GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi I DPR RI Minta Jabarkan Visi Presiden kepada 12 Calon Dubes dalam Fit and Proper Test

Komisi I DPR RI ungkap materi yang ditanyakan pada 12 calon duta besar (Dubes) saat jalani Fit and Proper Test untuk negara sahabat dan Organisasi Internasional
Minggu, 6 Juli 2025 - 15:41 WIB
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta
Sumber :
  • Melalusa Susthira-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi I DPR RI mengungkap materi yang ditanyakan kepada 12 calon duta besar (Dubes) saat menjalani Fit and Proper Test untuk negara sahabat dan Organisasi Internasional di Gedung DPR RI, pada Minggu (6/7/2025).

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta mengatakan bahwa materi yang akan diujikan terhadap calon Dubes yakni menjabarkan visi Presiden RI, Prabowo Subianto yang dikaitkan dengan negara penempatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi, pada intinya paparan para dubes ini bukan visi dan misi pribadi, tapi menerjemahkan visi dan misi Presiden terkait dengan negara tempatan,” kata Sukamta, kepada wartawan, Minggu (6/7/2025).

Kemudian Sukamta mengungkapkan nantinya para calon Dubes ini diuji mengenai cara membangun kinerja hingga target yang akan dicapai di negara penempatannya.

“Bagaimana mereka menguasai persoalannya dan bagaimana mereka membangun kinerjanya dan target-target apa yang akan mereka lakukan, kira-kira begitulah,” jelas Sukamta.

Usai para calon Dubes menjalani fit and proper test, Sukamta mengatakan bahwa pihaknya akan melaksanakan rapat untuk mengambil keputusan.

“Hari ini Komisi I akan menjatuhkan rapat untuk mengambil keputusan, siapa yang fit and proper, siapa yang lolos, siapa yang hasil berikutnya, itu akan diputuskan. Tapi nanti kami harus melaporkan kepada pimpinan DPR dulu,” terang Sukamta.

Untuk diketahui, Komisi I DPR RI kembali menggelar Fit and Proper Test calon duta besar (Dubes) LBBP RI untuk negara sahabat dan Organisasi Internasional di Gedung DPR RI, pada Minggu (6/7/2025).

“Baik, teman-teman semua. Hari ini kita melanjutkan fit proper test hari kedua,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, kepada wartawan, Minggu (6/7/2025).

Lebih lanjut Sukamta menuturkan, fit and proper tes akan dihadiri oleh 12 calon Dubes RI yang diantaranya untuk negara Malaysia hingga Mesir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Nanti calon Dubes yang akan hadir diantaranya dari Mesir, dari Korea Utara, dari Oman, kemudian dari Malaysia, Kuala Lumpur, dan lain-lain. Sisanya dari yang sudah hadir kemarin,” ungkap Sukamta.

Adapun sejumlah calon Dubes yang mengikuti fit and proper test pertama pada hari ini diantaranya Dubes Korea Utara (Pyongyang) Andi Rahadian, Dubes Ekuador (Quito) Imam A'sari, Dubes Bangladesh (Dhaka) Listyowati, Dubes RI untuk Mesir Kuncoro Giri Waseso, Dubes RI untuk Malaysia Raden Dato Mohammad Iman Hascarya Kusumo, dan Dubes RI untuk Korea Utara, Mayjend (Purn) Gina Yoginda. (ars/muu)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT