News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Sita Aset dari Tangan Preman Berkedok Ormas Hasil Malak Masyarakat hingga Penguasaan Lahan

Polisi akan mendalami aliran dana yang diterima oleh para pelaku premanisme berkedok organisasi masyarakat (ormas) dari hasil memalak ataupun menguasai lahan.
Senin, 26 Mei 2025 - 19:01 WIB
Sebanyak 56 orang preman yang berkedok organisasi masyarakat (ormas) ditangkap polisi dalam Operasi Berantas Jaya 2025.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi akan mendalami aliran dana yang diterima oleh para pelaku premanisme berkedok organisasi masyarakat (ormas) dari hasil memalak ataupun menguasai lahan yang bukan haknya.

Pasalnya, para pelaku premanisme disebut mendapat keuntungan dari aksinya yang memeras pada pedagang dan masyarakat kecil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra mengatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri kemana dan untuk apa dana keuntungan yang didapatinya dari hasil aksi premanisme itu.

Sebanyak 56 orang preman yang berkedok organisasi masyarakat (ormas) ditangkap polisi dalam Operasi Berantas Jaya 2025.
Sebanyak 56 orang preman yang berkedok organisasi masyarakat (ormas) ditangkap polisi dalam Operasi Berantas Jaya 2025.
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

 

Sebab, belakangan disebut-sebut dana keuntungan itu disetorkan kepada oknum-oknum instansi Pemerintahan daerah.

"Terkait dengan aliran dana, kami akan dalami aliran dananya kemana saja, jadi ini terus kami tracing. Jadi perlu kami sampaikan bahwa langkah-langkah yang dilakukan oleh penyidik saat ini kami masih akan berkoordinasi nanti dengan PPATK tentunya apabila dana itu berada di rekening, kami masih sementara tracing," ungkap Wira kepada wartawan, Senin (26/5/2025).

Termasuk, kata Wira, uang yang telah dibelikan aset nantinya akan disita oleh kepolisian. Sebab, aset tersebut sebagai barang bukti tindak kejahatan.

"Ada beberapa yang sudah dibelikan aset, kemungkinan itu akan kami sita," ucapnya.

Diketahui, aksi premanisme yang dilakukan oleh sejumlah orang yang berkedok organisasi masyarakat (ormas) kerap meresahkan masyarakat.

Pasalnya, mereka melakukan aksi pembalakan dan pemerasan terhadap sejumlah pedagang kecil dan masyarakat kecil di sejumlah wilayah.

Sebelumnya, puluhan preman yang berasal dari beberapa organisasi masyarakat (ormas) diamankan oleh polisi saat Operasi Berantas Jaya di wilayah rawan aksi premanisme. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Operasi patroli ini digelar oleh Polisi bersama dengan TNI hingga Satpol PP dengan menyasar sejumlah preman di kawasan Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat, pada Selasa (13/5/2025) malam.

Berdasarkan pantauan tvonenews.com di lokasi kawasan CNI Kembangan, Jakarta Barat, 22 preman yang ditangkap itu terafiliasi ormas GRIB, FBR, hingga kelompok Karang Taruna.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung dan Belasan Pejabat Pemkab Diboyong KPK ke Jakarta

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo akhirnya dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Sabtu (11/4/2026).
Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski Unggul dari Thailand & Vietnam, Media Vietnam Tetap Sebut Timnas Indonesia Tak Akan Menang di Piala Asia 2027

Meski dinilai unggul dari Timnas Thailand dan Timnas Vietnam, media Vietnam meragukan Timnas Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil besar di Piala Asia 2027.
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Mauricio Souza Bela Cyrus Margono Usai Kebobolan 3 Gol bersama Persija: Dia Punya Potensi

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memilih pasang badan terkait kritik tajam yang mengarah kepada penjaga gawang muda Macan Kemayoran, Cyrus Margono.
Antam Nyaris Rp3 Juta! Harga Emas Pegadaian Kompak 'Terbang'

Antam Nyaris Rp3 Juta! Harga Emas Pegadaian Kompak 'Terbang'

Berikut rincian harga terbaru masing-masing produk pada Sabtu 11 April 2026
Gertak Thailand di Final AFF Futsal 2026, Hector Souto: Timnas Indonesia Tidak Pernah Merasa Inferior

Gertak Thailand di Final AFF Futsal 2026, Hector Souto: Timnas Indonesia Tidak Pernah Merasa Inferior

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menyampaikan keyakinannya jelang laga puncak Piala AFF Futsal 2026. Ia tegaskan bahwa skuad Garuda tidak merasa.
Begini Reaksi Mantan Pelatih Timnas Indonesia Setelah Diperdengarkan Lagu 'Mengapa Harus Shin Tae-yong'

Begini Reaksi Mantan Pelatih Timnas Indonesia Setelah Diperdengarkan Lagu 'Mengapa Harus Shin Tae-yong'

Mantan pelatih Timnas Indonesia STY bereaksi kocak ketika dirinya diperdengarkan lagu berjudul 'Mengapa Harus Shin Tae-yong' yang sempat viral usai pemecatannya

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Selengkapnya

Viral