GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Simak Jadwal Tampil Prambanan Jazz yang Akan Digelar Minggu Depan

Jelang acara tahunan ini digelar, Prambanan Jazz pun telah merilis jadwal tampil alias rundown festival dimulai. 
Minggu, 29 Juni 2025 - 02:27 WIB
Simak Jadwal Tampil Prambanan Jazz yang Akan Digelar Minggu Depan
Sumber :
  • Prambanan Jazz

Jakarta, tvOnenews.com - Tak terasa Prambanan Jazz akan digelar pada akhir pekan mendatang tepatnya 4-6 Juli 2025. 

Jelang acara tahunan ini digelar, Prambanan Jazz yang dipromotori oleh Rajawali Indonesia ini pun telah merilis jadwal tampil alias rundown festival dimulai. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Panggung konser akan dibuat dua panggung, BRImo Stage dan QLola Stage dimana para pengisi acara akan menghibur calon penontonnya. 

Untuk itu, perlu diperhatikan dimana musisi yang ingin ditonton akan berada di panggung. 

Setiap harinya, akan ada musisi yang akan menghibur penonton. 

Sebut saja di hari pertama akan ada musisi asal Korea Selatan Eaj, band legenda Java Jive, penyanyi Yuni Sara, Bernadya, Tulus, Sal Priadi, Ebiet G Ade, Harvey Malaihollo, Modulus, Banda Neira, dan lainnya. 

Di hari kedua, Eaj akan tampil kembali dengan musisi lain seperti Pamungkas, Kunto Aji, Kla Project+Hendri Lamiri, Raisa+Bernaydya, Nadin Amizah, Teddy Adhitya, Nasida Ria, Kahitna, Karimata, Letto X Kiai Kanjeng, Yovie & Nuno, Dere, dan lainnya. 

Pada hari terakhir, Dewa 19 bersama Marcello Tahitoe akan menutup kemeriahan Prambanan Jazz dengan musisi lainnya seperti Maliq & D'Essentials, Vina Panduwinata, Kenny G, Ari Lasso, Gigi, Reality Club, dan musisi lainnya. 

Sementara itu, penjualan tiket dibuka dengan harga Reguler dari berbagai kategori seperti Festival, Super Festival dan VIP Jazzmine. 

Tiket dijual mulai harga Rp500 ribu hingga Rp2 juta untuk Daily Pass dan Rp1,25 juta hingga Rp2,5 juta untuk 3 day pass. 

Berikut Jadwal Tampil Prambanan Jazz 2025:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(Ditulis berdasarkan urutan tampil)
Jumat, 4 Juli 2025
- BRImo Stage: Pendarra, The Lantis, Banda Neira, Societeit De Harmonie, Juicy Luicy, Sal Priadi, Tulus, Bernadya, dan Eaj
- QLola Stage: Rafi Sudirman, Im Jazz Kids Superband-Senandung, Primasuara, Erwin Mercy's Band, Tantowi Yahya & Crossroads, Modulus, Harvey Malaihollo, Ebiet G Ade, Yuni Shara, dan Java Jive

Sabtu, 5 Juli 2025
- BRImo Stage: Komunitas Jogja 90's, Monita Tahalea, Rony Parulian, Dee, Letto X Kiai Kanjeng, Kahitna, Raisa+Bernadya, Kla Project+Hendri Lamiri
- QLola Stage: Om Lorenza, Im Jazz Kids Superkids - Irama, Panbers, Yovie & Nuno, Karimata, Nasida Ria, Teddy Adhitya, Nadin Amizah, Kunto Aji, dan Pamungkas

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.
Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Pengaturan aktivitas fisik menjadi perhatian utama bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Setelah sempat melakukan pelarian lintas provinsi, pelarian AS, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, akhirnya terhenti. 

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral