Ayah Emil Audero Ungkap 'Ritual' yang Selalu Dilakukan Keluarganya Sebelum Sang Anak Bertanding, Termasuk Ketika Debut dengan Timnas Indonesia
- Tangkapan layar tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Emil Audero akhirnya debut di Timnas Indonesia pada pertandingan melawan China di kualifikasi Piala Dunia 2026, 5 Juni 2025 lalu.
Saat menjalani debutnya pun, Emil Audero mampu menjaga gawang Timnas Indonesia tanpa kebobolan dan akhirnya keluar jadi pemenang.
Pria yang memiliki darah Lombok dan Italia ini besar di negara kelahiran sang ibu di Eropa.
Selain memperkuat Timnas Indonesia, Emil juga memegang posisi kiper Como 1907.
- X @timnasindonesia
Sang ayah, Edy Mulyadi mengungkapkan dirinya bersyukur sang anak bisa mempersembahkan permainan yang sangat apik dalam menjaga gawang tim Garuda.
Ia mengaku merasa gugup sejak mulai pertandingan sampai akhirnya Timnas Indonesia mengalahkan China dengan skor 1-0.
"Kami orang tua malam itu deg-degannya, dari mulai pertandingan sampai berakhir," kata Edy, dalam program Kabar Petang tvOne, dikutip Selasa (10/6/2025).
Meski merasa tak tenang sejak awal pertandingan, namun ia bersyukur skuad asuhan Patrick Kluivert itu bisa memberikan hasil yang manis bagi para penggemar.
"Tapi alhamdulillah, dengan segala perjuangan baik Emil dan juga pemain lain, akhirnya Timnas kita mampu meraih tiga poin," katanya lagi.
Performa apik dari Emil ternyata juga atas dukungan tanpa henti dari keluarganya.
Edy mengungkapkan, setiap sebelum pertandingan ia selalu memberikan pesan-pesan kepada sang anak.
"Seperti biasa, sebagai orang tua selalu meminta supaya tetap fokus disiplin, karena pertandingan memang dalam tekanan yang tinggi, apalagi itu debut pertama dari Emil," ujar Edy.
Pria asal Lombok ini pun bersyukur anak laki-lakinya bisa membuat bangga, baik keluarga dan juga masyarakat Indonesia.
Edy juga mengatakan, baik itu pertandingan bersama Timnas Indonesia atau di klub Eropa, ia dan Emil selalu berkomunikasi untuk memberikan dukungan.
"Meskipun misalnya dalam dia sedang bermain untuk klub di Eropa, kami biasanya sebelum pertandingan selalu saling WA dan biasanya kami selalu men-support memberikan sedikit support, seperti itu, untuk selalu bermain baik," ungkapnya lagi.
Jika melakukan kesalahan, lanjut Edy, ia pun menilai hal itu wajar karena Emil adalah manusia biasa.
Namun, ia berpesan kepada anaknya itu agar selalu mengangkat kepalanya dan berusaha menjadi lebih baik lagi. (iwh)
Load more