News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPRD: DAU Pemkot Serang Banten Terancam Ditahan Pemerintah Pusat

DAU yang diterima Pemkot Serang, Banten terancam ditahan pemerintah pusat jika dalam 15 hari ke depan reposisi Perda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah tidak kunjung diselesaikan.
Kamis, 26 Juni 2025 - 06:48 WIB
Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Banten terancam ditahan pemerintah pusat jika dalam 15 hari ke depan reposisi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah tidak kunjung diselesaikan.

Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman menjelaskan, Perda Nomor 1 Tahun 2024 harus segera direposisi karena ada pasal-pasal yang dinilai bertentangan dengan aturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pemerintah pusat memberikan waktu 15 hari untuk dilakukan perbaikan. Kalau tidak selesai, konsekuensinya DAU akan ditahan sekian persen,” ujarnya mengutip Antara pada Kamis.

Selain reposisi, Muji juga membuka kemungkinan adanya penyesuaian tarif dalam Perda tersebut. 

"Kemungkinan ada beberapa perubahan tarif, dan beberapa hal yang belum diatur di Perda ini juga akan dimasukkan. Tapi tentu harus mengacu pada peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi,” tegasnya.

Pihaknya menekankan perubahan tarif akan mempertimbangkan situasi dan kondisi perekonomian masyarakat. 

“Kalau ada aturan yang mengatur sekian persen, ya harus kita ikuti. Tapi kalau tidak ada, tentu akan kita bahas bersama Pemkot Serang,” jelasnya.

Reposisi Perda ini, kata Muji, tinggal memasukkan pasal-pasal perubahan pada retribusi sebelum disahkan melalui rapat paripurna DPRD Kota Serang. 

“Tahap selanjutnya adalah mendengar pandangan dan tanggapan fraksi-fraksi di DPRD,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang, W Hari Pamungkas, mengatakan, Pemkot Serang akan mengkaji terlebih dahulu dengan pihak legislatif, karena khawatir terjadi kegaduhan dari masyarakat terhadap penerapan perpajakan ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, lanjut dia, Pemkot Serang akan melakukan skema-skema jenjang tarif pajak yang akan diterapkan.

"Angka 0,5 persen itu angka maksimal. Bisa 0,35 bisa 0,31 yang penting tidak menimbulkan biaya ekonomi tinggi dan tidak ada kegaduhan di masyarakat," katanya.(ant/ree)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sisi Gelap Followership: Mengapa Ghislaine Maxwell Lebih Berbahaya dari Jeffrey Epstein?

Sisi Gelap Followership: Mengapa Ghislaine Maxwell Lebih Berbahaya dari Jeffrey Epstein?

Kasus Epstein kembali menjadi sorotan global pada awal Februari 2026 ini sebab rilis besar-besaran jutaan dokumen (mega-dump files) investigasi yang sebelumnya
Menko Airlangga Klaim Ketahanan Ekonomi RI Bukan Kebetulan, Ungkap Hasil dari Kredibilitas

Menko Airlangga Klaim Ketahanan Ekonomi RI Bukan Kebetulan, Ungkap Hasil dari Kredibilitas

Menko Airlangga menegaskan ketahanan ekonomi RI ditopang oleh bauran kebijakan yang terkoordinasi, penguatan sinergi lintas sektor, dan komunikasi kebijakan yang konsisten.
Klasemen Proliga 2026, Putri: Catat Kemenangan Kelima Musim INi, Jakarta Electric PLN Langsung Meroket ke Peringkat Tiga

Klasemen Proliga 2026, Putri: Catat Kemenangan Kelima Musim INi, Jakarta Electric PLN Langsung Meroket ke Peringkat Tiga

Klasemen Proliga 2026 sektor putri usai duel yang mempertemukan Jakarta Electric PLN menghadapi Bandung BJB Tandamata.
14 Bangunan Asrama Santri Ponpes Panyeppen Pamekasan Hangus Terbakar

14 Bangunan Asrama Santri Ponpes Panyeppen Pamekasan Hangus Terbakar

14 bangunan asrama santri putra di Pondok Pesantren Panyeppen, Kabupaten Pamekasan, ludes terbakar
KPK Periksa Intensif John Field, Pemilik PT Blueray yang Menyerahkan Diri Sabtu Dini Hari

KPK Periksa Intensif John Field, Pemilik PT Blueray yang Menyerahkan Diri Sabtu Dini Hari

John Field (JF), pemilik PT Blueray akhirnya menyerahkan diri setelah sebelumnya kabur saat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Tangisan Ibu Pecah Usai Anak Perempuannya Tewas Digilas Loader, Sebelum Tewas: Tunggu Ma, Saya Carikan Uang Beli Beras

Tangisan Ibu Pecah Usai Anak Perempuannya Tewas Digilas Loader, Sebelum Tewas: Tunggu Ma, Saya Carikan Uang Beli Beras

Viral, sebuah potongan video yang mengisahkan tangisan seorang ibu pecah usai melihat anaknya tewas digilas alat berat jenis loader di media sosial. Sontak,

Trending

Adam Przybek Dicoret, Persib Bandung Daftarkan Sang Legenda yang Sudah Pensiun di Putaran Kedua Super League

Adam Przybek Dicoret, Persib Bandung Daftarkan Sang Legenda yang Sudah Pensiun di Putaran Kedua Super League

Kejutan diberikan oleh Persib Bandung setelah Adam Przybek tak masuk skuad Super League. Sang legenda Made Wirawan tiba-tiba terdaftar pemain di putaran kedua.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Striker Keturunan Depok yang Minat Bela Timnas Indonesia Menggila di Belanda

Kabar Gembira untuk John Herdman, Striker Keturunan Depok yang Minat Bela Timnas Indonesia Menggila di Belanda

Kabar positif untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Striker keturunan Depok yang terbuka gabung skuad Garuda, Dean Zandbergen, menggila di Belanda.
Bantai Al Ittihad, Ada di Posisi ke Berapa Al Nassr dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

Bantai Al Ittihad, Ada di Posisi ke Berapa Al Nassr dalam Klasemen Sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?

Lantas, setelah berhasil 'membantai' Al Ittihad dengan dua gol tanpa balas, ada di posisi ke berapa Al Nassr dalam klasemen sementara Liga Pro Saudi 2025/2026?
Tembok Tinggi Medis AC Milan: Mengapa Rossoneri Berani Batalkan Kesepakatan 30 Juta Euro di Detik Akhir Bursa Transfer?

Tembok Tinggi Medis AC Milan: Mengapa Rossoneri Berani Batalkan Kesepakatan 30 Juta Euro di Detik Akhir Bursa Transfer?

Badai polemik masih mengiringi AC Milan meski bursa transfer musim dingin telah resmi ditutup. Kegagalan Rossoneri memboyong Jean-Philippe Mateta jadi sorotan.
Profil dan Harta Kekayaan Wabup Klaten Benny Indra Ardhianto yang Wafat di RSUP Kariadi

Profil dan Harta Kekayaan Wabup Klaten Benny Indra Ardhianto yang Wafat di RSUP Kariadi

Profil lengkap dan harta kekayaan Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang meninggal dunia di RSUP Kariadi Semarang, Sabtu (7/2/2026).
Chivu Mastermind Kembali Diuji, Inter Milan Lagi-lagi Bakal Rotasi Besar saat Hadapi Sassuolo karena Banyak Pilar Absen

Chivu Mastermind Kembali Diuji, Inter Milan Lagi-lagi Bakal Rotasi Besar saat Hadapi Sassuolo karena Banyak Pilar Absen

Inter Milan akan menghadapi Sassuolo pada akhir pekan ini dengan kondisi skuad yang belum sepenuhnya ideal. Pelatih Cristian Chivu masih harus memutar otak.
Wabup Klaten Meninggal Dunia Tinggalkan Istri dan Dua Anak, Rencana Dimakamkan di Jonggrangan

Wabup Klaten Meninggal Dunia Tinggalkan Istri dan Dua Anak, Rencana Dimakamkan di Jonggrangan

Wabup Klaten meninggal dunia hari ini. Benny Indra Ardhianto wafat di usia 33 tahun dan meninggalkan satu istri serta dua anak. Simak informasinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT