Istri Arya Daru Ternyata Bukan Orang Sembarangan, Kasus Kematian Diplomat Kemlu RI Kini Sisakan Misteri: Kepala Terbungkus Lakban dan Kamar Terkunci
- Istimewa
“Kerabatnya sudah ada di sini, istrinya masih perjalanan. Mungkin masih di pesawat,” ucapnya.
Saat ditemukan kondisi kamar terkunci dari dalam tanpa tanda-tanda kerusakan baik pada pintu maupun jendela. Hasil pemeriksaan awal juga belum menunjukkan adanya luka atau tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Belum dipastikan (pembunuhan), saya juga tidak bisa bilang bukan. Karena tidak ada tanda-tanda kekerasan, tidak ada barang yang hilang. Kami masih selidiki,” kata Rezha.
CCTV menunjukkan bahwa Arya masih terlihat aktif pada malam sebelum ditemukan meninggal. Ia masih berkomunikasi dengan Meta pukul 21.00 WIB dan sempat menyapa penjaga kos pukul 22.15 WIB.
“Bahkan istri korban sendiri berhubungan terakhir di jam 21.00 WIB dan kini perjalanan dari Yogya dan sudah berangkat ke Jakarta untuk menemui kerabat dan jenazah korban,” tutur Rezha.
- Istimewa
Aktivitas terakhir Arya terekam pukul 23.30 WIB saat ia keluar kamar mengambil pesanan dari ojek online dan membuang bungkus makanan.
"Hanya korban keluar masuk tempat kos, pesan Gojek maupun buang makan setelah dia selesai makan di jam 23.30 WIB," tambah Rezha.
Tetangga korban Birvan mengungkap bahwa Arya sempat menjual mobilnya beberapa hari sebelum kematian dengan alasan hendak pindah ke China.
"Dia (ADP) barusan jual mobil. Dijual mobilnya, aku dapat info dari Pak Sis yang jaga kos. (Aku tanya) loh kenapa? Mau pindah ke China. Keluar negeri. Keluar negeri, mau pindah ke luar negeri," ungkap Birvan.
Menurut Birvan meski sering melihat Arya membersihkan mobil atau keluar mencari makan mereka jarang berbicara.
Terakhir ia melihat Arya sedang bersepeda sekitar dua hingga tiga minggu lalu. Ia juga memperhatikan bahwa sandal Arya terus terlihat di depan kamar dalam beberapa waktu terakhir.
"Pernah terakhir ketemu waktu pas keluar, dia udah naik sepeda. Naik sepeda aja, mau keluar mungkin mau cari makanan atau apa," katanya.
Sementara itu Kementerian Luar Negeri RI telah mengonfirmasi kabar duka ini. Direktur Perlindungan WNI Judha Nugraha mengatakan bahwa Arya merupakan diplomat muda yang menangani isu-isu perlindungan WNI.
Load more