News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KLH Bocorkan Bukti Pelanggaran Peraturan Lingkungan Hidup dan Tata Kelola Pulau Kecil

Baru-baru ini, Kementerian Lingkungan Hidup atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bocorkan bukti temuan pelanggaran peraturan lingkungan hidup
Senin, 16 Juni 2025 - 05:30 WIB
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq saat memberikan pernyataan terkait Tinjauan Lapangan Tambang Nikel di Raja Ampat di Hotel Pullman, Jakarta, Minggu (08/06/2025)
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini, Kementerian Lingkungan Hidup atau Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) bocorkan bukti temuan pelanggaran peraturan lingkungan hidup dan tata Kelola Pulau Kecil.

Sebagai informasi, KLH melakukan pengawasan pada tanggal 26–31 Mei 2025, Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya penegakan hukum dan perlindungan lingkungan hidup di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil yang memiliki nilai ekologis penting.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rilis yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta tanggal 5 Juni 2025, Menteri Hanif Faisol Nurofiq mengatakan empat perusahaan tambang nikel di Raja Ampat yang menjadi objek pengawasan, yaitu : 

1. PT Gag Nikel (PT GN)

2. PT Kawei Sejahtera Mining (PT KSM)

3. PT Anugerah Surya Pratama (PT ASP)

4. PT Mulia Raymond Perkasa (PT MRP). 

Hanif juga mengatakan keluruhan perusahaan tersebut telah mengantongi Izin Usaha Pertambangan, namun hanya tiga perusahaan yakni PT GN, PT KSM, dan PT ASP yang memiliki Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH).

Namun dalam melakukan aktivitas pertambangan, kata Hanif, Hasil pengawasan menunjukkan berbagai pelanggaran serius terhadap peraturan lingkungan hidup dan tata kelola pulau kecil. 

PT Anugerah Surya Pratama, perusahaan Penanaman Modal Asing asal Tiongkok, diketahui melakukan kegiatan pertambangan di Pulau Manuran seluas ±746 hektare tanpa sistem manajemen lingkungan dan tanpa pengelolaan air limbah larian. Di lokasi ini, KLH/BPLH memasang plang peringatan sebagai bentuk penghentian aktivitas.

Sementara itu, PT Gag Nikel beroperasi di Pulau Gag dengan luas ±6.030,53 hektare. Kedua pulau tersebut tergolong pulau kecil, sehingga aktivitas pertambangan di dalamnya bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. 

Dijelaskannya KLH/BPLH saat ini tengah mengevaluasi Persetujuan Lingkungan yang dimiliki PT ASP dan PT GN. Jika terbukti bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku, izin lingkungan mereka akan dicabut. 

Menteri Hanif Faisol Nurofiq menegaskan bahwa prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan akan menjadi dasar penindakan terhadap pelanggaran ini.

“Penambangan di pulau kecil adalah bentuk pengingkaran terhadap prinsip keadilan antargenerasi. KLH/BPLH tidak akan ragu mencabut izin jika terbukti merusak ekosistem yang tak tergantikan,” beber Menteri Hanif Faisol Nurofiq.

Selain itu, PT Mulia Raymond Perkasa ditemukan tidak memiliki dokumen lingkungan dan PPKH dalam aktivitasnya di Pulau Batang Pele. Seluruh kegiatan eksplorasi dihentikan. 

Sementara PT Kawei Sejahtera Mining terbukti membuka tambang di luar izin lingkungan dan di luar kawasan PPKH seluas 5 hektare di Pulau Kawe.

Aktivitas tersebut telah menimbulkan sedimentasi di pesisir pantai, dan perusahaan ini akan dikenai sanksi administratif berupa pemulihan lingkungan serta berpotensi
menghadapi gugatan perdata.

Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-XXI/2023 turut memperkuat kebijakan pelarangan aktivitas tambang di wilayah pesisir dan pulau kecil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

MK menegaskan bahwa penambangan mineral di wilayah-wilayah tersebut dapat menimbulkan kerusakan yang tidak dapat dipulihkan (irreversible), melanggar prinsip pencegahan bahaya lingkungan dan keadilan antargenerasi.

Maka dari itu, pemerintah berkomitmen menindak tegas seluruh bentuk pelanggaran yang membahayakan lingkungan dan masa depan wilayah pesisir Indonesia. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penjualan Mobil Listrik Global Turun pada September 2026, China Melemah tapi Eropa Justru Cetak Rekor

Penjualan Mobil Listrik Global Turun pada September 2026, China Melemah tapi Eropa Justru Cetak Rekor

Penjualan mobil listrik global alami penurunan pada September 2026. Kondisi ini akhiri tren pertumbuhan pasar kendaraan listrik selama 6 bulan berturut-turut.
4 Suporter PS Sleman Tewas Usai Minibus yang Mereka Tumpangi Tabrak Truk di Tol Madiun

4 Suporter PS Sleman Tewas Usai Minibus yang Mereka Tumpangi Tabrak Truk di Tol Madiun

Rata-rata korban meninggal akibat luka berat dibagian kepala sementara korban luka ringan hanya babras dan memar karena benturan.
Korban Penganiayaan Bersama LBH NU Melaporkan Oknum TNI Ke Denpom

Korban Penganiayaan Bersama LBH NU Melaporkan Oknum TNI Ke Denpom

Hingga Minggu (18/10) siang, penyidik Subdenpom V/2-3 Lamongan masih terus mendalami perkara ini secara objektif.
Apesnya Sepak Bola Malaysia, 2 Kali Terima Kabar Buruk Beruntun: FAM Kena Prank Pemain Liga Belanda hingga Gagal Rekrut Moriyasu

Apesnya Sepak Bola Malaysia, 2 Kali Terima Kabar Buruk Beruntun: FAM Kena Prank Pemain Liga Belanda hingga Gagal Rekrut Moriyasu

Sepak bola Malaysia mendapat dua kabar kurang menyenangkan sekaligus. Mulai dari FAM tertipu candaan pemain Liga Belanda hingga gagal rekrut Hajime Moriyasu.
Viral Remaja 15 Tahun Meninggal Dunia Diduga Ditabrak Anak Pensiunan Jenderal TNI: Dia Bawa Narkoba

Viral Remaja 15 Tahun Meninggal Dunia Diduga Ditabrak Anak Pensiunan Jenderal TNI: Dia Bawa Narkoba

Kecelakaan tragis merenggut nyawa seorang remaja berusia 15 tahun. Peristiwa itu melibatkan sebuah mobil yang diduga dikendarai oleh seorang anak pensiunan TNI.
Sinopsis 100 Days of Deception, Drakor Kim You Jung dan Park Jinyoung yang Raih Rating Tinggi Sejak Awal Tayang

Sinopsis 100 Days of Deception, Drakor Kim You Jung dan Park Jinyoung yang Raih Rating Tinggi Sejak Awal Tayang

Drama Korea terbaru, 100 Days of Deception, berhasil meraih rating tertinggi.  Berikut sinopsis drakor yang dibintangi Kim You Jung dan Park Jinyoung tersebut.

Trending

Oknum Dosen Universitas Tomakaka Diduga Lakukan Plagiarisme Jurnal, Pemilik Karya Asli Tuntut Permintaan Maaf

Oknum Dosen Universitas Tomakaka Diduga Lakukan Plagiarisme Jurnal, Pemilik Karya Asli Tuntut Permintaan Maaf

Viral di media sosial, oknum dosen Universitas Tomakaka diduga lakukan plagiarisme jurnal, pemilik karya Asli tuntut permintaan maaf.
Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Gegara Tegur Siswa Tidak Memakai Kaos Kaki, Kepala Sekolah di Lamongan Diduga Dihajar Oknum TNI hingga Hidung Retak

Seorang kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah Mluntur, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, diduga dianiaya oknum TNI yang juga merupakan wali murid
Viral Remaja 15 Tahun Meninggal Dunia Diduga Ditabrak Anak Pensiunan Jenderal TNI: Dia Bawa Narkoba

Viral Remaja 15 Tahun Meninggal Dunia Diduga Ditabrak Anak Pensiunan Jenderal TNI: Dia Bawa Narkoba

Kecelakaan tragis merenggut nyawa seorang remaja berusia 15 tahun. Peristiwa itu melibatkan sebuah mobil yang diduga dikendarai oleh seorang anak pensiunan TNI.
70 Persen Pekerja JIIPE Berasal dari Lokal, Kawasan Industri Gresik Ini Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur

70 Persen Pekerja JIIPE Berasal dari Lokal, Kawasan Industri Gresik Ini Jadi Penggerak Ekonomi Jawa Timur

Menperin mengapresiasi JIIPE di Gresik yang menyerap 70 persen tenaga kerja lokal. Simak perkembangan investasi, hilirisasi, dan infrastruktur kawasan industri
Reaksi Sekjen FFI dan Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Kalah 3 Kali di Brasil

Reaksi Sekjen FFI dan Hector Souto usai Timnas Futsal Indonesia Kalah 3 Kali di Brasil

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Futsal Indonesia (FFI), Budi Setiawan, dan pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, berbicara setelah kekalahan ketiga di Brasil.
Mengapa Ruben Onsu Kembali Adopsi Anak? Begini Awal Pertemuannya dengan Thayaka

Mengapa Ruben Onsu Kembali Adopsi Anak? Begini Awal Pertemuannya dengan Thayaka

Ruben Onsu mengungkap alasan mengadopsi Thayaka Putra Onsu, mulai dari pertemuan pertama hingga perenungan saat menjalankan ibadah umrah.
Warteg Kini Hadir di Kereta Api, Penumpang Bisa Pilih Lauk Sendiri dari Etalase

Warteg Kini Hadir di Kereta Api, Penumpang Bisa Pilih Lauk Sendiri dari Etalase

Warteg on Train hadir di KA Batavia relasi Gambir-Solo Balapan sejak 16 Oktober 2026. Penumpang bisa memilih lauk langsung dari etalase seperti di warteg biasa.
Selengkapnya

Viral