News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemensos Gandeng PPATK untuk Dalami Soal Adanya Rekening Penerima Bansos Lakukan Transaksi Judol Rp3,8 Miliar

Kementerian Sosial (Kemensos) akan pendalaman terkait adanya penerima bantuan sosial (bansos) yang melakukan transaksi judi online mencapai Rp3,8 miliar...
Minggu, 20 Juli 2025 - 16:03 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat konferensi pers tentang evaluasi penerima bansos yang terlibat judi online di kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Sabtu (19/7/2025).
Sumber :
  • Biro Humas Kemensos/ Ayub Argyan Atmaja

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Sosial (Kemensos) akan pendalaman terkait adanya penerima bantuan sosial (bansos) yang melakukan transaksi judi online mencapai Rp3,8 miliar. 

"Iya kita akan dalami, ini akan kita dalami," ucap Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Minggu (20/7/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Ipul mengatakan, bahwa sejauh ini, transaksi tersebut menjadi yang terbesar, berdasarkan temuan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)

"Iya, (itu) transaksi (judol) tertinggi," katanya. 

Gus Ipul juga mengaku pihaknya terus melakukan koordinasi dengan PPATK untuk melakukan tindak lanjut terkait dengan temuan tersebut. 

"Nanti kita lah situasinya, dan tentu kalau tindak lanjutnya kita akan koordinasi lagi dengan PPATK," tandasnya. 

Diberitakan sebelumnya, Kemensos mengungkap, terdapat rekening penerima bantuan sosial (bansos) yang melakukan transaksi judi online mencapai Rp3,8 miliar. 

Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, transaksi tersebut diketahui berdasarkan hasil analisa yang dilakukan oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)

"Transaksi (Judol) tertinggi Rp.3.829.113.207," kata dia di kantornya, Sabtu (19/7/2025). 

Gus Ipul juga menyebut, ada sebanyak 159.226 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang melakukan transaksi judol senilai Rp100 ribu. 

Selanjutnya, 137.899 KPM melakukan transaksi Rp100.000 hingga Rp500.000. Lalu 34.466 KPM lakukan transaksi judol antara Rp1 juta hingga Rp5 juta. 

Kemudian, 5.752 KPM melakukan transaksi sebanyak Rp5 juta sampai Rp10 juta. Berikutnya 5.337 KPM lakukan transaksi sebesar Rp10 juta hingga Rp50 juta. 

Tak hanya itu, dalam catatan juga terdapat 491 KPM yang melakukan transaksi fantastis mencapai Rp50 juta hingga Rp100 juta. Terakhir 359 KPM transaksi judol di atas Rp100 juta. 

Dengan jumlah tersebut, rekening penerima bansos yang terindikasi judol melakukan transaksi atau deposit sebesar Rp2 juta. 

"Rata- rata deposit Rp2.129.706," tandasnya. (aha/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

IOAC 2026 Resmi Dimulai! Jason Donovan, Adelia Chantika Hingga Flairene Candrea Langsung Tanding di Hari Pertama

Ajang Indonesia Open Aquatic Championship 2026 (IOAC) yang diselenggarakan oleh PB Akuatik Indonesia (PB AI) resmi dimulai pada hari ini, Selasa 3 November.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalakan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 Mundur, PSSI Punya Waktu Goda 5 Pemain Grade A Eropa Ini untuk Naturalisasi Timnas Indonesia

Piala Asia 2027 mundur 11 bulan. PSSI kini punya waktu untuk mengincar lima pemain keturunan yang berkarier di Eropa demi memperkuat Timnas Indonesia pada 2027.
Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Kembali Bikin Ponsel Sultan? Signature 27 Dibanderol Rp32 Juta, Ini Spesifikasinya

Motorola Signature 27 dikabarkan dijual sekitar Rp32 juta di Eropa. Dengan Snapdragon generasi terbaru dan kamera 200MP, apakah Motorola siap kembali bersaing
Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Pesan Menohok Habib Bahar untuk Herri Pras yang Diduga Hina Ulama, Ungkap Bahaya Merendahkan Kiai dan Habaib

Habib Bahar bin Smith turut menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang belakangan viral diperbincangkan di media sosial. Ingatkan bahaya hina ulama.
Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Viral Minta Relokasi Tiang Telkom di Depan Toko, Warga Malah Ditagih Hampir Rp3 Juta

Persoalan memanas ketika warga meminta tiang milik Telkom Indonesia tersebut untuk direlokasi. Ia justru diminta untuk melakukan pembayaran hampir Rp3 juta.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral