News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penandatanganan KUA-PPAS 2025: Perencanaan Anggaran Harus Transparan dan Aspiratif

KUA-PPAS 2025 disorot soal transparansi. DPRD DKI dinilai tutup ruang kritik, padahal publik butuh anggaran aspiratif dan pengawasan terbuka.
Sabtu, 19 Juli 2025 - 19:14 WIB
Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD DKI Jakarta Astrid Kuya.
Sumber :
  • Dok DPRD DKI Jakarta

Jakarta, tvOnenews.com - Perencanaan anggaran pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam mewujudkan pembangunan yang berkeadilan. Penandatanganan dokumen kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) bukan sekadar prosedur administratif, melainkan pijakan penting untuk memastikan program-program pembangunan berjalan tepat sasaran dan terukur.

Salah satu titik krusial dalam pembahasan anggaran adalah memastikan bahwa kebijakan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat. Akses terhadap pendidikan yang lebih merata, peningkatan literasi digital, serta upaya pencegahan kenakalan remaja harus menjadi prioritas utama dalam alokasi anggaran. Kawasan padat penduduk dan wilayah dengan keterbatasan infrastruktur pendidikan harus menjadi perhatian khusus dalam dokumen perencanaan anggaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, dalam perencanaan fiskal, transparansi dan partisipasi menjadi landasan utama agar anggaran yang disepakati tidak hanya bersifat teknokratis, tetapi juga representatif terhadap kebutuhan warga. Mekanisme pengawasan dan penguatan fungsi legislasi dalam forum-forum resmi seperti rapat paripurna adalah bagian dari kontrol demokratis yang tak bisa dikesampingkan.

Salah satu bentuk kontribusi sosial yang penting dalam pembahasan anggaran adalah memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang dirancang melalui APBD juga memperhatikan ekosistem kewirausahaan lokal, khususnya sektor UMKM. Keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi esensi penting agar pembangunan tidak meninggalkan siapa pun di belakang.

Rapat paripurna dalam rangka penandatanganan MoU Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2025 senilai Rp91,86 triliun digelar pada Rabu (16/7/2025). Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD, didampingi jajaran Wakil Ketua DPRD. Dari pihak eksekutif, rapat dihadiri Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, serta perwakilan dari Forkopimda.

Namun, dalam pelaksanaannya, sikap Ketua DPRD menuai sorotan. Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Astrid Kuya, menyayangkan penutupan rapat secara sepihak yang dilakukan tanpa memberi ruang interupsi dari anggota dewan lainnya. Menurutnya, hal tersebut mencederai semangat keterbukaan dan partisipasi dalam pembahasan anggaran.

Astrid menegaskan bahwa Fraksi PAN hendak menyampaikan aspirasi warga terkait dugaan kecurangan dalam pelaksanaan program Job Fair serta ketidaktepatan distribusi bahan pangan murah untuk penerima KJP Plus. Ia menyebutkan bahwa ada persoalan teknis seperti link pendaftaran yang cepat tertutup hingga adanya joki, serta penerima manfaat yang tidak tepat sasaran.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geledah Kantor BPK Sumsel, KPK Temukan Dokumen Dugaan Intervensi Hasil Audit di Muara Enim

Geledah Kantor BPK Sumsel, KPK Temukan Dokumen Dugaan Intervensi Hasil Audit di Muara Enim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga adanya intervensi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap perwakilan Sumatera Selatan.
Kilas Balik: Kasus Vina Cirebon yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai, Berawal dari Kecelakaan Hingga Berujung Pembunuhan

Kilas Balik: Kasus Vina Cirebon yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai, Berawal dari Kecelakaan Hingga Berujung Pembunuhan

Kasus Vina Cirebon sempat dilaporkan sebagai kecelakaan lalu lintas sebelum terungkap sebagai pembunuhan. Simak kronologi, fakta sebenarnya, kontroversi film Vina
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Sejumlah zodiak pada 27 Juni 2026 diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pemasukan ekstra, bonus, hingga kesempatan bisnis yang menjanjikan.
10 Raja Kartel Narkoba dengan Harta Terbesar dalam Sejarah, Nomor 1 Sulit Ditandingi

10 Raja Kartel Narkoba dengan Harta Terbesar dalam Sejarah, Nomor 1 Sulit Ditandingi

Daftar 10 gembong narkoba terkaya di dunia sepanjang sejarah. Dari Pablo Escobar hingga El Chapo, kekayaan mereka mencapai ratusan triliun rupiah dari bisnis narkoba internasional.
Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Dikabarkan Selangkah Lagi Datangkan Mantan Kiper Utama Barcelona

Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Dikabarkan Selangkah Lagi Datangkan Mantan Kiper Utama Barcelona

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes berpotensi menghadapi persaingan berat pada musim 2026/2027. Ajax dikabarkan berpeluang datangkan kiper andalan Barcelona.
Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Polisi menggagalkan peredaran narkotika jaringan Malaysia yang disamarkan dalam kemasan beras India di Jakarta Pusat. Sebanyak 94 cartridge etomidate dan 102 pil ekstasi berhasil disita.

Trending

Kilas Balik: Kasus Vina Cirebon yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai, Berawal dari Kecelakaan Hingga Berujung Pembunuhan

Kilas Balik: Kasus Vina Cirebon yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai, Berawal dari Kecelakaan Hingga Berujung Pembunuhan

Kasus Vina Cirebon sempat dilaporkan sebagai kecelakaan lalu lintas sebelum terungkap sebagai pembunuhan. Simak kronologi, fakta sebenarnya, kontroversi film Vina
Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Dikabarkan Selangkah Lagi Datangkan Mantan Kiper Utama Barcelona

Maarten Paes Gigit Jari, Ajax Dikabarkan Selangkah Lagi Datangkan Mantan Kiper Utama Barcelona

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes berpotensi menghadapi persaingan berat pada musim 2026/2027. Ajax dikabarkan berpeluang datangkan kiper andalan Barcelona.
Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Sindikat Narkoba Makin Cerdik, Polisi Ungkap Penyamaran Ekstasi dalam Kemasan Beras India

Polisi menggagalkan peredaran narkotika jaringan Malaysia yang disamarkan dalam kemasan beras India di Jakarta Pusat. Sebanyak 94 cartridge etomidate dan 102 pil ekstasi berhasil disita.
Terbongkar! Modus Baru Penyelundupan Narkoba Disamarkan dalam Oseng Cumi, Lapas Narkotika Jakarta Sita 12 Paket Terlarang

Terbongkar! Modus Baru Penyelundupan Narkoba Disamarkan dalam Oseng Cumi, Lapas Narkotika Jakarta Sita 12 Paket Terlarang

Modus baru penyelundupan narkoba terungkap di Lapas Narkotika Jakarta. Petugas menemukan 12 paket narkoba yang disembunyikan dalam oseng cumi saat pemeriksaan
10 Raja Kartel Narkoba dengan Harta Terbesar dalam Sejarah, Nomor 1 Sulit Ditandingi

10 Raja Kartel Narkoba dengan Harta Terbesar dalam Sejarah, Nomor 1 Sulit Ditandingi

Daftar 10 gembong narkoba terkaya di dunia sepanjang sejarah. Dari Pablo Escobar hingga El Chapo, kekayaan mereka mencapai ratusan triliun rupiah dari bisnis narkoba internasional.
Rampung Diperiksa KPK, Tersangka Kasus Gratifikasi MPR Ngaku Tak Terima Uang

Rampung Diperiksa KPK, Tersangka Kasus Gratifikasi MPR Ngaku Tak Terima Uang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa mantan Sekjen MPR RI, Ma'ruf Cahyono pada Kamis (25/6/2026).
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Sejumlah zodiak pada 27 Juni 2026 diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pemasukan ekstra, bonus, hingga kesempatan bisnis yang menjanjikan.
Selengkapnya

Viral