GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hercules saja Takluk, Ternyata Sosok Jenderal ini Bisa Buat Para Preman ‘Ciut’ dalam Sekejap: Saya Pernah Tangkap Dia 3 Kali

Sebelum berseteru dengan para Purnawirawan TNI, Hercules sempat viral di media sosial setelah ia menantang sosok Jenderal Polisi hingga akhirnya meminta maaf.
Jumat, 13 Juni 2025 - 16:45 WIB
Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Belum lama ini, nama Hercules kembali menjadi perbincangan masyarakat setelah adanya perseteruan dengan Purnawirawan TNI terkait permasalahan ‘Preman berbaju Ormas’.

Namun, kasus ini berakhir damai setelah Hercules meminta maaf secara langsung kepada Purnawirawan TNI, Sutiyoso ke kediamannya pada Rabu, (28/5/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum berseteru dengan para Purnawirawan TNI, Hercules sempat viral di media sosial setelah ia menantang sosok Jenderal Polisi hingga akhirnya meminta maaf.

tvonenews

Sosok yang dimaksud yaitu Brigjen Pol Hengki Haryadi

Secara terang-terangan, Hercules mengancam Brigjen Pol Hengki Haryadi akan menghabisinya dalam hitungan singkat.

Ujung-ujungnya Hercules kembali ciut dan meminta maaf kepada Dirreskrimum Polda Metro Jaya.

Begini kronologi perseteruan Hercules dengan Brigjen Pol Hengki Haryadi 

Hercules Menantang Brigjen Pol Hengki Haryadi

Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules memberikan ancaman kepada Brigjen Pol Hengki Haryadi.

Namun, sebenarnya perseteruan ini berawal dari kesalahan informasi yang diterima Hercules. 

Pria yang bernama lengkap Rosario de Marshall ini mendengar bahwa Hengki yang saat itu masih berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) akan kembali menjebloskannya kedalam jeruji besi.

Kemudian, Hercules menuding bahwa rencana penangkapannya itu dilakukan demi mendapatkan kenaikan pangkat dari Kombes Pol Hengki Haryadi.

Kolase foto preman legendaris Hercules dan Brigjen Hengki Haryadi.
Kolase foto preman legendaris Hercules dan Brigjen Hengki Haryadi.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tvOnenews.com/Julio Trisaputra / ANTARA/Ilham Kausar/am.

 

Ketum GRIB Jaya itu membuat video ancaman kepada Hengki Haryadi dan tersebar di media sosial hingga viral. Dirinya menyatakan tidak pernah takut dengan Hengki. 

“Seorang Kombes Hengki Haryadi ya. Bilang sama dia, Hengki Haryadi, Saya nggak takut sama Anda. Anda pribadi sudah dilatih oleh Komando Pasukan Khusus,” ungkap Hercules saat di acara silaturahmi Partai Gerindra dan GRIB Jaya, pada Sabtu (3/6/2023)

“Katanya kemarin dia ancam saya. Anda nggak boleh ancam saya. Anda bisa ancam saya, saya juga bisa ancam Anda. Anggota saya ada 1.000.400,” sambungnya.

Dengan berapi-api, Hercules pun mengecam bahwa dirinya sanggup menghabisi Hengki Haryadi dalam waktu singkat.

“Saya dengar-dengar Hengki Haryadi ancam saya. Hei, kau kecil, Hengki Haryadi! Kau ancam saya, saya bisa bikin kamu selesai dalam lima menit!” tegas Hercules.

Ketua umum GRIB Jaya, Hercules Rozario Marshall.
Ketua umum GRIB Jaya, Hercules Rozario Marshall.
Sumber :
  • Istimewa

 

Permintaan Maaf Hercules kepada Hengki Haryadi

Namun, setelah menyadari adanya kesalahpahaman, Hercules pun tak segan meminta maaf kepada Hengki usai video tantangannya viral.

Hercules mengakui tantangan tersebut menjadi bentuk spontanitas semata lantaran dirinya tersulut emosi usai menerima kabar bahwa Hengki menjadikannya sebagai target operasi (TO).

“Saya Hercules, Pertama mengucapkan minta maaf sebesar-besarnya kepada Pak Hengki atas kejadian kesalahpahaman kemarin mengenai orang memberitahukan kepada saya,” tutur Hercules dalam sebuah video, pada (5/6/2025).

“Katanya Pak Hengki ada TO saya, ada target saya, ternyata tanggapan itu salah. Sampai di acara, saya ada sedikit spontanitas di luar kesadaran, saya mengeluarkan kata-kata yang kurang baik,” lanjutnya.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi
Sumber :
  • Tim tvOne

 

Tanggapan Hengki Haryadi 

Mendengar permintaan maaf dari Hercules, Brigjen Pol Hengki Haryadi menerima permintaan maafnya secara pribadi.

Namun, ia menegaskan tetap akan menindak bagi seseorang yang berbuat salah dimata hukum. 

“Sebagai insan beragama, kalau ada orang minta maaf ya kita maafkan. Tapi kalau berbuat salah, ya nggak ada alasan (harus ditindak). Tidak ada pengecualian,” ujar Kombes Pol Hengki Haryadi di Polda Metro Jaya, pada Jumat (9/6/2023).

Saat perseteruan ini muncul, Hengki Haryadi sedang melakukan pemberantasan terhadap premanisme yang merambah di tengah masyarakat.

Dirinya bersama tim melakukan aksi pemberantasan premanisme atas dasar keresahan masyarakat.

“Dasarnya, kami melakukan penindakan terhadap premanisme itu atas dasar keresahan masyarakat,” kata Hengki.

Ia mengatakan, banyak warga yang menjadi korban namun takut melaporkan kepada polisi dan memilih diam karena takut mendapatkan ancaman, fenomena ini dinamakan silence sound.

Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi
Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi
Sumber :
  • Rizki Amana/tvOne

 

Kemudian, Hengki juga menjelaskan bahwa dirinya bukan hanya dua kali menangkap Hercules, tetapi tiga kali. 

“Perlu kami ralat, dia bukan dua kali ditangkap oleh tim kami. Salah ya, (yang benar) sudah tiga kali,” pungkasnya.

Pertama, mantan preman legendaris itu ditangkap atas dasar penyidikan kasus pemerasan pada tahun 2013. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, kembali ditangkap saat melakukan perlawanan kepada aparat di Jakarta Barat setelah keluar dari tahanan.  

Di tahun 2018, polisi berhasil menangkap lagi setelah adanya kasus pemerasan dan pendudukan lahan. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PLN Komitmen Maksimal Upayakan Penormalan Sistem Kelistrikan di Aceh, Terjunkan Tim Siaga 24 Jam

PLN Komitmen Maksimal Upayakan Penormalan Sistem Kelistrikan di Aceh, Terjunkan Tim Siaga 24 Jam

Pasokan listrik di sejumlah wilayah Provinsi Aceh mengalami gangguan menyusul kondisi sub sistem kelistrikan setempat yang dilaporkan belum stabil. 
Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Marc Klok, kapten Persib Bandung memberikan pesan emosional kepada pelatih Bojan Hodak yang memilih tak lanjutkan kisah manisnya bersama tim setelah tiga musim.
Wamen ESDM Sebut Sambaran Petir Jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Wamen ESDM Sebut Sambaran Petir Jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan mati listrik total atau blackout di Pulau Sumatera terjadi karena ada jaringan yang tersambar petir.
Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kini tengah memasuki fase krusial. 
7 Tips Cegah Kolesterol saat Daging Kurban Melimpah, Nomor 1 Pilih Bagian Daging yang Seperti Ini

7 Tips Cegah Kolesterol saat Daging Kurban Melimpah, Nomor 1 Pilih Bagian Daging yang Seperti Ini

Berikut 7 tips mencegah kolesterol tinggi saat daging kurban Idul Adha melimpah, nomor 1 pilih bagian daging yang seperti ini.
Dedi Mulyadi Penuh Rasa Bangga Pada Ni Hyang Sukma Ayu, Susi Pudjiastuti Terkesima dengan Tarian Putri KDM

Dedi Mulyadi Penuh Rasa Bangga Pada Ni Hyang Sukma Ayu, Susi Pudjiastuti Terkesima dengan Tarian Putri KDM

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) terlihat penuh rasa bangga dengan putri bungsunya, Ni Hyang Sukma Ayu yang menari dengan lihai di atas panggung

Trending

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Batas Usia Pensiun Anggota Polri Akan Diubah dari 58 Tahun Menjadi 60 Tahun

Pemerintah berencana akan memperpanjang batas usia pensiun anggota Polri melalui revisi atau Rancangan Undang-Undang tentang Kepolisian Republik Indonesia (RUU Polri).
Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Reaksi Bobotoh Setelah Bojan Hodak Tak Lanjutkan Masa Baktinya di Persib Bandung

Respons beragam diungkapkan oleh para Bobotoh di media sosial usai Bojan Hodak memilih tak lanjutkan masa baktinya bersama Persib Bandung setelah tiga musim.
Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kini tengah memasuki fase krusial. 
7 Tips Cegah Kolesterol saat Daging Kurban Melimpah, Nomor 1 Pilih Bagian Daging yang Seperti Ini

7 Tips Cegah Kolesterol saat Daging Kurban Melimpah, Nomor 1 Pilih Bagian Daging yang Seperti Ini

Berikut 7 tips mencegah kolesterol tinggi saat daging kurban Idul Adha melimpah, nomor 1 pilih bagian daging yang seperti ini.
PLN Komitmen Maksimal Upayakan Penormalan Sistem Kelistrikan di Aceh, Terjunkan Tim Siaga 24 Jam

PLN Komitmen Maksimal Upayakan Penormalan Sistem Kelistrikan di Aceh, Terjunkan Tim Siaga 24 Jam

Pasokan listrik di sejumlah wilayah Provinsi Aceh mengalami gangguan menyusul kondisi sub sistem kelistrikan setempat yang dilaporkan belum stabil. 
Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Pesan Emosional Marc Klok Setelah Bojan Hodak Pilih Tinggalkan Kursi Kepelatihan Persib Bandung

Marc Klok, kapten Persib Bandung memberikan pesan emosional kepada pelatih Bojan Hodak yang memilih tak lanjutkan kisah manisnya bersama tim setelah tiga musim.
Wamen ESDM Sebut Sambaran Petir Jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Wamen ESDM Sebut Sambaran Petir Jadi Penyebab Blackout di Sumatera

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan mati listrik total atau blackout di Pulau Sumatera terjadi karena ada jaringan yang tersambar petir.
Selengkapnya

Viral