News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Negara Siap Ambil Alih Lahan yang Dikuasai Ormas

Istana merespons pernyataan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid terkait rencana pengambilalihan lahan-lahan bersertifikat HGB dan HGU yang telantar selama dua tahun untuk diberikan kepada organisasi masyarakat (ormas).
Kamis, 17 Juli 2025 - 01:07 WIB
Ilustrasi Lahan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Istana merespons pernyataan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid terkait rencana pengambilalihan lahan-lahan bersertifikat HGB dan HGU yang telantar selama dua tahun untuk diberikan kepada organisasi masyarakat (ormas).

Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini bukan upaya semena-mena, melainkan didasari semangat keadilan dan penyelesaian konflik agraria.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menyampaikan bahwa kebijakan ini sejatinya sudah memiliki dasar hukum yang kuat, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2021.

“Jadi semangat pemerintah yang pertama, semangat pemerintah adalah supaya tidak ada lahan-lahan yang terlantar. Lahan-lahan terlantar ini juga bisa menimbulkan konflik agraria karena dibiarkan sekian lama, ada orang yang menduduki, kemudian terjadi konflik agraria,” ujar Hasan dalam konferensi pers di Kantor PCO, Jakarta Pusat, Rabu (16/7/2025).

Ia menegaskan bahwa pengambilalihan tidak dilakukan secara langsung. Pemerintah akan melalui proses sesuai aturan, termasuk masa tunggu dan tiga kali peringatan sebelum langkah tegas diambil.

“Tapi pemerintah tidak akan serta-merta melakukan seperti itu karena ada masa tunggunya, sekian tahun, ada peringatannya, tiga kali peringatan supaya lahan itu tidak ditelantarkan. Dan ini dasar hukumnya ada Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2021. Jadi bukan kebijakan baru. Dasar hukumnya sudah ada,” jelasnya.

Hasan menambahkan, pemerintah juga mengedepankan semangat keadilan, terutama terhadap penguasaan lahan dalam jumlah besar oleh segelintir pihak.

“Jadi kalau ada kapital-kapital besar yang memiliki lahan atau mengelola lahan di luar kewenangannya. Misalnya dia dapat hak untuk mengelola 100 ribu hektar, tapi dia mengelola 150 ribu hektar, dan sisanya itu tentu akan harus dikembalikan kepada negara. Ini untuk keadilan. Jadi semangat pemerintah untuk keadilan,” katanya.

Menurut Hasan, lahan yang diberikan hak pengelolaan seharusnya digunakan secara produktif, bukan dibiarkan mangkrak hingga menimbulkan potensi konflik.

“Semangat pemerintah yang kedua adalah supaya tidak ada lahan-lahan yang telantar. Karena harusnya ketika lahan dimiliki, digunakan, atau kalau misalnya itu HGU, itu harus digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang produktif. Bukan dibiarkan begitu saja,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menutup dengan menegaskan bahwa semangat pemerintah bukanlah mengambil paksa, tetapi mendorong para pemilik lahan untuk menggunakannya secara bertanggung jawab agar tidak menimbulkan sengketa di kemudian hari.

“Semangatnya itu bukan semangat mengambil, semangatnya itu adalah mendorong orang yang memiliki lahan, supaya menjadikan lahannya produktif atau digunakan supaya nanti tidak dihidupin orang. Tiba-tiba 10 tahun datang, sudah ada orang di sana. Jadi konflik agraria. Untuk mencegah konflik-konflik yang tidak perlu,” pungkas Hasan. (agr/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Francesco Bagnaia Ungkap Penyebab Utama Performanya Menurun pada Lap-lap Terakhir MotoGP Amerika Serikat 2026

Francesco Bagnaia Ungkap Penyebab Utama Performanya Menurun pada Lap-lap Terakhir MotoGP Amerika Serikat 2026

Performa rider Ducati, Francesco Bagnaia, terlihat merosot cukup tajam pada lap-lap akhir MotoGP Amerika Serikat di Circuit of the Americas akhir pekan kemarin.
Sempat Diveto Presiden Corinthians, AC Milan Tancap Gas Lagi Demi Boyong Jelmaan Kaka ke San Siro Musim Panas

Sempat Diveto Presiden Corinthians, AC Milan Tancap Gas Lagi Demi Boyong Jelmaan Kaka ke San Siro Musim Panas

AC Milan kembali menghidupkan upaya untuk mendatangkan gelandang muda Corinthians, Andre. Klub asal Italia tersebut dilaporkan telah meningkatkan nilai tawaran.
BPKH Ungkap Strategi Kelola Dana Haji Ratusan Triliun untuk Jadi Motor Ekonomi Syariah Baru

BPKH Ungkap Strategi Kelola Dana Haji Ratusan Triliun untuk Jadi Motor Ekonomi Syariah Baru

BPKH juga mendorong integrasi berbagai potensi dalam ekosistem haji dan umrah, mulai dari sektor keuangan, logistik, akomodasi, konsumsi, farmasi, hingga UMKM halal.
Sepakat dengan Banyak Pembalap, Francesco Bagnaia Akui Aprilia Terlalu Kuat di MotoGP 2026

Sepakat dengan Banyak Pembalap, Francesco Bagnaia Akui Aprilia Terlalu Kuat di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia hanya finis ke-10 saat tampil di MotoGP Amerika 2026, akhir pekan kemarin.
Timnas Indonesia Gagal, Super League Berpeluang Punya Wakil di Piala Dunia 2026 Lewat Bintang Persib Bandung

Timnas Indonesia Gagal, Super League Berpeluang Punya Wakil di Piala Dunia 2026 Lewat Bintang Persib Bandung

Frans Putros berpeluang bawa Irak ke Piala Dunia 2026 lewat laga play-off kontra Bolivia di Meksiko. Bek Persib jadi sorotan usai tampil konsisten musim ini.
Kembali Diperiksa KPK, Eks Menag Yaqut Masih Mengaku Tak Terima Uang Korupsi Kuota Haji

Kembali Diperiksa KPK, Eks Menag Yaqut Masih Mengaku Tak Terima Uang Korupsi Kuota Haji

Eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas kembali dilakukan pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (31/3/2026).

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Timnas Indonesia Terpopuler: Bulgaria Sebut Garuda Lebih Oke, Media Vietnam Heran, Starting XI Disorot

Berita Timnas Indonesia terpopuler: dipuji pelatih Bulgaria, disorot media Vietnam, hingga pesan penting Sumardji untuk John Herdman usai FIFA Series 2026.
Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Ini Daftar 4 Klub Eropa Calon Destinasi Dony Tri Pamungkas Usai Direkomendasikan Bintang Ligue 1 Calvin Verdonk, Ada Eks Klub Thom Haye?

Calvin Verdonk puji kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026. Ini 4 prediksi klub Eropa yang cocok jadi pelabuhan karier bintang muda Persija Jakarta.
Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Usai Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Catatan Penting untuk John Herdman

Pertandingan semalam (30/3) timnas Indonesia melawan Bulgaria berbuah poin 0-1. Posisinya garuda menjadi runner-up dalam laga FIFA Series.
Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kesaksian Jujur Pelatih Bulgaria Usai Menang Susah Payah Lawan Timnas Indonesia: Selevel Tim Eropa Tengah

Kemenangan tipis Bulgaria atas Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026 ternyata menyisakan cerita yang jauh lebih menarik. Pelatihnya akui level skuad Garuda.
Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Resmi Reuni Bareng Yeum Hye-seon di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri dikabarkan akan segera bertemu kembali dengan Yeum Hye-seon selaku kawan lamanya di Red Sparks pada final four Proliga 2026.
Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Terpukau Kualitas Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia, Calvin Verdonk Berharap Wonderkid Persija Segera Berkarier di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk mengaku terpukau dengan kualitas yang dimiliki Dony Tri Pamungkas dan berharap ia bisa segera meniti karier di liga Eropa.
Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Dibanding Era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Ini Reaksi Jujur Justin Hubner soal John Herdman di Timnas Indonesia: Dia Berbeda

Justin Hubner ungkapkan perbedaan mencolok dalam gaya melatih John Herdman dibandingkan era sebelumnya di Timnas Indonesia. Ia menilai ada perbedaan pendekatan.
Selengkapnya

Viral