News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Tengah Konflik Iran-Israel, Mahasiswa Surabaya di Qom: Kami Masih Aman

Di tengah memanasnya konflik militer antara Israel dan Republik Islam Iran, seorang mahasiswa asal Surabaya yang sedang menimba ilmu di Iran, Muhammad Al-Jufri, menyatakan masih merasa aman dan belum memiliki keinginan untuk pulang ke Indonesia.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 16 Juni 2025 - 13:53 WIB
Muhammad Al-Jufri, mahasiswa asal Surabaya di Iran
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com - Di tengah memanasnya konflik militer antara Israel dan Republik Islam Iran, seorang mahasiswa asal Surabaya yang sedang menimba ilmu di Iran, Muhammad Al-Jufri, menyatakan masih merasa aman dan belum memiliki keinginan untuk pulang ke Indonesia.

Mahasiswa Universitas Al-Musthafa yang berada di Kota Qom ini mengaku kondisinya stabil. Hal itu ia sampaikan saat melakukan video call bersama sejumlah media dan alumni Universitas Al-Musthafa, Ahmad Muadz.

“Cukup stabil. Belum ada sesuatu yang mengharuskan evakuasi atau yang genting,” ujar Al-Jufri yang berasal dari kawasan Boto Putih, Kelurahan Ampel, Kecamatan Semampir, Surabaya, Senin (16/6).

Dalam video call tersebut, suasana di belakang Al-Jufri tampak tenang. Ia menyebut aktivitas harian di Iran masih berjalan seperti biasa. Bahkan jaringan internet di lokasi tempat tinggalnya pun masih dalam kondisi normal.

“Seperti yang disaksikan bersama, video call bisa dilakukan dengan tenang, tak ada halangan. Memang ada beberapa provider yang mengalami gangguan, tapi secara umum masih bisa diakses,” bebernya.

Al-Jufri juga mengonfirmasi bahwa komunikasi antara mahasiswa Indonesia di Iran dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tehran berjalan lancar. KBRI pun telah menyampaikan akan segera melakukan evakuasi apabila situasi berkembang ke arah yang lebih buruk.

“Alhamdulillah, KBRI memiliki komunikasi yang baik dengan kami. Mereka terus update dan menyatakan bahwa jika kondisinya benar-benar genting, evakuasi akan disiapkan,” lanjutnya.

Saat ini, kata Al-Jufri, status siaga memang dinaikkan ke level satu. Namun belum memasuki situasi darurat tingkat tinggi. Ia mengaku masih menjalani rutinitas seperti biasa, termasuk ujian akademik.

“Bangun tidur, masih bisa bikin teh, ngopi. Orang-orang Iran juga terlihat jalan-jalan, duduk di taman, ziarah, dan aktivitas normal lainnya,” tuturnya.

Meskipun beberapa universitas di ibu kota Tehran terdampak akibat serangan rudal, aktivitas perkuliahan di Qom relatif aman. Ujian akhir semester pun tetap dijadwalkan berjalan seperti biasa.

Sementara itu, Ahmad Muadz, alumni Universitas Al-Musthafa yang kini berdomisili di Jawa Timur, menegaskan bahwa kondisi mahasiswa Indonesia, khususnya asal Jatim, masih terkendali.

“Awalnya kita khawatir karena banyak informasi simpang siur. Tapi setelah berkomunikasi langsung, situasinya ternyata tidak seburuk yang dibayangkan,” jelas pria asal Sidoarjo ini.

Menurut Muadz, mahasiswa asal Jatim di Iran tetap menjalani aktivitas belajar dan sosial seperti biasa. Ia mengimbau masyarakat, terutama keluarga para mahasiswa, untuk tidak panik secara berlebihan.

“Proses belajar-mengajar masih berlangsung. Memang ada satu dua kampus yang sempat dihentikan sementara, terutama yang terdampak langsung. Tapi sebagian besar masih berjalan normal,” tandasnya.

Sebagai informasi, Iran dan Israel tengah terlibat dalam ketegangan bersenjata yang melibatkan serangan rudal ke wilayah masing-masing. Beberapa kota besar seperti Tehran dan Tel Aviv dilaporkan menjadi target serangan militer. (zaz/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Ungkap Seorang Pejabat di Kemenhut Terima Uang 12.500 Dolar Singapura dari Bupati Kuansing

KPK Ungkap Seorang Pejabat di Kemenhut Terima Uang 12.500 Dolar Singapura dari Bupati Kuansing

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya dugaan pemberian dari Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif, Suhardiman Amby ke salah satu pejabat yang ada di Kemenhut.
Pernyataan Resmi RSUD Ruteng usai Dokter Beni Hina Yurizal Tri Chaerawan Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

Pernyataan Resmi RSUD Ruteng usai Dokter Beni Hina Yurizal Tri Chaerawan Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

RSUD Ruteng resmi merilis pernyataan sikapnya. RS telah menindaklanjuti dokter Beni Christian Sihombing usai cibir pasien BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan.
TelkomGroup Tanam 20 Ribu Mangrove, Menumbuhkan Ketahanan Ekosistem Pesisir

TelkomGroup Tanam 20 Ribu Mangrove, Menumbuhkan Ketahanan Ekosistem Pesisir

TelkomGroup melakukan penanaman puluhan ribu mangrove sebagai bagian agian dari program GoZero%, Save our Planet dalam menciptakan dampak berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.
Kapolda DIY Respons Ramainya Isu Kerusuhan Agustus 2026: Situasi Kondusif, Intelijen Terus Memantau

Kapolda DIY Respons Ramainya Isu Kerusuhan Agustus 2026: Situasi Kondusif, Intelijen Terus Memantau

Ramainya perbincangan mengenai isu dugaan kerusuhan yang disebut-sebut akan terjadi pada Agustus 2025 mendapat perhatian dari jajaran kepolisian termasuk Polda DI Yogyakarta. 
Bahas Strategi Antisipasi Penipuan Mengatasnamakan Perusahaan, Taspen dan Pelni Gelar Mitigasi Bersama

Bahas Strategi Antisipasi Penipuan Mengatasnamakan Perusahaan, Taspen dan Pelni Gelar Mitigasi Bersama

Taspen dan Pelni menggelar pertemuan bersama untuk berdiskusi mengenai berbagai upaya pencegahan dan penanganan penipuan yang mengatasnamakan BUMN.
RSUP Dr Sardjito Ambil Sikap Tegas Usai Viral Cibiran Pasien BPJS, Dokter PPDS Elda Putri Ditarik dari Stase

RSUP Dr Sardjito Ambil Sikap Tegas Usai Viral Cibiran Pasien BPJS, Dokter PPDS Elda Putri Ditarik dari Stase

RSUP Dr Sardjito mengambil sikap tegas menyusul viralnya unggahan di media sosial yang diduga berisi cibiran terhadap pasien BPJS Kesehatan oleh seorang dokter bernama Elda Putri Rahardini.

Trending

Timnas Indonesia Mendadak Disinggung Filipina, The Azkals Optimistis Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Mendadak Disinggung Filipina, The Azkals Optimistis Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026

Timnas Indonesia mendadak disinggung oleh Filipina, jelang menjalani laga hidup dan mati melawan Malaysia. The Azkals yakin bahwa mereka bisa bersaing di perebutan tiket ke semifinal Piala AFF 2026 melalui peringkat ketiga terbaik.
Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas korban mutilasi di Depok akhirnya terungkap. Ternyata dia sempat dilaporkan hilang oleh istrinya pada 25 Juli 2026.
Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).
Justin Hubner Adu Mulut dengan Pemain Vietnam di Media Sosial, Imbas Ejek Kekalahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Justin Hubner Adu Mulut dengan Pemain Vietnam di Media Sosial, Imbas Ejek Kekalahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Justin Hubner terlibat adu mulut dengan pemain Vietnam di media sosial usai kekalahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Bintang Garuda memberikan komentar pedas.
5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

Siapa saja dokter dan nakes yang menghujat Yurizal Tri Chaerawan? Simak daftar 5 sosok viral usai mengomentari pasien BPJS yang meninggal dunia itu.
John Herdman Resmi Coret Satu Pemain, Bagaimana Line-up Timnas Indonesia Vs Singapura?

John Herdman Resmi Coret Satu Pemain, Bagaimana Line-up Timnas Indonesia Vs Singapura?

Timnas Indonesia dipastikan tanpa Marselino Ferdinan melawan Singapura di Piala AFF 2026. John Herdman wajib mencari solusi demi menjaga peluang lolos semifinal.
Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Selengkapnya

Viral