News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebumen Siap Mengguncang Dunia: Menjadi Tuan Rumah The 6th Geotourism Festival and International Conference 2025

Kabupaten Kebumen kembali mencatat sejarah penting dalam upaya pengembangan geowisata dan promosi pariwisata berkelanjutan di Indonesia.
Kamis, 10 Juli 2025 - 10:08 WIB
Kebumen Siap Mengguncang Dunia Menjadi Tuan Rumah The 6th Geotourism Festival and International Conference 2025
Sumber :
  • Istimewa

Kebumen, tvOnenews.com - Kabupaten Kebumen kembali mencatat sejarah penting dalam upaya pengembangan geowisata dan promosi pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

Wilayah yang dikenal dengan kekayaan warisan geologisnya ini akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang bergengsi tingkat internasional, The 6th Geotourism Festival and International Conference 2025, yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 12 Juli 2025 di kawasan Kebumen UNESCO Global Geopark.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan mengusung tema utama “Discover Geological Wonders: Promoting Geotourism and Resilience”, acara ini tidak hanya menjadi wadah berbagi pengetahuan, tetapi juga sarana memperkuat jejaring global dalam pengembangan geopark dan geowisata berbasis konservasi dan keberlanjutan.

Tema tersebut dipilih untuk menyoroti pentingnya pelestarian warisan geologi sekaligus mendorong adaptasi dan ketangguhan masyarakat di tengah perubahan lingkungan dan sosial.

Rangkaian Kegiatan Bertaraf Internasional

Festival dan konferensi internasional ini akan berlangsung selama empat hari penuh dengan agenda utama sebagai berikut:

  • 9 Juli 2025 – Workshop on Geotourism and Geopark Development
    Workshop ini akan mempertemukan para praktisi, peneliti, akademisi, dan pengelola geopark dari berbagai belahan dunia untuk mendiskusikan praktik terbaik (best practices) dalam pengembangan geopark. Fokus akan diberikan pada strategi manajemen kawasan geowisata, pelibatan komunitas lokal hingga integrasi teknologi dalam promosi destinasi geopark. Workshop ini menjadi pembuka yang penting untuk membangun pemahaman bersama sebelum berlangsungnya konferensi utama.

  • 10–11 Juli 2025 – International Conference
    Sesi konferensi selama dua hari ini menjadi ajang intelektual yang menampilkan lebih dari 200 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia dan sejumlah negara sahabat. Para pembicara internasional dari Malaysia, Thailand, Korea Selatan serta para ahli dari Indonesia akan menyampaikan presentasi hasil riset, studi kasus, dan pengalaman praktik lapangan terkait dengan: Strategi pengembangan geowisata berbasis masyarakat, pelestarian warisan geologi dan keragaman hayati, peran geopark dalam ketahanan ekologi dan ekonomi serta kolaborasi antarnegara dalam jaringan geopark global.

Kegiatan ini akan menjadi ajang berbagi ilmu pengetahuan yang tidak hanya bermanfaat bagi para profesional, tetapi juga bagi mahasiswa, pelaku usaha pariwisata, pemerintah daerah hingga komunitas pegiat lingkungan.

  • 12 Juli 2025 – Field Trip ke Situs Geowisata Unggulan di Kebumen
    Tidak lengkap rasanya membahas geowisata tanpa melihat langsung keindahan dan nilai ilmiah situs-situs geologi. Peserta konferensi akan diajak menjelajahi lokasi-lokasi penting di kawasan Kebumen UNESCO Global Geopark. Peserta akan diajak menikmati petualangan alam, budaya dan kuliner tradisional. Mulai dari river tubing di Sungai Bedegolan, Kawasan Agro Lembupurwo menikmati trip kebun kelengkeng dan menikmati kuliner spesial ingkung ayam tradisional, mengunjungi Pantai Kembar terpadu untuk belajar konservasi penyu dan diakhiri petualangan di Pantai Menganti menikmati kuliner seafood khas dan pertunjukan seni budaya.

  • 9 – 12 2025  - Geo Expo

Geofest akan menghadirkan mitra Kebumen Geopark, menampilkan geo produk lokal, mitra geotourism, mitra NGO yang berkegiatan di Kawasan Kebumen Geopark.

Menyatukan Dunia dalam Semangat Geowisata Berkelanjutan

Kehadiran ratusan peserta dan puluhan pembicara dari dalam dan luar negeri menjadi bukti bahwa geowisata telah berkembang menjadi sektor yang strategis dan inklusif.

Konferensi ini berperan sebagai jembatan yang mempertemukan kepentingan berbagai pihak: dari pemerintah, akademisi, praktisi hingga komunitas lokal dalam satu visi bersama, yakni menjadikan geopark sebagai motor penggerak pembangunan berkelanjutan.

Dalam pernyataan panitia penyelenggara, disampaikan bahwa kegiatan ini adalah momentum penting untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Kebumen tidak hanya memiliki kekayaan geologi kelas dunia, tetapi juga kesiapan dalam mengelola potensi tersebut secara berkelanjutan.

Dengan komitmen kuat terhadap pelestarian dan pemberdayaan masyarakat, Kebumen diharapkan mampu naik kelas sebagai destinasi geowisata unggulan di tingkat internasional.

Manfaat Strategis bagi Kebumen dan Indonesia

Ajang ini bukan sekadar seremoni, tetapi memiliki implikasi yang besar dalam skala lokal, nasional hingga global. Bagi Kabupaten Kebumen, acara ini menjadi sarana strategis untuk:

  • Meningkatkan visibilitas dan citra daerah sebagai kawasan geowisata kelas dunia

  • Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan UMKM

  • Menumbuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan

  • Membangun kemitraan global yang berkelanjutan dalam jaringan geopark

Sementara itu, bagi Indonesia, acara ini memperkuat posisi negara sebagai bagian penting dari komunitas internasional yang peduli terhadap pelestarian warisan geologi dan pengembangan geowisata. Indonesia, dengan lebih dari 20 kawasan geopark, memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin dalam agenda geopark global di Asia Tenggara.

Harapan dan Arah Masa Depan

Dengan semangat kolaboratif yang menjadi inti dari acara ini, diharapkan The 6th Geotourism Festival and International Conference 2025 menjadi katalisator lahirnya kebijakan, inovasi, dan jaringan kerja baru yang mendukung pengelolaan geopark berkelanjutan.

Pemerintah daerah dan mitra internasional didorong untuk memperkuat kolaborasi jangka panjang melalui program-program edukatif, pertukaran pengetahuan hingga pengembangan destinasi wisata yang inklusif dan ramah lingkungan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai penutup, penyelenggaraan festival dan konferensi ini menegaskan bahwa geowisata bukan sekadar wisata alam, melainkan sebuah pendekatan holistik yang menggabungkan ilmu pengetahuan, kebudayaan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu kesatuan strategis. Kebumen kini berdiri di garis depan sebagai pelopor transformasi ini. 

Selamat datang di Kebumen—tempat di mana bumi berbicara, budaya bersatu, dan dunia menyatu dalam harmoni geowisata. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lebih dari 2000 Bonek Away ke GBK, Disambut Meriah The Jakmania Jelang Laga Persija Vs Persebaya

Lebih dari 2000 Bonek Away ke GBK, Disambut Meriah The Jakmania Jelang Laga Persija Vs Persebaya

Lebih dari 2.000 Bonek datang ke GBK dan disambut hangat The Jakmania. Momen langka ini jadi sorotan jelang laga panas Persija vs Persebaya.
Irina Voronkova Curi Panggung Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026?

Irina Voronkova Curi Panggung Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026?

Peran Irina Voronkova vs Megawati Hangestri di Jakarta Pertamina Enduro: Siapa Lebih Dominan? Megatron selama ini dikenal sebagai ikon serangan JPE di Proliga
Diperas Rp300 juta oleh KPK Gadungan, Sahroni Bantah Punya Perkara

Diperas Rp300 juta oleh KPK Gadungan, Sahroni Bantah Punya Perkara

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, membantah keras narasi yang menyebut dirinya tengah berperkara di KPK terkait kasus permintaan uang Rp300 juta.
Hasil Pertandingan Borneo FC Vs PSBS Biak: Pesut Etam Tampil Ganas, Jarak Poin dengan Persib Makin Tipis

Hasil Pertandingan Borneo FC Vs PSBS Biak: Pesut Etam Tampil Ganas, Jarak Poin dengan Persib Makin Tipis

Borneo FC tampil beringas usai libas PSBS Biak 5-1. Mariano Peralta jadi bintang, jarak ke Persib Bandung kian tipis dan persaingan juara memanas.
Orang Tua Bayi yang Hampir Tertukar di RSHS Bandung Hanya Berpenghasilan 500 Ribu, Dedi Mulyadi Langsung Kasih Rp10 Juta

Orang Tua Bayi yang Hampir Tertukar di RSHS Bandung Hanya Berpenghasilan 500 Ribu, Dedi Mulyadi Langsung Kasih Rp10 Juta

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi langsung memberikan bantuan uang Rp10 juta kepada orang tua dari bayi yang tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung.
Dari VNL ke Proliga, Malwina Cecylia Smarzek Buktikan 'Level' Kelas Dunia: Senjata Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Dari VNL ke Proliga, Malwina Cecylia Smarzek Buktikan 'Level' Kelas Dunia: Senjata Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Malwina Cecylia Smarzek menjelma menjadi tumpuan utama serangan Popsivo Polwan di final four Proliga 2026. Ia tercatat sebagai top scorer VNL 2018 dan 2019, dengan

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Selengkapnya

Viral