News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Pilih Belanda Ketimbang Garuda, Winger Keturunan Indonesia Ini Digaji Rp15 Miliar per Tahun

Million Manhoef tolak Timnas Indonesia demi Belanda. Digaji Rp15 M per tahun di Inggris, ia jadi simbol tantangan naturalisasi pemain diaspora.
Senin, 9 Juni 2025 - 09:23 WIB
Calon pemain naturalisasi ini tolak Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @million.m_

Jakarta, tvOnenews.com – Di tengah geliat bursa transfer Eropa dan persiapan besar Timnas Indonesia menatap babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, kabar kurang sedap justru datang dari salah satu pemain keturunan yang sempat diharapkan menjadi amunisi baru Garuda.

Million Manhoef, winger muda yang bermain di Liga Inggris, memilih bertahan di jalur Belanda ketimbang menerima peluang naturalisasi dari Indonesia. Meski memiliki darah keturunan Indonesia-Suriname dan sempat masuk radar PSSI, Manhoef menolak membela Timnas Indonesia dan menegaskan komitmennya kepada Oranje.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Profil Singkat Million Manhoef

Million Manhoef adalah winger kanan berusia 23 tahun yang saat ini membela Stoke City di EFL Championship, kasta kedua Liga Inggris. Pemain dengan kecepatan tinggi dan visi tajam ini memiliki darah keturunan Indonesia-Suriname dari pihak ibu.

Namanya sempat mencuat sebagai kandidat kuat naturalisasi sejak Januari 2025, terlebih saat tim pelatih Timnas Indonesia memantau langsung laga Sunderland vs Stoke City di Inggris.

Namun, impian publik sepak bola nasional harus pupus. Dalam wawancara dengan media Belanda VoetbalPrimeur, Manhoef menyatakan komitmennya tetap bersama Belanda.

"Tentu saja saya lahir di sini dan saya melihat Oranje sebagai suatu kehormatan besar. Nenek saya selalu mengatakan bahwa saya harus menyanyikan lagu kebangsaan (Belanda) dengan sangat baik," tambahnya.

Transfer Mahal, Gaji Fantastis

Manhoef diboyong Stoke City dari Vitesse Arnhem pada Januari 2024 dengan mahar 2 juta euro (sekitar Rp35 miliar). Meski baru bergabung satu musim, ia sudah menjadi pemain reguler dalam skuat utama Stoke.

Ia menerima gaji sekitar £15.000 per pekan atau Rp305 juta, yang berarti gaji tahunannya mencapai lebih dari Rp15 miliar. Gaji tersebut tergolong tinggi untuk pemain seusianya di kasta kedua Liga Inggris.

Sebagai perbandingan, gaji pemain bintang Timnas Indonesia seperti Jordi Amat di Johor Darul Ta'zim (JDT) dilaporkan berkisar antara Rp5–6 miliar per tahun, sedangkan Shayne Pattynama di klub Liga 1 Indonesia diperkirakan berada di kisaran Rp2–3 miliar. Dengan kata lain, Manhoef digaji 3–5 kali lipat lebih besar dibanding rata-rata pemain naturalisasi Timnas Indonesia saat ini.

Statistik Musim 2024/2025 (per Mei 2025):

  • Penampilan: 28 pertandingan

  • Menit bermain: 1.905 menit

  • Gol: 4

  • Assist: 6

  • Akurasi umpan: 82%

  • Dribel sukses per laga: 2,7

  • Nilai pasar: €3,5 juta (setara Rp61 miliar)

Pantauan Klub Eropa dan Potensi Transfer

Performa stabil Manhoef membuat sejumlah klub Premier League mulai meliriknya. Crystal Palace, Brighton & Hove Albion, dan Brentford termasuk yang dirumorkan telah mengirim tim pencari bakat.

Stoke City disebut memasang harga jual di kisaran €6–7 juta jika ada tawaran resmi datang musim panas 2025. Jika transfer itu terjadi, maka nilai pasar Manhoef bisa meningkat dua kali lipat hanya dalam waktu dua musim.

Dengan usianya yang baru menginjak 23 tahun dan fleksibilitas bermain sebagai winger kanan maupun gelandang serang, ia masuk dalam radar bursa transfer Eropa sebagai pemain muda yang potensial untuk investasi jangka panjang.

Timnas Indonesia: Naturalisasi Tak Selalu Mudah

Sikap Manhoef jelas menyentil upaya serius yang dilakukan PSSI dalam merekrut pemain diaspora. Meski memiliki akar keturunan Indonesia, nyatanya tidak semua pemain memiliki ikatan emosional yang kuat terhadap Merah Putih.

“Untuk saat ini saya belum mempertimbangkan untuk pindah ke Indonesia atau Suriname. Saya punya tujuan untuk masuk ke tim utama Belanda,” tegasnya.

Meski demikian, proses naturalisasi tidak berhenti di Manhoef. PSSI kini mengalihkan perhatian ke nama-nama seperti Pascal Struijk (Leeds United) dan Jenson Seelt (Sunderland) yang masih terbuka untuk membela Timnas Indonesia.

Jalan Terjal Garuda Menuju Piala Dunia 2026

Setelah memastikan tiket ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia akan menghadapi tim-tim kuat dari kawasan Timur Tengah. Fisik, teknik, dan mental bertanding menjadi faktor utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, kedalaman skuad menjadi mutlak. Naturalisasi pemain diaspora dengan kualitas Eropa masih menjadi opsi strategis. Namun, kasus Manhoef menjadi pengingat bahwa proses ini penuh tantangan dan keputusan akhir tetap berada di tangan sang pemain.

Timnas Indonesia membutuhkan pemain yang bukan hanya punya darah Indonesia, tapi juga hati yang bersedia berjuang demi Merah Putih. (han/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekap Hasil Dana White's Contender Series: Ukir Sejarah, Bilal Hasan Resmi Dapat Kontrak UFC Usai Menang KO

Rekap Hasil Dana White's Contender Series: Ukir Sejarah, Bilal Hasan Resmi Dapat Kontrak UFC Usai Menang KO

Rekap hasil Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1, sejumlah petarung MMA sukses mengamankan tiket menuju UFC salah satunya adalah Bilal Hasan yang tampil gemilang di ajang bergengsi ini.
MK Gelar Sidang Pengucapan Putusan 15 Permohonan Uji Materiil

MK Gelar Sidang Pengucapan Putusan 15 Permohonan Uji Materiil

Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan menggelar sidang pengucapan putusan atau ketetapan atas 15 permohonan uji materiil pada Rabu siang.
KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Sekotong Selat Lombok, Tim SAR Gabungan Evakuasi Penumpang

KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Sekotong Selat Lombok, Tim SAR Gabungan Evakuasi Penumpang

KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok pada Rabu (12/8/2026) pagi.
Jasad Sutrimo Diekshumasi Hari Ini, Polisi Bakal Lakukan Pemeriksaan Luar-Dalam

Jasad Sutrimo Diekshumasi Hari Ini, Polisi Bakal Lakukan Pemeriksaan Luar-Dalam

Polisi akan melakukan ekshumasi terhadap jasad Sutrimo diduga karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah yang ditemukan tewas di depan klinik.
Makam Sutrimo yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah Diekshumasi, Dipimpin Dokter Hastry

Makam Sutrimo yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah Diekshumasi, Dipimpin Dokter Hastry

Polda Metro Jaya memastikan ekshumasi jasad Sutrimo akan dilakukan hari ini, Rabu, 12 Agustus 2026.
Resmi! Bilal Hasan Raih Kontrak UFC di Dana White's Contender Series, Siap Ikuti Jejak Jeka Saragih

Resmi! Bilal Hasan Raih Kontrak UFC di Dana White's Contender Series, Siap Ikuti Jejak Jeka Saragih

Dana White resmi mengumumkan ada empat nama petarung MMA yang mendapatkan kontrak UFC melalui jalur Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Salah satunya ada nama Bilal Hasan, yang siap mengikuti jejak Jeka Saragih mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Bilal Hasan Menang KO di Dana White's Contender Series, The Indo Ninja Menanti Kontrak UFC dari Dana White

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan mengaku menanti kontrak UFC dari Dana White usai meraih kemenangan impresif lewat KO di Dana White's Contender Series.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Selengkapnya

Viral