikut

NCT WISH konser Besok, Simak Informasi Penting Soal Penukaran Wristband Berikut

Kabar baik untuk NCTzen, NCT WISH 1st CONCERT TOUR ‘INTO THE WISH : Our WISH’ IN JAKARTA akan digelar besok, Sabtu (11/4/2026).
Greg Nwokolo Balas Telak Pengamat yang Kritik Keras Shayne Pattynama: Tipe Pengamat yang Tidak Memahami Sepak Bola Indonesia

Greg Nwokolo Balas Telak Pengamat yang Kritik Keras Shayne Pattynama: Tipe Pengamat yang Tidak Memahami Sepak Bola Indonesia

Greg Nwokolo angkat suara soal kritik keras pengamat soal Shayne Pattynama di Persija. Greg menilai narasi pengamat itu justru memperkeruh pemahaman publik terhadap
Hasil Drawing AVC Mens Cup 2026: Satu Pool dengan Thailand, Timnas Voli Indonesia Masuk Grup Neraka?

Hasil Drawing AVC Mens Cup 2026: Satu Pool dengan Thailand, Timnas Voli Indonesia Masuk Grup Neraka?

Hasil Drawing AVC Mens Cup 2026 dimana Timnas Voli Indonesia tergabung di Pool B yang merupakan grup neraka.
Kubu Irawan Prakoso Persoalkan Status Tersangka Dugaan Korupsi Kilang Petral

Kubu Irawan Prakoso Persoalkan Status Tersangka Dugaan Korupsi Kilang Petral

Kejaksaan Agung (Kejagung) tetapkan tujuh orang tersangka dalam dugaan kasus korupsi pengadaan minyak mentah Pertamina Energy Trading Limited (Petral) periode 2008-2015 diantaranya Irawan Prakoso.
Catatkan Kemenangan Pertama di Final Four Proliga 2026, Darko Dobreskov Ungkap Kunci Kemenangan Popsivo atas JEP

Catatkan Kemenangan Pertama di Final Four Proliga 2026, Darko Dobreskov Ungkap Kunci Kemenangan Popsivo atas JEP

Jakarta Popsivo Polwan sukses menutup putaran pertama final four Proliga 2026 dengan hasil yang cukup manis.
Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Kembali Jadi Muhammad Fatah, Lucinta Luna Bicara Jujur Nasib Alat Vital yang Sudah Dioperasi seperti Perempuan

Selebgram Lucinta Luna bicara nasib alat vital atau kelamin yang sudah diubah menjadi perempuan. Ia pasrah fisiknya tidak bisa kembali sebagai Muhammad Fatah.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Selengkapnya

Viral