News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Dipukul dan Ditendang Anak Berkali-kali, Ibu di Bekasi Ini Malah Salahkan Diri Sendiri Bilang Kalau Dia..

Sambil menangis Meylani, ibu yang dianiaya oleh anaknya di Bekasi, beberkan kronologi awal penganiayaan. Detik-detik sang anak mengamuk ternyata gara-gara..
Senin, 23 Juni 2025 - 16:52 WIB
Ibu yang dianiaya anak kandungnya sendiri di Bekasi
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Bekasi, tvOnenews.com - Sambil menangis Meylani, ibu yang dianiaya oleh anaknya di Bekasi, Jawa Barat beberkan kronologi awal penganiayaan.

Sebelum penganiayaan itu terjadi sang ibu mengaku jika anaknya berinisial MIEC (23) memaksa meminta uang kepadanya sebesar Rp30 ribu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Minta uang, enggak ngerti, buat ongkos katanya bilang. (ongkos) buat kerja," katanya, dikutip dari video yang diunggah oleh akun TikTok @nenk.z, Senin (23/6/2025).

Sang ibu menyebut jika anaknya memang belum memiliki pekerjaan tetap, namun ada beberapa pekerjaan serabutan seperti memasang tenda (pesta).

Detik-detik seorang anak aniaya ibu kandungnya di Bekasi, Jawa Barat.
Detik-detik seorang anak aniaya ibu kandungnya di Bekasi, Jawa Barat.
Sumber :
  • Tangkapan Layar

 

"(minta) Rp30 ribu, tapi saya enggak punya duit kan. tapi saya lagi ada kerjaan di tempat tetangga," katanya.

Namun, saat itu sang anak tetap memaksa, dan meminta sang ibu agar meminjam uang kepada temannya.

Sang ibu sempat menghubungi orang untuk meminjam uang, namun temannya juga tengah tidak memegang uang saat itu.

Sang anak tersulut emosi saat sang ibu menyimpan HP yang tengah dipakainya. Sang anak menuding ibunya membanting HP miliknya.

"Naruh handphone cuma begini doang kagak dibanting. 'Kagak ngebanting handphone kamu kok'," katanya sambal memperagakan gerakannya.

Dari situ sang anak langsung ngamuk, memukul sang ibu berkali-kali. Melempar sandal ke arah kepala hingga menendang sang ibu hingga tersungkur.

Akibatnya, MS mengalami memar di beberapa bagian tubuhnya, seperti pinggang, kepala, dan paha.

"Sakit kalua dipegang," katanya.

Mirisnya, setelah mendapat penganiayaan, sang ibu justru merasa bersalah karena telah salah dalam mendidik anaknya.

"Saya juga salah ngedidik kali ya," katanya sambil menangis.

"Saya harus bagaimana ya mikirnya? sampai sebegitunya," tambahnya sambil tertunduk.

Pelaku penganiayaan terhadap ibu kandung di Bekasi, Jawa Barat.
Pelaku penganiayaan terhadap ibu kandung di Bekasi, Jawa Barat.
Sumber :
  • Instagram @dhemit_is_back01

 

Meylani mengaku anak semata wayangnya tersebut sudah sering meminta uang dan marah jika kemauannya tak dituruti sampai melakukan kekerasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang enggak cuma sekali begitu," ujar Meylani.

Selama ini, sang anak sering melakukan kekerasan kepada dirinya jika tak dituruti keinginannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Selengkapnya

Viral