News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ibas: Pancasila Bisa Jadi Fondasi Moral untuk Hadapi Tantangan Global

Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai fondasi moral dan strategi nasional dalam menghadapi era digital dan tantangan global yang semakin kompleks.
Kamis, 17 Juli 2025 - 11:06 WIB
Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas)
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai fondasi moral dan strategi nasional dalam menghadapi era digital dan tantangan global yang semakin kompleks. 

Dia mengaitkan krisis geopolitik, ketimpangan ekonomi, hingga disrupsi teknologi dengan kebutuhan mendesak untuk memperkuat karakter bangsa, etika digital, dan inovasi berbasis nilai luhur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut disampaikan Edhie Baskoro yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ketika menjadi Guest Lecture di Politeknik Negeri Bandung (Polban). 

Mengangkat tema “Pancasila di Era Digital: Kedaulatan, Etika, dan Jati Diri Bangsa”, Ibas mengajak ratusan mahasiswa yang memadati Auditorium Polban untuk merefleksikan kembali arah pembangunan bangsa dalam lanskap digital yang semakin kompleks.

"Hari ini saya berdiri bukan sekadar menyapa dan berbagi pandangan, tapi untuk mengundang teman-teman semua untuk membuka mata, membuka hati dan menyusun arah. Karena bangsa ini tak dibangun oleh ingatan akan masa lalu, tapi oleh keberanian generasi muda untuk menuliskan masa depan," ujar Ibas dalam keterangannya, dikutip Kamis (17/7/2025).

Ibas, Wakil Rakyat dari Partai Demokrat ini menekankan bahwa dalam dunia yang berubah sangat cepat, nilai-nilai dasar bangsa tetap harus menjadi kompas utama. 

"Dunia berubah cepat, tapi nilai dasar bangsa kita tetap harus menjadi kompas: menjaga kedaulatan, menjunjung etika, dan memperkuat jati diri bangsa," tegasnya.

Melanjutkan, Edhie Baskoro menyoroti kondisi global yang tidak menentu. 

“Dunia sedang retak halus. Ada ketegangan keamanan dunia, ketidakpastian perdagangan dunia, dan ketimpangan ekonomi antar negara. Di mana akses informasi dan teknologi kian melebarkan kesenjangan rantai pasok dan pembangunan," jelasnya.

Namun, Ibas mengaku tetap optimis. Menurutnya, di balik tantangan besar, tersimpan peluang yang bisa diambil Indonesia. 

"Namun teringat kata-kata bijak, di balik setiap tantangan, selalu ada peluang. Maka Indonesia, kita bisa mengambil peran lebih aktif dalam diplomasi digital. Menjadi katalisator transformasi ekonomi berbasis teknologi," ucapnya.

Dr. Edhie Baskoro Yudhoyono yang juga merupakan lulusan S3 IPB University ini menekankan pentingnya solusi berbasis nilai-nilai kebangsaan.

"Selanjutnya, kita menjadi solusi berlandaskan pilar-pilar kebangsaan serta menekankan kedaulatan bangsa dalam keadilan sosial dan gotong royong," sambung Ibas.

Dalam konteks pendidikan vokasi, Edhie Baskoro juga menyoroti tantangan nyata yang dihadapi generasi muda. 

"Masih ada tantangan, seperti pengangguran, kemiskinan dan kesenjangan teknologi. Pengangguran generasi muda meningkat akibat mismatch kompetensi. Kita ingin lulusan Polban mendapatkan pekerjaan, kita ingin lulusan Polban membuat lapangan pekerjaan sehingga kemiskinan dapat menurun, lintas generasi terutama di daerah-daerah tertinggal."

Wakil Rakyat dari Dapil Jatim VII ini menyampaikan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tetap relevan di tengah perkembangan zaman. 

"Bersyukur, bangsa kita ini punya arah dan tujuan. Mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut memajukan kesejahteraan umum. Pancasila di era digital masih sangat relevan untuk terus kita perjuangkan," katanya.

Edhie Baskoro juga menambahkan ruang digital saat ini menjadi arena pertarungan narasi, etika, dan nilai. 

"Di mana algoritma mengejar perhatian, etika mengajarkan kebaikan. Ruang digital jadi arena pertarungan narasi dan nilai. Pancasila adalah jembatan antara kecanggihan dan kebijaksanaan, sehingga kita harus mengatakan jangan biarkan teknologi mematikan empati, jangan biarkan media sosial menggantikan nilai sosial," terangnya.

Ibas juga menekankan pentingnya keseimbangan antara keterampilan teknis, kecakapan sosial, dan karakter kebangsaan. 

"Kita butuh hard skill, soft skill, dan karakter Pancasila di dunia yang keras digital. Pancasila jadi fondasi moral dan arah pembangunan digital. Nilainya jadi jangkar dalam kebijakan dan budaya teknologi," tegasnya.

Dalam paparannya, EBY memberikan harapan besar kepada Polban untuk menjadi motor perubahan.

"What Politeknik Negeri Bandung can do? Kampus ini sebagai kawah candradimuka dalam mencetak lulusan unggul, berkarakter dan adaptif berjiwa wirausaha."

"Polban harus terus menghasilkan pendidikan vokasi inovatif dan berbasis teknologi terapan dalam ekosistem inovasi dan kolaborasi. Dan yang pasti, Polban harus bisa menjadi mitra strategis dengan industri, pemerintah dan masyarakat," ungkapnya.

EBY juga mengingatkan pentingnya pengabdian dan kolaborasi dalam membangun bangsa.

"Menjalankan pengabdian masyarakat melalui solusi berbasis inovasi. Persatuan dan gotong royong adalah tanggung jawab bersama. Satukan langkah untuk masa depan lebih adil dan kuat, masa depan cerah hanya bisa diraih secara kolektif," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di akhir sesi, Ibas menegaskan semangat kebangsaan sebagai penutup yang menggugah. 

“Kita adalah Indonesia. Satukan langkah untuk Indonesia Jaya!" tutupnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gaya Santai Gibran Dinilai Efektif Tarik Perhatian Gen Z, Begini Kata Pengamat

Gaya Santai Gibran Dinilai Efektif Tarik Perhatian Gen Z, Begini Kata Pengamat

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali jadi perbincangan, bukan karena agenda kenegaraan, melainkan gaya komunikasinya yang dinilai berbeda dibanding banyak tokoh politik lain.
Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Enam bandara di Kolombia bagian barat mengalami kerusakan dan harus ditutup menyusul gempa bumi berkekuatan magnitude 7,4 yang mengguncang wilayah tersebut, ungkap Otoritas Penerbangan Sipil Kolombia (Aerocivil) pada Senin.
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,1 pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.08 WIB dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain

Dugaan penipuan dengan modus menawarkan pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendapat perhatian serius DPRD Kota Surabaya.
Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut Bandara Husein Sastranegara kini berstatus bandar udara internasional.

Trending

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Senam Bogor Bugar kini banyak diminati karena menggabungkan unsur peregangan, koordinasi gerak, latihan pernapasan, keseimbangan, serta penguatan otot dalam satu rangkaian gerakan.
Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Enam bandara di Kolombia bagian barat mengalami kerusakan dan harus ditutup menyusul gempa bumi berkekuatan magnitude 7,4 yang mengguncang wilayah tersebut, ungkap Otoritas Penerbangan Sipil Kolombia (Aerocivil) pada Senin.
Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Di tengah meningkatnya tekanan hidup dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental, praktik meditasi semakin banyak dipilih sebagai salah satu cara untuk menenangkan diri.
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,1 pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.08 WIB dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Jual-Beli Loker, Inspektorat Diminta Telusuri Pihak Lain

Dugaan penipuan dengan modus menawarkan pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendapat perhatian serius DPRD Kota Surabaya.
Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi Ditangkap, Bagi-Bagi Tugas Terstruktur

Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi Ditangkap, Bagi-Bagi Tugas Terstruktur

Enam perampok spesialis nasabah bank di Jakarta dan Bekasi ditangkap. Mereka diketahui sering mengintai dan membuntuti nasabah bank. 
Selengkapnya

Viral