GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PKB Sebut Putusan MK Bikin Anggaran Pemilu Bengkak

Putusan MK soal Pemilu dinilai berdampak terhadap beban kerja partai politik yang menjadi lebih banyak. Salah satunya, mencari saksi untuk Pemilu nasional.
Jumat, 4 Juli 2025 - 18:44 WIB
Diskusi PKB soal ‘Proyeksi Desain Pemilu Pasca Putusan MK’ di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2025).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengkritik putusan teranyar Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan pemilu nasional dan pemilu daerah dilaksanakan secara terpisah.

Dia menyebut putusan itu berdampak terhadap beban kerja partai politik yang menjadi lebih banyak. Salah satunya, mencari saksi untuk Pemilu nasional (Pilpres, Pileg DPR, DPD) dan Pemilu daerah (Pilkada, Pileg DPRD).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang pemilu lokal dan nasional itu ya tentu kami dua kali kerja kalau partai politik. Yang pertama, menyiapkan saksi untuk pemilu nasional. Yang kedua, kami juga menyiapkan saksi untuk pemilu lokal,” ujar Jazilul dalam diskusi Fraksi PKB di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2025).

Tak hanya itu, Jazilul mengatakan pemisahan pelaksanaan pemilu nasional dan pemilu daerah juga membuat anggaran yang dikeluarkan bertambah.

Sebab, MK memutuskan ada jeda waktu 2 atau 2,5 tahun untuk menyelenggaran pemilu daerah terhitung sejak pelantikan calon terpilih pada pemilu nasional.

"Yang memilih itu-itu juga, yang memilih di nasional itu, yang memilih di lokal itu, waktunya yang dibedakan, (pemilih) tidak ada yang berubah, karena waktu yang dibedakan ada konsekuensi terhadap dana, terhadap anggaran,” ungkap Ketua Fraksi PKB itu.

“Ini dibuat dua kali, itu artinya ibarat mantenan itu ada jam pagi, jam sore. Itu artinya konsumsinya, penyelenggaranya itu yang nambah biaya. Kita kan harus menyiapkan juga untuk saksinya di Pilpres, saksinya juga di DPRD,” tambah Jazilul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas hal ini, Jazilul menyayangkan MK tidak mempertimbangkan faktor implikasi kepada pemerintah daerah hingga keuangan negara dalam mengetok putusan.

“Karena putusan MK ini kan terkait dengan pemilu tapi implikasinya kepada pemerintah daerah, kepada otonomi daerah, kepada keuangan negara itu banyak implikasinya. Itu yang tidak dihitung dan tidak dilihat di dalam putusan,” tuturnya. (saa/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Bandung Mengeluarkan Pernyataan Resmi usai Kena Sanksi AFC Rp3,5 Miliar, Singgung Ulah Oknum Bobotoh yang Bikin Rugi Besar

Persib Bandung Mengeluarkan Pernyataan Resmi usai Kena Sanksi AFC Rp3,5 Miliar, Singgung Ulah Oknum Bobotoh yang Bikin Rugi Besar

Persib Bandung buka suara usai dijatuhi sanksi AFC berupa denda Rp3,5 miliar dan hukuman stadion, manajemen singgung kerugian besar akibat ulah oknum Bobotoh.
Terungkap, Alasan Utama SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Ulang Lomba Cerdas Cermat MPR

Terungkap, Alasan Utama SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Ulang Lomba Cerdas Cermat MPR

Akhirnya terungkap alasan Utama SMAN 1 Pontianak tidak ikut ulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR di Kalimatan Barat. Bahkan, SMAN 1 Pontianak hormati hasil
Penyakit Kambuh, Jamaah Haji Asal Kabupaten Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci

Penyakit Kambuh, Jamaah Haji Asal Kabupaten Probolinggo Meninggal Dunia di Tanah Suci

Duka menyelimuti jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo, setelah seorang jamaah dari Kecamatan Bantaran meninggal dunia di Tanah Suci Makkah. 
Polisi Gerebek Tempat Hiburan Malam di Daan Mogot, Diduga Jadi Tempat Prostitusi Libatkan Anak di Bawah Umur

Polisi Gerebek Tempat Hiburan Malam di Daan Mogot, Diduga Jadi Tempat Prostitusi Libatkan Anak di Bawah Umur

Polres Metro Jakarta Barat mengungkap dugaan kasus prostitusi di sebuah sebuah tempat karaoke dan bar di kawasan Jalan Daan Mogot, Kedoya Utara, Kebon Jeruk.
Dua Juri Tidak Minta Maaf Secara Langsung soal Polemik LCC MPR Kalbar, Malah Diwakili Lembaga

Dua Juri Tidak Minta Maaf Secara Langsung soal Polemik LCC MPR Kalbar, Malah Diwakili Lembaga

Dua dewan juri yang bertugas saat Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalimantan Barat tidak menyampaikan permintaan maaf secara pribadi. 
Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan

Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan

Gubernur Khofifah resmikan rehabilitasi dan revitalisasi SMA, SMK dan SLB negeri swasta wilayah Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Pacitan.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral