News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kelakuan Keji Pembunuh Bos Sembako, Usai Habisi Nyawa Korban Lalu Bobol Toko hinga Ajak Keluarga Nginap di Hotel

Polisi mengungkap pengakuan tersangka berinisial AS (21) usai membunuh atasannya, bos sembako berinisial AS (64) di wilayah Jatimakmur, Sabtu (31/5/2025).
Rabu, 4 Juni 2025 - 08:44 WIB
Pelaku pembunuhan bos sembako di Bekasi
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap pengakuan mengejutkan dari tersangka berinisial AS (21) usai membunuh atasannya, bos toko sembako berinisial AS (64) di wilayah Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, Sabtu (31/5/2025).

Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardi menuturkan usai membunuh bos sembako itu, dirinya mengajak anak dan istrinya menginap di hotel kawasan Tangerang Selatan. Adapun rencana tersangka akan mengajak keduanya untuk pergi ke Batam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemudian pelaku ditangkap pada saat rencananya akan terbang ke Batam untuk menemui rekan dari istri pelaku sendiri. Jadi tujuan pelariannya adalah ke tempat teman dari istri pelaku,” ucap Ressa, di Polda Metro Jaya, pada Selasa (3/6/2025).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra menyebutkan, pelaku hendak ke Batam menggunakan uang hasil curian dari toko. 

“Untuk uang yang digunakan pelaku selama menginap dan rencana akan berangkat ke Batam, itu menggunakan uang daripada hasil yang dibawa dari toko,” jelasnya.

Sementara itu, Wira mengatakan bahwa anak dan istrinya tidak mengetahui aksi keji pelaku. Pasalnya, pelaku mengaku habis membobol toko.

“Kemudian apakah keluarganya tahu itu merupakan hasil merampok? Bahwa dari keterangannya, tersangka menyatakan kepada keluarganya itu dari bobol toko. Jadi bukan merampok, tapi membobol toko. Tidak menyampaikan kepada keluarganya (habis membunuh),” terang Wira.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya mengungkap latar belakang pria berinisial AS (21) yang tega menghabisi nyawa pemilik toko sembako berinisial AS (64) di wilayah Jatimakmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, Sabtu (31/5/2025).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra mengungkapkan, motif pelaku melancarkan aksinya lantaran tersinggung dengan perkataan yang dilontarkan korban. 

“Motif daripada pelaku melakukan perbuatannya yaitu karena pelaku ataupun tersangka emosi dikarenakan tersinggung atas perkataan daripada korban,” kata Wira, di Polda Metro Jaya, pada Selasa (3/6/2025).

Sementara itu Wira menuturkan perkataan korban yang membuat pelaku emosi yakni saat meminta kasbon, korban dibilang malas kerja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dengan kata-kata 'kamu kasbon terus. Kerja saja malas. Jarang masuk. Banyak libur. Enggak kayak yang lain’ ini kata-kata yang diucapkan oleh korban, sehingga dengan kata-kata tersebut ini menyulut emosi daripada si pelaku untuk melakukan perbuatan terhadap korban,” terang Wira.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan Pasal 339 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara. Kemudian Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman 15 tahun penjara. (ars/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebanyak 33 dari 69 Daycare yang di Kota Yogyakarta Belum Kantongi Izin Operasional

Sebanyak 33 dari 69 Daycare yang di Kota Yogyakarta Belum Kantongi Izin Operasional

Pengawasan terhadap layanan penitipan anak di Kota Yogyakarta belakangan terakhir ini menjadi perhatian serius.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Alasan Dedi Mulyadi Minta Pedagang di Ciwidey-Pangalengan Berhenti Jual Kopi Saset: Ingin Bangun Daya Ingat Wisatawan, Rasa Kopi Kabupaten Bandung Berbeda

Alasan Dedi Mulyadi Minta Pedagang di Ciwidey-Pangalengan Berhenti Jual Kopi Saset: Ingin Bangun Daya Ingat Wisatawan, Rasa Kopi Kabupaten Bandung Berbeda

Ternyata ada alasan tersendiri di balik pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang meminta pedagang di Ciwidey-Pangalengan berhenti menjual kopi saset.
Top 5: Kronologi KAJJ Tabrak KRL, Jeritan Penumpang KA Argo Bromo, PSSI Dapat Kabar Baik dari FIFA, hingga Kabar Zico Soree

Top 5: Kronologi KAJJ Tabrak KRL, Jeritan Penumpang KA Argo Bromo, PSSI Dapat Kabar Baik dari FIFA, hingga Kabar Zico Soree

Berikut rangkuman lima berita terpopuler dan paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari tabrakan KAJJ dengan KRL hingga kabar dari Timnas Indonesia.
Harga Emas Hari Ini Bergejolak! Antam Ngegas Saat UBS dan Galeri24 Kompak Ambruk

Harga Emas Hari Ini Bergejolak! Antam Ngegas Saat UBS dan Galeri24 Kompak Ambruk

Berikut daftar lengkap harga emas Pegadaian pada Kamis 29 April 2026:
Atlet Panjat Tebing Antasyafi Robby Al Hilmi Sumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Beach Games 2026

Atlet Panjat Tebing Antasyafi Robby Al Hilmi Sumbang Medali Pertama Indonesia di Asian Beach Games 2026

Atlet panjat tebing Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi, sukses mempersembahkan medali pertama untuk skuad Merah Putih di Asian Beach Games 2026.

Trending

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

Gara-gara NAC Breda Merajuk Karena Dean James, KNVB Sebut 133 Pertandingan Liga Belanda Terdampak Skandal Paspoortgate

NAC Breda mengajukan gugatan pada KNVB atas keinginan mereka untuk pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena memainkan Dean James tak dikabulkan. 
Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Rekap Hasil Piala Thomas 2026: Kalah 1-4 dari Prancis, Indonesia untuk Pertama Kalinya Gugur di Fase Grup

Indonesia kalah 1-4 dari Prancis di laga terakhir Grup D Piala Thomas 2026.
Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Penuhi Kepercayaan Gubernur KDM, Susi Pudjiastuti Langsung Beri Gebrakan usai Jadi Komut: Mau Bank BJB Sikat Pinjol

Mantan Menteri KKP menerima tawaran dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Komisaris Utama Independen ini langsung mau Bank BJB berantas pinjol di Jabar.
Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

Putra Korban Kecelakaan KRL Ungkap Chat Terakhir ke Ibu Sesaat Sebelum Kecelakaan Maut

​​​​​​​Chat terakhir anak korban kecelakaan KRL terungkap, percakapan sederhana dengan sang ibu sebelum tragedi di Stasiun Bekasi Timur kini jadi kenangan pilu.
Trending: Rafael Struick Dipinggirkan John Herdman, Sia-sia Panggil Thom Haye dan Shayne, PSSI Dapat Kabar Baik dari FIFA

Trending: Rafael Struick Dipinggirkan John Herdman, Sia-sia Panggil Thom Haye dan Shayne, PSSI Dapat Kabar Baik dari FIFA

Dinamika Timnas Indonesia kembali jadi perbincangan panas. Mulai dari pemain yang tersisih, keputusan pelatih tuai kritik, hingga kabar mengejutkan dari FIFA.
Selengkapnya

Viral