Ini Dia Profil 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat dan Para Petingginya
- IST
"Kemudian curah hujan (Rain Gauge) di Indonesia relatif tinggi, tidak seperti di Australia atau Amerika Selatan. Jenis tanah penutup (over burden) dari Nikel itu adalah tanah liat laterit yang mudah menjadi lumpur ketika hujan," beber Mangantar S Marpaung.
Tak kalah penting, lanjut Mangantar kepada CERI, sungai-sungai kecil dan pesisir pantai mudah menjadi keruh oleh lumpur tanah laterit tersebut.
"Akibatnya total suspended solid particel atau TSS (Total Suspended Solid) menjadi tinggi. Hal ini menyebabkan berbagai biota laut pesisir akan mati karena kekurangan sinar matahari karena air keruh, termasuk terumbu karang," ulas Mangantar.
Hingga kini belum ada konfirmasi dari nama-nama yang disebutkan maupun dari perusahaan tersebut. (ebs)
Load more