News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kritik terhadap Narasi “Ekspor” Pekerja: Perlunya Reformulasi Paradigma Penempatan PMI

Frasa “ekspor tenaga kerja” dalam surat resmi menuai kritik. Dinilai langgar prinsip perlindungan PMI dan komodifikasi pekerja oleh negara.
Sabtu, 19 Juli 2025 - 14:12 WIB
Ilustrasi pekerja migran Indonesia.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah surat resmi dari salah satu kementerian yang menyebutkan frasa "ekspor perdagangan tenaga kerja Indonesia" tengah menjadi sorotan dan viral di sejumlah grup WhatsApp. Surat itu ditujukan kepada perwakilan Indonesia di luar negeri, dengan permintaan untuk mengundang serta mengumpulkan data pelaku usaha di sektor ketenagakerjaan dalam rangka pelaksanaan misi dagang yang akan digelar pada 21–22 Agustus 2025.

Kandungan surat tersebut menuai perhatian karena membawa narasi bahwa tenaga kerja Indonesia—yang seharusnya dilindungi dan diberdayakan sebagai warga negara—justru dikemas seolah sebagai komoditas ekspor dalam kerangka dagang. Penggunaan istilah tersebut dinilai mengabaikan prinsip perlindungan terhadap pekerja migran yang telah lama diperjuangkan dalam kebijakan nasional maupun konvensi internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, dalam konteks globalisasi ketenagakerjaan, penempatan pekerja migran semestinya diiringi dengan sistem perlindungan yang kuat, bukan semata pendekatan komersial. Negara memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pekerja migran terlindungi secara hukum, mendapatkan hak yang layak, serta tidak dijadikan objek eksploitasi oleh pasar tenaga kerja internasional.

Indonesia sejatinya telah lama berupaya memperkuat kualitas dan posisi pekerja migran, sejalan dengan peningkatan kompetensi serta penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang mendorong kebutuhan tenaga terampil di sektor teknik seperti otomotif, manufaktur, hingga mesin. Oleh karena itu, paradigma penempatan PMI harus ditekankan pada pemberdayaan sumber daya manusia unggul, bukan sebagai barang dagangan lintas negara.

 

Migrant CARE Buka Suara soal Surat Ekspor Tenaga Kerja

Organisasi yang fokus pada isu pekerja migran, Migrant CARE, turut angkat bicara mengenai beredarnya surat dari kementerian tersebut. Mereka menilai isi surat sangat memprihatinkan karena menyamakan manusia—dalam hal ini pekerja migran Indonesia—dengan komoditas dagang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita masuk ke era komodifikasi pekerja migran Indonesia. Negara telah jadi pelaku human trafficking, alias trafficking by state. Mereka melakukan perdagangan manusia. Baru kali ini, ada istilah ekspor perdagangan tenaga kerja. Memalukan dan menyedihkan,” kata Direktur Eksekutif Migrant CARE, Wahyu Susilo, dalam keterangannya kepada media, Kamis (18/7/2025).

Menurut Wahyu, pemilihan istilah “ekspor tenaga kerja” mencerminkan rendahnya pemahaman lembaga terkait terhadap prinsip-prinsip perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Ia menekankan bahwa penggunaan istilah tersebut memberi kesan bahwa penempatan pekerja hanyalah urusan transaksi dagang, tanpa memikirkan aspek hak asasi manusia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mercedes-Benz Tunda Produksi GLC di AS hingga 2030, Padahal Sudah Siapkan Investasi Miliaran Dolar

Mercedes-Benz Tunda Produksi GLC di AS hingga 2030, Padahal Sudah Siapkan Investasi Miliaran Dolar

Mercedes-Benz mengambil langkah mengejutkan terkait rencana produksi SUV GLC di Amerika Serikat. Pabrikan asal Jerman itu memutuskan untuk menunda proyeknya.
Dua Pendaki Ilegal di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Dua Pendaki Ilegal di Gunung Semeru Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian

Operasi SAR diawali dengan briefing pada pukul 06.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembagian SRU untuk melakukan penyisiran di sejumlah jalur pendakian.
Jadwal KRL Rute Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Senin 9 November 2026

Jadwal KRL Rute Rangkasbitung-Tanah Abang Hari Ini Senin 9 November 2026

Artikel ini menyediakan informasi seputar jadwal keberangkatan dari KRL Commuter Line relasi Rangkasbitung-Tanah Abang pada hari ini Senin 9 November 2026.
Jauh Sebelum Dimutilasi Dwi Bagus Martono, Dini Hardiyanti Sempat Kekeh Mau Pulang Kampung ke Bogor karena ini

Jauh Sebelum Dimutilasi Dwi Bagus Martono, Dini Hardiyanti Sempat Kekeh Mau Pulang Kampung ke Bogor karena ini

Khanza, adik Dini Hardiyanti mengungkap kakaknya pulang ke Bogor karena ekonomi, sebelum menjadi korban pembunuhan & mutilasi oleh Dwi Bagus Martono di Madiun.
Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Perusahaan Kereta Api Nasional Mesir mengatakan kereta nomor 134 yang melaju dari Giza menuju Fayoum menabrak bagian belakang kereta nomor 2010 rute Kairo-Aswan
Dibuka November Ini, KemenpanRB Kasih Bocoran Formasi untuk CPNS 2026

Dibuka November Ini, KemenpanRB Kasih Bocoran Formasi untuk CPNS 2026

KemenpanRB membocorkan formasi untuk CPNS 2026 yakni untuk posisi seperti Polisi Hutan, Manggala Agni, Guru Sekolah Terintegrasi, dan Guru Sekolah Unggul Garuda

Trending

Yayan Supyansuri Seorang Kru Penerbangan Gugur dalam Misi Pemadaman Karhutla, Helikopter Jatuh di Sungai Barito

Yayan Supyansuri Seorang Kru Penerbangan Gugur dalam Misi Pemadaman Karhutla, Helikopter Jatuh di Sungai Barito

Pasalnya, Yayan Supyansuri gugur saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, pada Minggu (8/11/2026).
Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya laporan penculikan anak kemudian yang viral di media sosial, pada Jumat (6/11/2026). 
KPK Lanjutkan Dalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

KPK Lanjutkan Dalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan Summarecon di Bogor.
Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Persib harus akui keunggulan Java United pada pertandingan pekan ke-9 Super League 2026/2027. Gelandang Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha, turut buka suara.
Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak rumah sakit buntut aduan masyarakat karena antrean kerap mengular, wali kota di Brasil ngamuk saat melihat dua petugas medis bermesraan di sebuah ruangan.
Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Kereta Tergelincir hingga Terguling di Mesir, 4 Penumpang Tewas 88 Orang Alami Luka-luka

Perusahaan Kereta Api Nasional Mesir mengatakan kereta nomor 134 yang melaju dari Giza menuju Fayoum menabrak bagian belakang kereta nomor 2010 rute Kairo-Aswan
Dibuka November Ini, KemenpanRB Kasih Bocoran Formasi untuk CPNS 2026

Dibuka November Ini, KemenpanRB Kasih Bocoran Formasi untuk CPNS 2026

KemenpanRB membocorkan formasi untuk CPNS 2026 yakni untuk posisi seperti Polisi Hutan, Manggala Agni, Guru Sekolah Terintegrasi, dan Guru Sekolah Unggul Garuda
Selengkapnya

Viral