GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada Modus Phising Mengatasnamakan PT Taspen, Pelaku Menipu di Luar Negeri

Polda Metro Jaya mengungkap kasus penipuan online dengan modus mengatasnamakan PT Taspen. Kasus ini diungkap oleh Direktorat Siber Polda Metro Jaya, Jakarta.
Kamis, 5 Juni 2025 - 20:10 WIB
Polisi Tangkap 2 Pelaku Penipuan Mengatasnamakan PT Taspen, Pelaku Utama Buron di Kamboja
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya mengungkap kasus penipuan online dengan modus mengatasnamakan PT Taspen.

Kasus ini diungkap oleh Direktorat Siber Polda Metro Jaya dengan menangkap dua orang tersangka, yaitu EC dan IP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak menjelaskan, modus operandi yang digunakan oleh pelaku adalah dengan melakukan social engineering terhadap korban dengan mengatasnamakan PT Taspen.

Sebagai informasi, social engineering adalah teknik manipulasi psikologis yang digunakan oleh penyerang untuk mendapatkan informasi sensitif atau akses ke sistem atau sumber daya, dengan memanfaatkan kesalahan manusia.

Pelaku kemudian mengirimkan link atau aplikasi palsu kepada korban untuk mengakses data rekening mereka.

"Pelaku menginformasikan bahwa ada pembaruan data yang mengharuskan korban wajib mengisi data rekening di sebuah link yang dikirimkan oleh pelaku," ucap Reonald dalam konferensi pers, Kamis (5/6/2025).

Salah satu tersangka yang ditangkap adalah EC, berperan sebagai admin yang melakukan registrasi akun WhatsApp dan mencari serta membeli kartu perdana untuk digunakan dalam aksi penipuannya.

Selain itu, EC juga berperan sebagai admin yang melakukan registrasi akun WhatsApp, sedangkan IP berperan sebagai admin yang bertugas sebagai bendahara yang melakukan penggajian atau pembayaran fee terhadap pekerja yang melakukan scam.

Dalam kesempatan sama, Kasubdit Siber IV Kompol Herman Eco Tampubolon menjelaskan bahwa pelaku utama berada di luar negeri yakni Kamboja. Ia menggunakan WNI sebagai pekerja untuk melakukan penipuan.

"Pelaku utama adalah warga negara asing yang bekerja dan beroperasi di luar negeri," kata Herman.

Polisi juga menetapkan satu orang tersangka lain, AN, sebagai DPO yang berada di Kamboja.

AN berperan sebagai perekrut WNI yang mau bekerja di Kamboja untuk melakukan penipuan.

Dalam kasus ini, korban mayoritas adalah pensiunan pegawai negeri sipil yang berusia di atas 60 tahun.

Pelaku memanfaatkan kepercayaan korban dengan mengatasnamakan PT Taspen untuk mengakses data rekening mereka.

Atas kasus ini, Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap penipuan online dengan modus serupa.

"Jangan sampai menjadi korban tindak pidana siber," kata Reonald.

Sementara itu, Direktur Penyidikan Digital Kementerian Komdigi, Irawati Tjipto Priyanti, mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga data pribadinya dan tidak memberikan informasi kepada orang yang tidak dikenal.

"Mereka pelaku kejahatan di ruang siber sudah sangat terorganisir dan terhubung dengan jaringan internasional," kata Irwati.

PT Taspen juga mengapresiasi Polda Metro Jaya atas keberhasilan mengungkap kasus penipuan ini.

"Kami selalu mengedukasi para peserta kami pensiunan dan ASN melalui TVC, flyer, dan sosialisasi di media cetak," kata Henra, Corsec PT Taspen.(rpi/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral