News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Partai Golkar Dukung Kebijakan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Selesaikan Polemik Tambang Nikel Raja Ampat

Penasehat Ahli Balitbang DPP Partai Golkar Prof Henry Indraguna, SH. MH mendukung kebijakan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam upaya menyelesaikan polemik pertambangan nikel di Raja Ampat, terutama demi kepentingan masyarakat setempat dan perlindungan lingkungan hayati dan biota laut. 
Selasa, 10 Juni 2025 - 16:13 WIB
Penasehat Ahli Balitbang DPP Partai Golkar Prof Henry Indraguna
Sumber :
  • IST

Jakarta, tvOnenews.com - Penasehat Ahli Balitbang DPP Partai Golkar Prof Henry Indraguna, SH. MH mendukung kebijakan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam upaya menyelesaikan polemik pertambangan nikel di Raja Ampat, terutama demi kepentingan masyarakat setempat dan perlindungan lingkungan hayati dan biota laut. 

Menurut Prof Henry Raja Ampat adalah bagian dari Coral Triangle, bukan sekadar destinasi wisdia saja,  melainkan penjaga bumi yang vital. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan lebih dari 1.500 spesies ikan, 700 jenis terumbu karang, dan 75% spesies karang dunia, wilayah ini menyumbang oksigen global dan menyerap karbondioksida melalui ekosistem lautnya. 

Selain itu Raja Ampat juga berperan besar dalam mitigasi perubahan iklim. 

Prof Henry menegaskan izin pertambangan nikel di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya diterbitkan oleh Menteri ESDM sebelum Bahlil Lahadalia menjabat Menteri ESDM di  Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. 

Izin eksplorasi di pulau ini telah berlaku sejak 1998, dan ditetapkan sebagai IUP (izin usaha pertambangan) sejak 2017.

"Jika saat ini narasi yang dikembangkan dengan tudingan terhadap Menteri Bahlil yang harus bertanggung jawab. Jelas tidak berdasar dan perlu diluruskan demi menjaga objektivitas informasi kepada publik. Informasi yang sesat seperti ini bisa berpotensi sebagai upaya character assassination. Maka saya mendorong agar pemerintah mengambil langkah-langkah cepat, tepat dan strategis mengakhiri polemik ini demi untuk melindungi martabat dan kehormatan tokoh nasional yang tidak seharusnya "dihakimi" oleh informasi yang tidak akurat. Serta pemerintah harus memastikan bahwa kepentingan bangsa dan negara, termasuk dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan menjadi prioritas utama dan pertama sebagai tujuan negara mensejahterakan dan memakmurkan rakyatnya," urai Guru Besar Unissula Semarang kepada suarakarya.id di Jakarta, Senin (9/6/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prof Henry sangat memahami dan memaklumi serta berempati terhadap kekhawatiran dan kegelisahan masyarakat Raja Ampat soal potensi kerusakan lingkungan maupun pelanggaran hak masyarakat adat. 

Oleh sebab itu, kata Prof Henry, dengan kehadiran Menteri Bahlil turba atau turun langsung ke bawah untuk menge-check dan me-recheck apa sesungguhnya yang terjadi di lokasi pertambangan nikel yang dipolemikkan tersebut menunjukkan bahwa negara akan selalu hadir ketika rakyatnya gelisah dan khawatir jika ada potensi pelanggaran hukum positif maupun adat serta berpotensi terjadi kerusakan lingkungan. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Kawasan wisata Puncak Pass hingga Segar Alam kini tengah menjalani penataan besar-besaran. 
Belum Main, tapi Brasil Sudah Sindir Maroko Jelang Kontra di Piala Dunia 2026? A Selecao: Don't Steal Our Towels

Belum Main, tapi Brasil Sudah Sindir Maroko Jelang Kontra di Piala Dunia 2026? A Selecao: Don't Steal Our Towels

Jelang bentrokan panas antara Brasil dan Maroko di Piala Dunia 2026, atmosfer di media sosial mulai memanas dengan berbagai aksi saling sindir antar pendukung.
Harga Pasar Terbaru Jay Idzes di Serie A

Harga Pasar Terbaru Jay Idzes di Serie A

Kabar menarik datang dari panggung sepak bola tertinggi Italia Serie A. Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan bakal memasuki babak dan era baru dalam...
Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup Permanen 27 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Tekan Angka Kecelakaan, KAI Daop 1 Jakarta Sudah Tutup Permanen 27 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Sepanjang tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta secara konsisten terus menertibkan perlintasan sebidang ilegal. 

Trending

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Diduga Pesta Miras Bersama Wanita di Kantor, Dua Lurah di Kendari Dinonaktifkan

Tindakan tidak terpuji diduga dilakukan oleh dua oknum pejabat kewilayahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. 
Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Lanjutkan Program Penataan Dedi Mulyadi, 160 Kios Ilegal di Puncak Pass Ditertibkan

Kawasan wisata Puncak Pass hingga Segar Alam kini tengah menjalani penataan besar-besaran. 
Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Jadi Pemain Tertua Kedua di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Masih Punya Mimpi Besar Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo percaya generasi emas Portugal mampu melaju jauh di Piala Dunia 2026. Namun, di usia 41 tahun, CR7 memilih realistis dan siap menerima apa pun hasil akhirnya.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Media Vietnam Mendadak Singgung Pratama Arhan, Teringat Senjata Andalan Timnas Indonesia

Tak ada angin tak ada hujan, media Vietnam kembali membahas Timnas Indonesia. Mereka menyoroti senjata andalan yang telah lama menjadi ciri khas skuad Garuda.
UNS Surakarta Kembangkan Teknologi Pirolisis: Sampah Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar di Boyolali

UNS Surakarta Kembangkan Teknologi Pirolisis: Sampah Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar di Boyolali

UNS Surakarta mengawali kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Joyo Tentrem, Tempursari,
Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Kakek 70 Tahun di Jakarta Utara Nyaris Diculik saat Olahraga Pagi, Terjadi Perlawanan Sengit

Seorang pria berinisial GH (70) nyaris menjadi korban dugaan penculikan saat olahraga pagi di kawasan PIK, Penjaringan, Jakarta Utara.
Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah

Hotman Paris Angkat Bicara Sengkarut Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah

Sengkarut rumah tangga Ruben Onsu dan mantan istrinya Sarwendah rupanya ikut memantik atensi dari pengacara kondang tanah air Hotman Paris Hutapea. Hukum di ...
Selengkapnya

Viral