News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Iran Nyatakan Tetap Berkomitmen pada Perjanjian Nonproliferasi Nuklir

Iran mengonfirmasi pada Kamis (3/7) bahwa pihaknya tetap berkomitmen pada Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dan Perjanjian Pengamanannya.
Jumat, 4 Juli 2025 - 10:27 WIB
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Iran mengonfirmasi pada Kamis (3/7) bahwa pihaknya tetap berkomitmen pada Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) dan Perjanjian Pengamanannya.

Konfirmasi tersebut muncul sehari setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani undang-undang yang disahkan oleh parlemen yang mengharuskan pemerintah untuk menangguhkan kerja sama dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di akun X-nya menulis bahwa kerja sama Iran dengan IAEA akan disalurkan melalui Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran untuk alasan keselamatan dan keamanan yang jelas sesuai dengan undang-undang baru oleh parlemen.

Araghchi mengatakan bahwa penandatanganan undang-undang baru tersebut dipicu oleh serangan tidak sah terhadap fasilitas nuklir Iran oleh Israel dan AS.

Menlu Iran itu mengkritik dukungan Jerman terhadap serangan Israel baru-baru ini terhadap Iran dan situs nuklirnya.

"Jerman juga secara memalukan mendukung serangan tidak sah AS terhadap fasilitas nuklir Iran, yang melanggar hukum internasional, NPT, dan Piagam PBB," katanya, mengutip Antara pada Jumat.

Araghchi mengatakan seruan Jerman untuk "pengayaan nol" di Iran sama saja dengan penolakan kesepakatan nuklir 2015.

"Rakyat Iran sudah muak dengan dukungan Jerman ala Nazi terhadap Genosida di Gaza, dan dukungannya terhadap perang (mantan presiden Irak) Saddam terhadap Iran dengan menyediakan bahan untuk senjata kimia," lanjutnya.

"Dukungan eksplisit Jerman terhadap pengeboman Iran telah menghapus anggapan bahwa rezim Jerman menyimpang sesuatu selain kebencian terhadap rakyat Iran," tambahnya.

Pada Rabu, Jerman mengkritik undang-undang baru Iran untuk menangguhkan kerja sama dengan IAEA, menyebutnya sebagai "sinyal yang menghancurkan."

Undang-undang tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan pengawas nuklir PBB tersebut mengenai akses pemantauan dan transparansi setelah konfrontasi militer baru-baru ini dengan Israel dan AS.

Konflik selama 12 hari antara Israel dan Iran meletus pada 13 Juni ketika Israel melancarkan serangan udara terhadap situs militer dan nuklir Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teheran melancarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak sebagai balasan, sedangkan AS mengebom tiga situs nuklir Iran.

Konflik tersebut terhenti berkat gencatan senjata yang disponsori AS dan mulai berlaku pada 24 Juni.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tewasnya Karumga Febrie Adriansyah Masih Bisteri, LPSK Datangi Keluarga Sutrimo di Banyumas

Tewasnya Karumga Febrie Adriansyah Masih Bisteri, LPSK Datangi Keluarga Sutrimo di Banyumas

Wakil Ketua LPSK Susilaningtias mengatakan pihaknya akan melakukan pendekatan secara langsung kepada keluarga Sutrimo.
MTQ XXXIV Kalbar Sukses Digelar Kayong Utara, Kabupaten Kubu Raya Sukses Rebut Gelar Mahkota dari Mempawah

MTQ XXXIV Kalbar Sukses Digelar Kayong Utara, Kabupaten Kubu Raya Sukses Rebut Gelar Mahkota dari Mempawah

Kubu Raya pulang dengan membawa gelar juara umum dari kegiatan tersebut. Sementara, Kabupaten Mempawah harus merelakan mahkota tujuh kali berturut-turut dipertahankan.
Status WA Terakhir Aiptu Asep Suhara Sebelum Meninggal Korban Tabrak Lari, Singgung soal Anak

Status WA Terakhir Aiptu Asep Suhara Sebelum Meninggal Korban Tabrak Lari, Singgung soal Anak

Status WhatsApp terakhir Aiptu Asep Suhara anggota Polrestabes Bandung yang meninggal dunia jadi korban tabrak lari, singgung soal anak.
Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Jadi Target Bom Bunuh Diri

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Jadi Target Bom Bunuh Diri

Megabintang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo menjadi target bom bunuh diri selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Sudah Diniatkan Sejak Awal, 2 Barang Berharga Korban Diambil Pelaku dalam Kasus Mutilasi di Depok

Sudah Diniatkan Sejak Awal, 2 Barang Berharga Korban Diambil Pelaku dalam Kasus Mutilasi di Depok

Sejauh ini penyidik belum menyimpulkan dugaan hubungan sesama jenis menjadi motif pembunuhan tersebut. Sehingga masih didalami, dan mencari bagian tubuh yang...
Dukung Kreativitas dan UMKM Batik Indonesia, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik Nasional "Corak Cerita Nusantara"

Dukung Kreativitas dan UMKM Batik Indonesia, ShopeePay dan SPayLater Gelar Kompetisi Desain Batik Nasional "Corak Cerita Nusantara"

ShopeePay dan SPayLater terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui berbagai inisiatif.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral