GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tim Sancang Polres Garut Ciduk Geng Motor yang Meresahkan Masyarakat

Tim Sancang Polres Garut menciduk sejumlah anggota geng motor yang selama ini dilaporkan telah meresahkan masyarakat salah satunya melakukan tindak kekerasan di Kabupaten Garut, Jawa Barat
Kamis, 26 Juni 2025 - 20:54 WIB
Tim Sancang Polres Garut Ciduk Geng Motor yang Meresahkan Masyarakat
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Tim Sancang Polres Garut menciduk sejumlah anggota geng motor yang selama ini dilaporkan telah meresahkan masyarakat salah satunya melakukan tindak kekerasan di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Keberadaan geng motor atau kelompok serupa lainnya yang meresahkan masyarakat tidak akan diberi ruang di wilayah hukum Garut," kata Wakil Kepala Polres Garut Kompol Bayu Tri Nugraha usai memeriksa anggota geng motor yang diamankan di jalanan lalu di bawa ke Markas Polres Garut, mengutip Antara pada Kamis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menuturkan anggota geng motor Moonraker dari Kecamatan Kadungora, Garut itu dibawa oleh Tim Sancang Polres Garut bersama jajaran polsek setempat karena dilaporkan telah meresahkan masyarakat.

Selain meresahkan, kata dia, adanya laporan dari masyarakat telah melakukan penganiayaan terhadap pemuda yang juga sama-sama anggota geng motor di Kecamatan Leles.

Ia menyampaikan hasil operasi penangkapan geng motor tersebut diketahui ada salah seorang yang menjadi pelaku penganiayaan, kemudian dipisahkan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, dan dua orang lagi masih dalam pengejaran polisi.

"Untuk tiga pelaku penganiayaan akan kami proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," jelasnya.

Bayu menegaskan keberadaan berandalan bermotor Moonraker di wilayah tersebut sudah meresahkan masyarakat, untuk itu Polres Garut membubarkannya dan tidak boleh ada lagi kegiatan di wilayah Kadungora dan sekitarnya.

"Geng Moonraker Kadungora secara resmi kami bubarkan," lanjutnya.

Anggota geng motor yang diamankan polisi berjumlah 16 orang, dalam kelompok mereka itu terdapat tiga orang yang melakukan aksi penganiayaan terhadap anggota geng motornya.

Video aksi penganiayaan itu sempat ramai tersebar di media sosial berdurasi 36 detik dengan menunjukkan lokasinya di kawasan persimpangan Nangkaleah, Desa/Kecamatan Leles, Garut pada 21 Juni 2025.

Hasil penyelidikan kasus tersebut akhirnya dapat diketahui pelakunya berandalan bermotor, lalu berhasil diamankan dan akhirnya terdeteksi pelaku penganiayaan yakni inisisal MA (26) sudah ditahan, sedangkan B (25), dan Z (26) masih dalam pengejaran polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi juga menyita atribut yang dipakai geng motor tersebut seperti bendera, jaket, pakaian dan simbol kelompoknya untuk dijadikan barang bukti.

Anggota geng motor tersebut yang tidak terlibat dalam aksi penganiayaan diberikan pembinaan, untuk selanjutnya diserahkan kepada orang tuanya masing-masing.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Dedi Mulyadi Minta Dinkes Jabar Tingkatkan Kewaspadaan Antisipasi Penyebaran Hantavirus, Sebut Respons Cepat Jadi Kunci Utama

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memerintahkan Dinkes Jabar untuk memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit akibat Hantavirus. 
Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Presiden Prabowo menaikkan gaji hakim secara signifikan hingga mendekati 300 persen sebagai upaya memperkuat independensi dan mencegah praktik suap dalam sistem peradilan.
Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026: Trio Asing Baru Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Tampil Impresif

Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026: Trio Asing Baru Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Tampil Impresif

Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026 setelah pertandingan Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Zhaiyk VC yang berlangsung pada hari Rabu, 13 Mei.
Ramai Diprotes, MPR Sebut Polemik Lomba Cerdas Cermat Jadi Latihan Demokrasi

Ramai Diprotes, MPR Sebut Polemik Lomba Cerdas Cermat Jadi Latihan Demokrasi

Ketua MPR Ahmad Muzani menyebut polemik LCC 4 Pilar di Kalbar sebagai bagian dari latihan demokrasi dan memastikan final akan diulang.
Tak Ingin Kekumuhan Dibiarkan, Dedi Mulyadi soal 35 Tahun Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar: Fungsi Harus Dikembalikan Sebagaimana Mestinya

Tak Ingin Kekumuhan Dibiarkan, Dedi Mulyadi soal 35 Tahun Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar: Fungsi Harus Dikembalikan Sebagaimana Mestinya

Tak ingin kekumuhan dibiarkan berkepanjangan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terjun langsung untuk menertibkan kios-kios liar yang telah puluhan tahun memenuhi trotoar di Kota Bandung.
Pembangunan Papua Jadi Perhatian, Infrastruktur hingga Pendidikan Terus Didorong

Pembangunan Papua Jadi Perhatian, Infrastruktur hingga Pendidikan Terus Didorong

Pakar Unpad Rusdin Tahir menilai Papua perlu dipahami secara objektif dan utuh, termasuk melihat capaian pembangunan dan tantangan yang masih dihadapi.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral