News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bos Besar GRIB Jaya Tertunduk Cium Tangan Sutiyoso, Sosok Sebenarnya Hercules Dibongkar oleh Tokoh Intelijen Indonesia, Ternyata Suka...

Sempat jumawa dengan menyebut bau tanah, kini Hercules tertunduk dengan penuh penyesalan mencium tangan Sutiyoso sambil menyampaikan permohonan maaf. (3/6).
Selasa, 3 Juni 2025 - 06:08 WIB
Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules dan Letjen (Purn.) TNI, Sutiyoso.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Dalam acara bincang bersama Rhenald Kasali, Mantan kepala BIN (Badan Intelijen Negara, AM Hendropriyono berbicara blak-blakan soal Depremanisasi dan Hercules.

AM Hendropriyono bukan sosok sembarangan dalam dunia intelijen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jenderal yang kerap dijuluki 'The Master of Intelligence' sudah malang melintang, dalam riwayatnya, Hendropriyono pernah menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). 

Julukan ini hadir bukan tanpa sebab, melainkan karena AM Hendropriyono menjadi profesor di bidang ilmu filsafat intelijen pertama di dunia. 

Dalam persoalan Hercules, ia pun memberikan tanggapan.

"Kalau cuma Hercules, saya rasa kita mesti berpikir dingin, walaupun mungkin hatinya panas, kecewa," ungkap Hendropriyono dilansir dari youtube Rhenald Kasali.

Menurut pandangan Hendropriyono, Hercules dan para prajurit kita adalah korban dari konspirasi global seperti operasi TNI di Timor Timur.

"Yang nyuruh kita Tim-tim siapa? Amerika, karena dia kiranya itu komunis, dia mau balas kekalahannya di Vietnam," ujarnya.

Mertua dari Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa ini menceritakan bahwa Amerika Serikat kalah perang Vietnam tahun 1974.

"Tahun 1975, kami ini termasuk saya, bulan Februari masuk di sana (Timor Timur) Operasi Seroja, dia (Amerika Serikat) yang suruh, kasih mobil utility, banyak sekali," ujarnya.

"Kita kan nggak punya mobil, turun operasi, mobilnya dari Vietnam dibawa ke situ," sambungnya.

Saat itu, Hendropriyono masih berpangkat kapten, a pun meyakini bahwa para bosnya dulu juga disuruh sehingga operasi Seroja itu bisa berjalan.

"Sebelum kita nyerbu itu, banyak yel-yel dan slogan, Viva Amerika, VIVA United States di perbatasan di sana, jadi kita mendung Amerika Serikat untuk menyerbu Timor Timur," jelasnya.

"Selagi Portugal waktu itu dikuasai perwira-perwira revolusioner yang kiri, jadi memang waktunya sangat tepat, sehingga kita tidak terlalu sulit untuk menguasai," sambungnya.

Jenderal TNI (Purn.) A.M. Hendropriyono.
Jenderal TNI (Purn.) A.M. Hendropriyono.
Sumber :
  • Istimewa

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, lulusan Akademi Militer Nasional Magelang tahun 1967 itu mengatakan bahwa pada tahun 1998 terjadi peristiwa diseret ke Pengadilan HAM atas Operasi Timor Timur tersebut.

"Artinya dia (Amerika Serikat) yang memulai, dia yang mengakhiri dan kita dijadikan kambing congek," ucap Hendropriyono.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Wali Murid Bacok Guru SD di Sleman, Berawal dari Anak Ambil Jajanan di Kantin Tak Bayar

Persoalan ini bermula ketika anak dari pelaku yang diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus diduga mengambil jajanan di kantin sekolah tanpa membayar..
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

Billboard Roboh Diterjang Hujan Angin di Bandung, Timpa Tiga Bangunan hingga Empat Orang Terluka

empat orang sempat terjebak di dalam bangunan dan satu di antaranya mengalami luka ringan setelah tertimpa material bangunan akibat billboard roboh di Bandung.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Selengkapnya

Viral